

Setelah mengenal dan mempraktekkan reiki ada baiknya kali ini sehat berkat reiki menulis sedikit mengenai pengatahuan metode pengobatan China yang disebut
Akupunktur. Orang China kuno menyadari bahwa energi bersirkulasi di dalam tubuh manusia melalui saluran energi yang disebut meridian (Sansekerta:nadi). Aliran energi ini mengalir di dalam me
ridian dari 1 titik ke titik lainnya.
Akupunktur adalah sistem pengobatan China kuno berdasarkan catatan tertua yang ditemukan pada tulang berasal dari tahun 1600 SM. Buku pertama mengenai akupuntur adalah Hungdi Neiging Suwen ditulis kurang lebih tahun 200 SM dan berisi rincian tentang metode akupunktur diterjemahkan oleh Prof. Ilza Veith dengan judul The Yellow Emperor, Classic of International Disease diterbitkan oleh William and Wilkins dari Baltimore.
Cara bekerja akupunktur menggunakan jarum halus secara khusus dibuat untuk keperluan pengobatan dengan menusukkan jarum ke titik meridian dalam tubuh manusia. Jarum itu menusuk kulit pada titik tertentu disebut titik akupunktur sampai kedalaman beberapa milimeter. Dengan menusuk kulit dengan jarum berdasarkan fakta bahwa menstimulasi kulit memberikan dampak pada organ-organ dalam tubuh sehingga sumbatan dalam pembuluh energi akan terbuka.
Bila jarum sudah masuk kulit pada pangkal jarum diputar bolak balik ke kanan dan kiri. Bisa juga dengan mengaliri aliran listrik yang berkekuatan lemah pada pangkalnya. Orang yang ditusuk jarum dalam keadaan sadar sekalipun ada rasa tidak nyaman pada bagian kulit yang ditusuk jarum. Karena tidak sakit maka orang China kuno beranggapan bahwa energi bersirkulasi dalam tubuh melalui saluran-saluran khusus disebut meridian.
Dengan menusukkan jarum pada kulit maka keseimbangan energi dalam tubuh diperbaiki dan dengan lancarnya energi dalam saluran pembuluh energi maka gangguan penyakit dapat dihalau. Orang China kuno menganggap bahwa keseimbangan energi dari satu sisi ke sisi lain, dari atas ke bawah atau sebaliknya dan tetap menjaga energi keluar dari tubuh sangat penting. Mereka menganggap keseimbangan Yin yaitu unsur dingin dan Yang unsur panas harus tetap terjaga dengan baik di dalam tubuh manusia setiap saat.
Apabila orang kehilangan keseimbangan (out of balance) di dalam konsep energi maka langkah perbaikan energi dengan menyeimbangkan aliran energi kembali di dalam tubuh manusia. Orang China memiliki pendekatan esensial yang vitalistik terhadap tubuh manusia dan fisiologinya. Kalau di Jepang telah dikenal Reiki maka pada dasarnya menyalurkan Reiki adalah memperbaiki sirkulasi energi yang terganggu tadi dengan menempelkan kedua telapak tangan ke tubuh secara menyeluruh.
Dalam keadaan seimbang energi atau life of force atau kekuatan hidup yang oleh orang China disebut Chi, harus mengalir secara leluasa mengelilingi meridian-meridian. Apabila sirkulasi energi itu mengalami gangguan di bagian tubuh maka gangguan tadi akan menimbulkan penyakit. Misalnya jika kita sakit punggung chi yang mengalir di meridian kandung kemih dari punggung mengalami hambatan di salah satu tempat. Cara memperbaiki dengan menusukkan sebuah jarum pada titik di bagian punggung sehingga merangsang kembalinya pengaliran energi.
Setiap meridian mengacu pada organ tertentu dan energi yang mengalir pada meridian itu harus dianggap menunjukkan keadaan fungsional dari organ tersebut. Nah kalau di akupunktur kita harus memahami titik meridian dalam tubuh sebelum menusukkan jarum ke kulit maka di reiki cukup menempelkan atau menyalurkan energi ke dalam tubuh dan biarkan energi itu yang bekerja memperbaiki gangguan tubuh sehingga normal kembali.
Belajar memahami titik-titik akupunktur dan mengalirkan energi reiki merupakan perpaduan metode penyembuhan Timur yang sudah dikenal sejak jaman kuno dan sampai sekarang masih dipraktekkan di China dan di belahan dunia lainnya. Sampai saat ini praktisi akupunktur dan praktisi penyembuhan reiki semakin bertambah jumlahnya di Indonesia. Anda berminat menjadi praktisi penyembuh akupunktur atau menjadi praktisi reiki saja?
Sumber gambar : google images


Sehat dengan reiki kembali melanjutkan uraian seputar reiki, di mana suatu penyakit timbul karena adanya penyumbatan aliran energi di dalam tubuh metafisik seseorang. Nah agar penyakit itu hilang, sumbatan energi dalam tubuh orang itu harus dibuang dengan cara dialiri energi Ilahi ( Reiki ). Tidak menjadi masalah apakah energi itu berasal dari chakra orang itu sendiri ataukah dari orang lain.
Itu sebabnya reiki tidak cuma dipakai diri sendiri praktisinya tetapi juga dapat dipakai untuk orang lain yang memang tidak menjadi praktisi reiki. Bagi orang yang tidak belajar dan mengamalkan reiki dia tidak tahu bagaimana cara memasukkan reiki ke tubuhnya manakala dia sakit. Tapi bagi praktisi reiki pada saat ada gejala sakit secara reflek dia dapat menguasai keadaan dan dapat mengakses reiki untuk dirinya.
Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa praktisi reiki adalah orang yang dapat mengakses dan mengalirkan reiki untuk diri sendiri dan orang lain, sedangkan non praktisi reiki adalah orang yang hanya menerima apa adanya reiki ke dalam tubuhnya melalui bantuan praktisi reiki. Di Amerika Serikat reiki bahkan sudah masuk rumah sakit sebagai progam terapi tambahan. Di sana reiki dikatagorikan sebagai terapi komplementer ( melengkapi terapi kedokteran ) yang menggunakan bio energi.
Kedokteran Barat memang mengakui manfaat reiki bagi penyembuhan penyakit seseorang tetapi belum sepenuhnya memahami proses terjadinya reiki di dalam diri seseorang. Di Indonesia sendiri juga ada klinik penyembuhan reiki yang dikembangkan dan dikelola oleh Praktisi Reiki yang telah belajar dan mengamalkan reiki untuk kebaikan sesama. Biasanya pusat pelatihan reiki juga membuka klinik penyembuhan reiki.
Tak ada batasan jenis penyakit yang dibawa ke klinik reiki. Juga tak ada kontradiksi antara penyembuhan oleh dokter dan praktisi reiki. Keduanya saling berjajar dan saling melengkapi. Di dalam sudut pandang reiki, tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan jika Tuhan sudah berkehendak. Seberat apa pun penyakit pasien praktisi reiki akan melakukan yang terbaik untuk pasiennya dengan mengalirkan Reiki secara terus menerus.
Memang ada kode etik Reiki sebelum sesi penyaluran reiki, pasien dan praktisi reiki bersama-sama berdoa memohon berkat/rahmat penyembuhan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar dengan izin-Nya penyakitnya disembuhkan. Setelah itu salurkan reiki secara santai, dekonsentrasi, pasrah dan biarkanlah Tuhan berkarya dalam penyembuhan. Praktisi reiki hanyalah penyalur reiki semata dan berkat penyembuhan semata hanya ditangan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Saat menyembuhkan diri sendiri ( self healing ) praktisi reiki mengalirkan reiki dengan kedua telapak tangannya ke bagian tubuh. Saat mengalirkan reiki ke orang lain pun praktisi mengarahkan kedua telapak tangannya ke tubuh pasien dengan jarak 5 cm.Biasanya di klinik reiki seorang pasien ditangani beberapa praktisi reiki secara bersama ( healing groups ).
Karena sifat Reiki yang spiritual, penyembuhan ala reiki juga dibatasi dengan berbagai etika spiritual. Misalnya praktisi reiki tidak boleh menentukan tarif lebih-lebih kepada pasien yang tidak mampu.Kalau pun pasien memberi imbalan harus dilakukan secara sukarela, seikhlasnya. Pada umumnya praktisi reiki juga menyalurkan reiki jarak jauh gratis secara bersama-sama untuk beberapa pasien yang ditangani sebagaimana telah dilakukan oleh Yayasan Waskita Reiki setiap malam pukul 22-22.30 wib.
Di Indonesia reiki mempunyai banyak aliran. Masing-masing aliran mempunyai Reiki Master. Sekedar menyebut reiki master diantaranya Irmansyah Efendi, Tjiptadinata Efendi, Anand Krishna, Yan Nurindra, Dr. Riko Rahardian, Ismail Iskandar Iskak, R. Soegoro, Prof Dr. Sutan Remy Sjahdeini, Sumarsono Wuryadi LRM, dan beberapa Reiki Master alumnus perguruan reiki tersebut. Reiki Master tersebut juga mengarang buku reiki yang best seller dan dengan bukunya itu turut mengenalkan reiki ke seluruh masyarakat Indonesia.
Pelatihan reiki pada umumnya dilakukan tatap muka di kelas kepada calon praktisi reiki. Seluruh materi reiki diberikan baik teori dan praktek oleh Master Pengajar Reiki. Setelah proses attunement satu per satu diberikan kepada calon praktisi reiki, maka saat itu juga calon praktisi reiki resmi menjadi praktisi reiki."Selamat mulai saat ini Anda berhak menyandang praktisi reiki level 1 dan berhak menyalurkan reiki ke diri sendiri atau orang lain secara tatap muka," kata Bapak Ali Sudhana Reiki Master dari Yayasan Waskita reiki kepada sehat dengan reiki 6 tahun lalu.
Foto : http://www.padmajaya.reiki.com
