ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label pahala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pahala. Tampilkan semua postingan

DOA PAHALA YANG MENYEHATKAN.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 05 September 2010 0 komentar

Sudah beberapa kali pada hari ini sehat dengan kundalini reiki mendengar kata doa baik dari penceramah di masjid kantor atau pun penceramah saat sholat taraweh di mushola dekat tempat tinggal. Kata doa dalam bulan puasa ini selalu menghampiri pikiran manakala disebut seorang Ustadz bahwa ada kekuatan di dalamnya saat seseorang hamba terhubung dengan Sang Khalik melalui serangkaian doa.



Sebagaimana disebut dalam sebuah penelitian di situs Prayer, Spirituality and Healing, salah satu percobaan memperlihatkan bahwa pendekatan sederhana seperti sekedar menyebut kebesaran nama-Nya, secara kuantitatif akan bermanfaat bagi si pendoa itu sendiri. Diantaranya doa memberi pengaruh positif pada tekanan darah, luka, gangguan jantung, sakit kepala dan kecemasan.



Berbagai proses yang menyertai doa antara lain berpengaruh pada aktivitas enzim-enzim dalam tubuh, pertumbuhan sel darah putih, tingkat mutasi bakteri, tingkat tumbuhnya benih berbagai biji-bijian, tingkat kesembuhan luka, susutnya ukuran kelenjar gondok dan tumor serta waktu dibutuhkan untuk sadar dari pembiusan di kamar perawatan paska operasi pada diri seseorang.



Di Indonesia peran doa bagi penyembuhan berlangsung tanpa dipertanyakan lagi. Sedangkan di beberapa belahan bumi terutama pada masyarakat yang sudah maju, efektivitas terapi doa banyak diteliti dan diuji coba. Suatu survey selama 26 tahun di Israel yang melibatkan 10.ooo orang sebagai subjek penelitian dan hasilnya telah diumumkan di tahun 1993, menyimpulkan kemungkinan bagi mereka yang tekun beribadah menuju kematian karena dirinya terserang penyakit kardiovaskuler terbukti jauh lebih kecil dibanding yang tidak tekun beribadah bagi penderita gangguan jantung.



Pengkajian di Dartmouth College di Hanover Jerman tahun 1995 mengumumkan bahwa dari 250 orang pasien yang telah menjalani bedah jantung, kemungkinan bagi mereka yang telah akrab dengan ibadah untuk segera meninggal ternyata 12 kali lebih kecil dibandingkan dengan kelompok yang anti ibadah. Kemudian dari 1000 pasien depresi yang harus menjalani rawat inap, peneliti dari Duke University mencatat, mereka yang tekun beribadah dan selalu berdoa jauh lebih mampu membebaskan diri dari depresi ketimbang yang tidak tekun beribadah apalagi menyebut nama Tuhan dalam doanya.



Menurut para peneliti itu, berdoa memang terbukti mampu meredakan irama napas, menurunkan detak jantung dan tekanan darah. Belum lama ini ahli jantung Randolph Byrd dari San Francisco General Hospital malah menguji coba 393 pasien yang tengah menjalani perawatan. Tanpa sepengetahuan pasien di antara mereka ada yang didoakan dan ada pula yang tidak. Hasilnya mereka yang didoakan lebih sedikit membutuhkan obat, antibiotik lebih kecil kemungkinannya terkena pulmonary edema, yaitu suatu kondisi paru-paru penuh cairan karena jantung tidak sanggup lagi memompa dengan normal dan tidak membutuhkan bantuan alat pernapasan ke tenggorokan.



PAHALA MENYEHATKAN DI BULAN PUASA DAN DI LUAR BULAN PUASA.



Para ahli penyakit jiwa meyakini bahwa doa ternyata tak saja bermanfaat bagi orang yang didoakan, mereka yang mendoakan pun akan memperoleh manfaat positif yaitu kondisi tenang dan damai dalam jiwanya. Sebagaimana dikatakan oleh Prof.Dr.H. Dadang Hawari, guru besar FKUI dalam artikel Mukjizat Terapi Doa dalam kumpulan Gaya Hidup Awet Muda, menyebut sangatlah besar pahalanya bagi mereka yang mendoakan orang sakit. " Jangankan mendoakan, dengan datang saja ke tempat dia dirawat sepertinya si pasien sudah merasa ringan bebas dari rasa sakitnya," katanya.


Bentuk perhatian kepada sesama adalah membezuk pasien saat dirawat di rumah sakit atau di rumah. Utamanya ikut mendoakan bagi kesembuhan atas penyakitnya.

Pendapat ini juga dibenarkan oleh Putu Dana, instruktur Meditasi Kesehatan Bali Usada. Dalam praktek meditasi, pada saat ingin bermeditasi kepada peserta agar mengucapkan salam atau mendoakan seluruh makhluk Tuhan di muka bumi ini agar hidup berbahagia. Tujuan doa seperti itu menurut Putu, adalah menyuburkan cinta kasih pada diri sendiri pelaku meditasi. " Dengan memancarkan pikiran positip dilandasi niat baik, pikiran dan perasaan kita akan jadi lembut dan tenang, " ujar Putu.



Pikiran dan perasaan tenang itu pada gilirannya akan memberi landasan bagi badan dan jiwa kita untuk menjadi tetap sehat. " Energi positif yang kita tularkan kepada mahkluk lain di sekitar kita akan berpengaruh besar bagi kesehatan badan dan jiwa nya, " ujarnya. Karena itu sangat baik kalau kita selalu mendoakan kebaikan bagi orang lain atau secara umum mahkluk ciptaan Tuhan lainnya yang berhak hidup serasi dengan alam ciptaan Tuhan. Mumpung masih dalam bulan suci Ramadhan tak ada salahnya berdoa untuk orang lain sangat dianjurkan tanpa melupakan berdoa bagi diri sendiri. Selepas Ramadhan pun doa harus selalu kita lantunkan kepada siapa saja yang membutuhkan pertolongan terutama saat minta diberikan distance healing reiki kundalini.

Read More..

TERAPI DOA

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 05 September 2009 1 komentar


Kita yang hidup di Indonesia pasti sudah tahu adanya terapi doa sebagai upaya memperoleh kesembuhan dari penyakit. Banyak bukti kesembuhan yang didapat melalui terapi ini. Lantas bagaimana doa bisa memiliki kekuatan menyembuhkan? Tidak ada salahnya bahwa dalam bulan puasa yang penuh berkah dan ampunan ini sehat karena puasa mengajak Anda untuk selalu berdoa untuk mendapatkan kesehatan jasmani dan rohani agar kegiatan keseharian dalam hidup ini mendapat ridho dari Ilahi. Kita pun tahu bahwa doa dalam bulan puasa sangat mustajab sehingga setiap doa dari hamba kepada Tuhan akan dikabulkan.

Bagaimana doa bisa memiliki kekuatan menyembuhkan? Memang jawaban pertanyaan ini masih menyimpan misteri. Namun dari berbagai penelitian seperti ditulis Kyle Roderick dalam Third Age Med, para ahli dapat memperoleh gambaran tentang doa. Salah satu terapi dari doa itu sendiri adalah menyerahkan segalanya kepada Sang Maha Pencipta.

Bila melihat manfaat meditasi bagi kesehatan dari mulai meredakan tekanan darah hingga menyembuhkan gangguan jantung, orang yang berdoa untuk kesembuhan penyakitnya sendiri akan memperoleh efek sama. Saat berdoa sehabis melakukan ibadah orang ini dalam keadaan meditatip, tenang dan hanyut dalam lantunan doa sehingga respon alam bawah sadarnya akan bekerja.

Para ahli yakin sistem kekebalan tubuh meningkat saat seseorang berada dalam keadaan tenang dan damai akibat efek dari meditasi dan doa. Doa yang memberikan suasana damai akan membuat tubuh seseorang mengeluarkan kortisol, epinephrine dan norepinephrine yaitu hormon-hormon yang mengalir keluar dari kelenjar adrenal untuk meredakan stress. Zat kimia dalam tubuh ini akan meningkatkan kekebalan dan menghambat berkembangnya penyakit seperti gangguan jantung, stroke, radang usus dan gangguan perut lainnya.

Meningkatnya sistem kekebalan tubuh ternyata bisa ditransfer ke orang lain. Sebagaimana halnya metode pengiriman energi reiki jarak jauh kepada orang lain yang memerlukan kesembuhan, seorang praktisi reiki dan pasien itu sendiri harus memulai kegiatan ini dengan doa...sekali lagi doa menurut iman dan kepercayaan, barulah teknik penyaluran energi reiki bekerja. Biarlah Sang Khalik berkarya dalam penyembuhan dan menjadikan diri kita sebagai saluran dari energi alam semesta untuk penyembuhan penyakit.

Dapat diasumsikan bahwa penyembuhan jarak jauh melalui doa dan kegiatan transfer energi reiki hanya dimungkinkan bila kedua belah pihak mempersiapkan diri lebih dulu sebelum transfer energi berlangsung. Beberapa ahli lain termasuk Larry Dossey yang menulis buku Healing Words berpendapat bahwa fisika quantum memegang peranan dalam penyembuhan jarak jauh utamanya melalui doa. "Bukankah mendoakan orang lain untuk kebaikan hidup di dunia dan akhirat adalah baik dan akan mendapatkan ganjaran dari Tuhan Yang Maha Kuasa?," itu anjuran Pak Ustad saat kita sama-sama mendengarkan kuliah tujuh menit dalam sesi sholat tarawih di bulan puasa ini.

Pahala yang menyehatkan dalam bulan ramadhan ini pun Insya Allah bisa kita raih melalui terapi doa. Menurut para ahli... doa tidak saja bermanfaat bagi orang yang didoakan saja. Sang pendoa sendiri pun dalam keadaan damai dan tenang akan memperoleh manfaat serupa dari doa. Prof. DR. H. Dadang Hawari menyatakan sangatlah besar pahalanya bagi mereka yang mendoakan orang sakit. "Jangankan mendoakan, dengan datang ketempat dia dirawat saja, sepertinya yang sakit sudah merasa sembuh hilang penyakitnya," katanya.

Pendapat ini juga dibenarkan oleh Putu Dana, instruktur Meditasi Kesehatan Bali Usada. Setiap praktik meditasi harus diawali dengan doa kepada makhluk di bumi agar berbahagia. Tujuan doa ini adalah menyuburkan cinta kasih pada diri peserta meditasi. "Dengan memancarkan pikiran positip yang dilandasi niat baik, pikiran dan perasaan kita akan menjadi lembut dan tenang," ujarnya.

Pikiran dan perasaan tenang akan membawa badan dan jiwa menjadi sehat. Energi positip yang dikeluarkan akan berpengaruh besar bagi kesehatan badan dan jiwa bagi orang yang menerimanya bahkan orang yang mendoakan itu sendiri. Masih menurut Larry Dossey yang mengkaji lebih dari 100 penelitian dan uji coba tentang doa yang tergolong spektakuler, di antaranya tentang rumput yang tumbuh subur setelah didoakan, rumpun gandum yang lebih tahan menghadapi racun sianida, biji-bijian yang cepat bersemi hingga luka yang lebih cepat sembuh karena peranan doa.

Nah karena bulan puasa tinggal beberapa hari lagi, alangkah baiknya kita tidak menyia-nyiakan doa dalam setiap aktivitas di bulan puasa ini. Yakinlah bahwa doa dalam bulan suci ini akan dijawab dan boleh jadi dikabulkan oleh Sang Khalik. Mendoakan bagi kesehatan keluarga, tetangga, rekan sekerja merupakan pahala yang menyehatkan yang ingin kita raih di mana pahala itu juga menyebar kepada orang yang ingin kita doakan.

Sumber tulisan : Gaya Hidup Awet Muda ( disunting )

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.