
Wali
Kota Bob Filner mengecam tuntutan terhadap Jeff Olson ( 40 ) itu karena
dia tak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Ia juga menyebut ini
hanya pemborosan uang pajak dan penyalahgunaan kekuasaan yang melanggar
amandemen yang memberikan perlindungan kebebasan berbicara dalam
Konstitusi Amerika. Mungkin hakimnya kurang pekerjaan barangkali.


Siapa pun orang yang biasa hidup merdeka tentu tidak ingin berurusan dengan hukum. Sekali pun untuk itu harus menahan keinginan sementara waktu dari hobi yang tidak bisa dihilangkan dalam dirinya, agar dirinya bebas dari jeratan hukum. Lain negara lain pula aturan hukum yang diberlakukan kepada warga negaranya. Termasuk di sini warga negara asing yang sedang berkunjung ke Thimphu Bhutan di daerah Pegunungan Himalaya.
Pasalnya negeri ini sangat ketat menyadarkan warga negaranya dan warga asing agar tidak sembarang merokok di tempat umum. Slogan berupa himbauan sudah sering ditujukan kepada perokok aktif yang mulutnya merasa kecut jika dalam sehari saja tidak merokok. Sangsi hukum bagi perokok yang ketahuan nekat merokok di tempat umum adalah ganjaran penjara.
Tidak itu saja ganjaran penjara bagi perokok. Ganjaran hukuman juga berlaku bagi penjual rokok dan memiliki tembakau. Mereka bisa diganjar penjara sampai lima tahun. Larangan anti merokok di Bhutan merupakan yang paling ketat di dunia sehingga membuat siapa pun takut merokok jika sedang berada di tempat umum. Juga penjualan tembakau dilarang keras. Demikian bunyi peraturan soal merokok di Bhutan sebagaimana dilansir Kilasan Kawat Sedunia Kompas.
Sekalipun aturan tidak boleh merokok di tempat umum dipatuhi warganya, ternyata Bhutan juga kecolongan dalam hal peraturan undang-undang tentang merokok. Ada saja warga yang mengakali aturan undang-undang itu dengan caranya sendiri. Contohnya dampak undang-undang itu malahan menyuburkan penyelundupan rokok di kerajaan kecil di Pegunungan Himalaya yang mempunyai salju abadi di puncaknya.
Para pelanggar undang-undang berdalih bahwa undang-undang itu tidak menyatakan merokok melanggar hukum, tetapi membatasi kepemilikan tembakau pribadi sebanyak 200 gram dan 200 batang rokok yang diimpor. Para pengguna harus selalu mengantongi tanda terima pembayaran pajak yang besarnya 200 persen. Selanjutnya aturan yang dibuat bagi perokok di tempat umum akhirnya memakan korbannya setelah seorang pendeta Buddha pada Maret lalu menjadi orang pertama yang diganjar hukuman.
Pendeta itu ketahuan setelah dirinya didapati mengantongi tembakau kunyah yang bernilai Rp. 20.000 saja. Dia tidak dapat menunjukkan surat pembayaran pajak saat ketahuan pihak berwajib. Sejak peristiwa itu, lebih dari 50 orang ditahan untuk peristiwa sama yaitu merokok di tempat umum dan menjual tembakau. Salah satu orang yang ditahan adalah si Mbah berusia 81 tahun dan remaja usia 16 tahun. Karena itu tetap waspada jika Anda perokok dan sedang berada di Bhutan. Patuhi peraturan soal tidak boleh merokok di tempat umum dan soal membawa tembakau yang harus disertai surat pembayaran pajak.
Read More..Jalan-jalan di pusat kota Athena, Yunani kini dipenuhi pecahan kaca dan batu paska bentrokan para demonstran dengan polisi, Rabu ( 29/6 ). Bentrokan terjadi karena saat ini Yunani dalam posisi sulit dimana nilai hasil jajak pendapat yang berada di bawah oposisi akan menghadapi kecaman panas selama debat di parlemen. Sehari setelah bentrokan terjadi yang melibatkan demonstran dan polisi, pusat kota Athena dipenuhi pecahan kaca dan batu.
Para pemulung sampah itu membantu membersihkan jalan setelah protes besar-besaran menjelang pemungutan suara yang diperkirakan akan menyetujui kebijakan penghematan. Pemerintah Perdana Menteri George Papandreou yang memenangkan suara pertama dengan 155 berbanding 138, Rabu lalu berharap dapat menerima tagihan kedua dan terakhir yang mencakup 28 miliar Euro di kenaikan pajak, pengeluaran target dan privatisasi yang disepakati sebagai bagian dari bailout oleh IMD dan Uni Eropa.
Pemerintah Yunani kini berada dalam posisi sulit dengan adanya demo besar-besaran yang mengakibatkan mogok masal selama 48 jam yang diserukan serikat buruh, telah melumpuhkan negara. Pendemo bersumpah untuk terus menentang privatisasi dan langkah-langkah penghematan lainnya.
Sumber : Reuters/Greece in M. Read More..
Partai Demokrat Jepang telah memilih ketua umum baru hari Jumat kemaren menyusul mundurnya perdana menteri Yukio Hatoyama. Ketua umum partai Demokrat yang terpilih nantinya juga akan menjabat sebagai perdana menteri baru menggantikan Hatoyama. Para anggota parlemen dari partai demokrat Jepang saat ini sibuk melakukan berbagai manuver untuk memilih ketua umum baru yang akan menggantikan Yukio Hatoyama.
Hatoyama kemaren mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri menyusul anjloknya popularitas dirinya dalam jajak pendapat yang diadakan minggu lalu. Pengundurun diri Hatoyama diharapkan dapat memperbesar peluang Partai Demokrat untuk memenangi pemilihan parlemen pada tanggal 11 Juli mendatang.
Para pengamat politik menduga merosotnya rating pemerintah disebabkan karena Hatoyama mengijinkan pangkalan militer Amerika Serikat untuk tetap beroperasi di Pulau Okinawa. Pengamat politik menjagokan Menteri Keuangan Naoto Kan sebagai pengganti Hatoyama. Naoto Kan tidak begitu menguasai masalah pajak dan anggaran, namun ia memiliki dukungan cukup besar di dalam partai.
Calon kuat lainnya adalah Menteri Luar Negeri Katsuya Okada yang berhasil memperbaiki hubungan Jepang dengan China. Okada adalah putra seorang Begawan Supermarket dan selama ini memiliki citra yang baik.
Sumber : Asia/Japan Politics.
Read More..