ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label power. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label power. Tampilkan semua postingan

8.6 ATTUNEMENT KUNDALINI REIKI LEVEL 3 DAN 4.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 26 April 2010 4 komentar

Pelaksanaan attunement kundalini reiki level 3 sudah masuk angkatan 8 dan attunement kundalini reiki level 4 masuk angkatan 6. Karena itu bagi sahabat sehat dengan kundalini reiki yang ingin melanjutkan ke level 3 atau 4 dipersilahkan mendaftar pada kolom komentar postingan ini dan bukan postingan lain.



Sikap tubuh saat menerima boostering 1 kundalini reiki level 4. Memusatkan perhatian pada chakra mahkota dan dasar.



Ada pun tata caranya sudah ditulis postingan lalu dan bagi yang belum paham silakan baca ulang postingan tadi di halaman sebelumnya. Dengan Anda praktek self healing dan healing ke orang lain tatap muka atau jarak jauh di harapkan energi kasar milik Anda semua sudah dibersihkan sedikit demi sedikit sehingga kemungkinan sensasi attunement level ini sedikit berkurang powernya. Bukan berarti dengan kurangnya sensasi kemampuan reiki dan kundalini menurun tetapi Anda harus bersyukur bahwa pembersihan dengan kundalini sudah berjalan termasuk dengan energi reiki itu sendiri. Effeknya.....tubuh phisik semakin sehat dan bugar. Karena itu attunement level 3 dan 4 jatuh pada tanggal

Sikap tubuh saat menerima penyelarasan energi reiki kundalini level 3.

02 Mei 2010 jam 21.00-21.30 wib untuk level 4 dan jam 21.30-22.00 wib untuk level 3. Pendaftaran di tunggu sampai jam 20.45 wib Minggu malam 02 Mei 2010. Semua pendaftar dengan sendirinya masuk secara otomatis dalam progam attunement sekaligus saya catat sebagai peserta yang energinya on line terhubung sehat dengan kundalini reiki.

Read More..

NAFAS PENYEMBUHAN MERPATI PUTIH

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 25 Januari 2009 0 komentar




Sebagai manusia biasa yang bisa terluka kena duri, jarum, paku dan rasa sakit lainnya karena terbentur benda keras, tentunya Mas-mas, mbak-mbak pengunjung blogku bertanya kalau habis memukul benda keras, mematahkan per keong, balok es,tumpukan bata dan genting 10 buah, apakah tangan atau kaki murid PPS Merpati Putih tidak merasa sakit? Tentu saja hidup sehat reiki jawab sejujurnya bahwa rasa sakit di pergelangan tangan juga menjalar di telapak tangan atau di telapak kaki. "Rasa sakit karena memukul benda keras itu tentu saja ada", jawabku singkat.

Namun perlu diketahui bahwa pada saat kita melakukan latihan pernafasan dengan tubuh mengejang sebenarnya juga melatih kekuatan otot baik otot di pergelangan tangan atau kaki. Dengan menahan nafas sembari memindahkan nafas di dada ke perut atau sebaliknya akan menghimpun energi (power) ke tubuh dimana power ini dapat dimanfaatkan sewaktu-waktu. Contohnya ketika uji coba latihan atau saat kenaikan tingkat, power dapat dikeluarkan untuk mematahkan benda keras itu. Semua gerakan waktu latihan dengan tubuh kejang, mata tertutup ditambah mengangkat beban (tingkat dasar dua ke atas).

Nah kembali ke rasa sakit akibat memukul benda keras itu, sebagai Praktisi PPS Merpati Putih ada satu cara untuk segera menghilangkan rasa sakit(nyeri ada rasa kesemutan, baal di telapak tangan/kaki) dengan memanfaatkan nafas penyembuhan. Nafas penyembuhan dipraktekkan dengan gerakan tangan kelima jari-jari telapak tangan kanan/kiri saling merapat. Duduk bersimpuh di tanah/lantai posisi kedua lengan tangan diluruskan kedepan. Lalu jari-jari kelimanya merapat menyatu. Lima jari tangan kanan di hadapkan ke kiri sedangkan 5 jari tangan kiri dihadapkan ke kanan. Keduanya saling berhadap-hadapan di depan dada.

Posisi berikutnya kejangkan tubuh seluruhnya, mata merem mulai menarik nafas lewat hidung-tahan nafas semampunya di dada mulai gerakkan kedua tangan ke arah samping kanan dan kiri tubuh dengan gerakan pelan-pelan, rasakan sensasinya di pergelangan tangan.Begitu lengan tangan sudah membuka lalu balikkan telapak tangan kanan/kiri itu lalu gerakkan ke depan dada untuk
bertemu, tarik kedua telapak tangan menuju dada dan arahkan kedua telapak tangan ini di depan mata kita.

Tahan nafas terus pada posisi ini semampunya. Ada getaran energi yang merambat di pergelangan tangan.Badan akan bergetar mengikuti gerakan tangan yang mengejang seiring menahan nafas ini. Bila dirasa sudah cukup dan mampu menahan nafas sesuai kebutuhan pelan-pelan buang nafas mendesis lewat mulut.
Begitu nafas terbuang kita bernafas alami kembali dan relakkan tubuh sejenak. Gerakan nafas penyembuhan ini bisa diulang sebanyak 3 kali. Bila dilakukan dengan benar maka rasa bebal, memar dan kesemutan di telapak tangan dan pergelangan tangan akan hilang dengan sendirinya.

Sebaliknya bila kita sudah mahir mengolah nafas, nafas bisa juga disalurkan dalam bentuk energi yang kita alirkan kekaki termasuk telapak kaki kanan dan kiri yang habis menghantam benda keras misalnya balok es. Dengan menyalurkan energi ini maka kaki yang kesemutan/pegal akan hilang rasa sakitnya. Kita
kembali segar. Ada satu lagi cara melatih kekuatan otot pergelangan tangan yaitu meremas kuat-kuat lidi bambu yang diikat jadi satu sambil menahan nafas, memindahkan nafas di dada ke perut sambil badan tetap kejang.

Pada umumnya lidi bambu berjumlah 15 batang diikat jadi satu dengan karet kenyal seperti ikatan sapu lidi. Salah satu sesi latihan dengan lidi bambu ini adalah memukul keras-keras ikatan lidi bambu sembari menahan nafas semampunya. Juga melatih otot tangan dengan cara memegang ujung ikatan lidi dengan tangan kanan/kiri sambil memutar-mutar ikatan ini maju-mundur. Bisa juga ikatan lidi bambu ini dipegang dengan telapak tangan menghadap atas lalu genggam dan putar secara pelan-pelan. Rasakan sensasinya dan terus berlatih dengan tekun. Biasanya hidup sehat melatih gerakan meremas ikatan lidi bambu sehabis lari maraton dan sebelum melakukan gerakan jurus silat.

PPS Merpati Putih biasa berlatih seminggu 2 kali di sore hari mengingat pesertanya umumnya sudah bekerja. Dengan bergabung di perguruan silat ini pertanyaan saya kepada Mas Arifin tahun 1981 dulu kenapa murid-murid PPS Merpati Putih dari tingkatan dasar 1 sampai tingkatan mahir (khusus) mampu mematahkan sasaran benda keras hanya dengan tebasan, pukulan dan tendangan terjawab sudah begitu hidup sehat menjadi praktisi dan mempraktekkannya. Semua dilakukan dengan teknik pernafasan saja.

Nah sehat adalah segala-galanya bagi saya. Sehat sosial dengan sesama dan sehat spiritual kepada Sang Khalik sesuai Iman dan Kepercayaan yang kita anut. Saya sekarang ini sudah mendapatkannya kini giliran Anda semua tentu berhak juga mendapatkannya lebih banyak lagi. Silakan pilih dengan cara apa Anda akan mendapatkannya. Mas-mas dan Mbak-mbak ku bisa menjawabnya sendiri ya? Monggo kemawon....

Read More..

LATIHAN PERNAFASAN MERPATI PUTIH

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 23 Januari 2009 11 komentar



Melihat penampilan anggota Perguruan Silat Tangan Kosong Merpati Putih yang mampu mematahkan gagang pompa dragon, balok es, tumpukan batu, pralon air dari semen dan kayu jati dengan tangan kosong, tentunya hati ini berdecak kagum dan bertanya, " Kok bisa ya, apa tidak sakit itu tangan?"
Begitulah pertanyaan yang saat itu sempat hidup sehat reiki tanyakan kepada Mas Arifin Pengarah Acara Bapora ketika mengarahkan penyuntingan gambar/editing film hasil rekaman gambar Kegiatan PPS Merpati Putih di Senayan Jakarta April 1981.

Saat itu masih teringat dalam ingatan saya ketika melihat adegan murid-murid PPS Merpati Putih dari berbagai tingkatan melakukan ujian stamina dan power dalam kenaikan tingkat dengan memukul benda-benda keras tadi hanya dengan tangan kosong dan tendangan kaki juga dengan jidat kepala. Bagaimana bisa pukulan tangan kosong, tendangan kaki dan juga jidat kepala murid Merpati Putih mampu mematahkan dan memecahkan benda keras itu.

Video itu sampai sekarang ini masih tersimpan rapi dan bisa kita nikmati setiap saat. Tampak juga murid wanita yang kelihatan masih ABG di tahun 1981 juga murid yang sudah manula termasuk juga murid bule dalam ujian kenaikan tingkat itu mampu melakukan gerakan silat sekaligus uji power mematahkan sasaran benda keras yang ditaruh di atas tatakan penyangga kayu. Apa rahasianya ya?

Terjawab sudah jawaban itu ketika hidup sehat dengan reiki bergabung dengan PPS Merpati Putih kolat TVRI Senayan dan berlatih mempraktekkan latihan pernafasan di tahun 1993 hingga tahun 1997. Setiap kali latihan pernafasan terlebih dulu melakukan lari mengelilingi lingkaran luar Stadion Gelora Bung Karno sebanyak 7 kali putaran. Selepas lari ini lalu melakukan push up dengan berbagai posisi dengan badan seluruhnya mengejang/keras dengan menahan nafas. Gerakan lainnya adalah menirukan gerakan Yoga dengan variasi gerakan berbeda di mana setiap gerakan selalu mengejang sambil menahan nafas sambil kedua mata ditutup. Rahasianya ada di dalam pengolahan nafas.

Dengan teknik pernafasan yang merupakan inti dari latihan-latihan dasar, progam latihan diarahkan pada upaya mengaktifkan organ-oragan tubuh, pengejangan otot-otot (mascule) disertai menciptakan kondisi menahan nafas (kekurangan oksigen), akan timbul reaksi komplek dalam tubuh manusia sehingga dicapai kondisi akhir berupaya mengendorkan mascule (otot) yang berakibat normalnya peredaran darah dalam tubuh, normalnya syaraf sehingga didapatkan tubuh yang sehat bugar. Rasa lelah, loyo akan lenyap begitu selesai latihan pernafasan ini.

Ilmu kedokteran olah raga menjelaskan gejala ini dengan teori aerobik yang melibatkan Adenosin Tri Phosfat (ATP). Dari sekedar teori ini latihan pernafasan Merpati Putih dapat menjangkau kondisi kelenturan tubuh , mengaktifkan metabolisme dan pengendoran syaraf akan membawa kondisi orang itu ke suatu keseimbangan fisik dan bhatin yang akhirnya membawa orang ke tingkat kebijaksanaan, tidak emosional bahkan selalu berpenampilan tenang dan kalem.

Latihan pernafasan tahap ini adalah mengaktifkan fungsi organ-organ tubuh untuk pandai meresonansi getaran energi dalam diri tubuh sendiri. Kesadaran yang dicapai adalah kesadaran intern dalam diri sendiri praktisi Merpati Putih. Semakin sering dilatih pernafasan ini dengan selalu membuang-menahan-membuang kembali nafas disertai pengejangan otot tubuh seluruhnya akan didapatkan "power" (tenaga). Nah power atau tenaga inilah yang dipakai murid Merpati Putih ketika mematahkan benda-benda keras sebagai ajang uji coba kenaikan tingkat.

Konsentrasi dan penyaluran energi melalui kedua tangan yang diarahkan ke telapak tangan atau kaki Praktisi Merpati Putih merupakan latihan untuk mencapai resonansi intern dalam tubuh, kemudian dalam kondisi demikian energi yang ada di tubuh dan luar tubuh diterjemahkan ke dalam getaran universal yang semakin lama semakin besar dayanya. Semakin besar daya energi yang terkumpul semakin kuat pula powernya. Bila energi sudah membesar maka output nya juga besar sesuai dengan kehendak pikiran kita sebagai praktisi Merpati Putih. Istilahnya populernya "Tenaga Dalam".

Setiap kali kita ingin berlatih mematahkan benda keras semisal gagang pompa dragon atau balok es, kita ambil posisi kuda-kuda sempurna. Konsentrasikan perhatian ke batang gagang pompa. Jangan ada rasa takut menghadapi sasaran benda keras ini. Bernafas alami lalu tarik nafas pelan-pelan melalui hidung buang melalui mulut disertai mengejangkan tubuh. Kondisikan kedua tangan kanan kiri semakin mengejang...mengejang...mengejang seiring tarik dan buang nafas dengan tetap konsentrasi. Begitu menarik nafas melalui hidung dengan hirupan nafas yang menghentak di dada (tahan Nafas) lalu ayunkan tangan kanan/kiri ke sasaran tadi dan, "prak...gagang pompa ini patah menjadi dua".

Dengan kecepatan tangan memukul dan menjatuhkan badan ke bawah sembari mengayunkan tangan ke sasaran akan terkumpul energi (power) akibat badan yang mengejang ( kaku ) sehingga molukel dari gagang pompa tadi terurai dan batang pompa patah menjadi dua ketika dipukul. "Ingat saja setiap kamu akan memukul benda keras, visualkan/bayangkan dalam pikiranmu bahwa sasaran ini adalah sepotong lidi/kue yang lembek. Terus konsentrasi dan pikirkan bahwa sasaran ini adalah benda lunak dan mudah patah", begitu pesan Mas Handoko dan Pak Bahtiar (alm) pelatih silat PPS Merpati Putih kepada hidup sehat dengan reiki dan murid-murid lain di Halaman kantor Depdiknas Senayan Jakarta menjelang ujian kenaikan tingkat PPS Merpati Putih saat itu.

Terbukti dengan mengolah nafas secara rutin, menyalurkan nafas dalam bentuk energi akan didapatkan getaran-getaran energi dalam tubuh secara berkelanjutan. Tubuh energi murid PPS Merpati Putih sudah terbentuk. Makanya ada Praktisi PPS Merpati Putih yang tuna netra mampu menebak warna bendera yang diujikan pelatih. Demikian pula kita yang masih normal matanya ketika mata ditutup kain hitam mampu melewati rintangan batang patok tanpa menyenggolnya. Ya seperti ujian ketrampilan mengendarai sepeda motor melalui rintangan ketika ujian untuk mendapatkan SIM.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.