
Sabtu pagi ini dengan berkendara santai sehat dengan reiki meluncur ke BUG'S CAFE di bilangan Pondoh Indah Mall I Jakarta Selatan.Kedatangan ini untuk memenuhi undangan dari Yayasan Peduli Parkinson dalam rangka ultah yang ke-3 yang sebenarnya sudah berlangsung beberapa hari lalu dan baru hari ini diperingati dengan tema:Tetap Bergerak Selalu Optimis.
Kalau peringatan tahun lalu berada di lapangan terbuka bekas Stadion Menteng Jakarta Pusat, peringatan pagi ini berada di dalam ruangan ber-ac yang berdekor gaya kafe dengan latar belakang hijaunya padang rumput tempat olah raga kalangan atas bermain golf. Tampak peserta penyandang Parkinson yang sudah sepuh hadir yang ditemani keluarga yang setia mendampinginya.
Acara di mulai dengan jalan santai mengelilingi taman parkir depan lokasi Bug's Cafe ini berada. Peserta jalan kaki kendatipuh usianya sudah sepuh-sepuh tetap semangat melangkahkan kaki sambil bercanda dengan kerabat yang menyertainya. Ya...tidak ada alasan untuk tidak bergerak sekalipun dalam kondisi terbatas semua peserta mampu masuk finish dan langsung menyeruput secangkir teh manis dan air mineral putih sebagai pelepas dahaga sembari menanti paparan seputar Parkinson dari dokter syaraf yang menjadi nara sumber di pagi ini.
Dr. Banon selaku ketua Yayasan Parkinson menjelaskan sejarah berdirinya Yayasan Parkinson dan memberikan spirit kepada semua peserta agar tetap bersemangat dalam menjalani sisa hidup kendatipun menderita Parkinson. Nah berbicara Parkinson tentu Anda pernah melihat mantan sosok petinju legendaris Muhammad Ali atau mantan bintang film terkenal Michael J.Fox yang dikala jayanya mampu mempertahankan reputasi di bidang olah raga tinju dan aktor terkenal di zamannya.
Sayang saat ini Muhammad Ali menderita Parkinson di usia senjanya. Apa sih itu Parkinson? Sehat bersama reiki yang datang bersama rekan-rekan wartawan media cetak mendapatkan jawaban dari dokter Purba,ahli syaraf yang menjelaskan bahwa penyakit parkinson adalah penyakit dengan gejala utama berupa gangguan gerak yang disebabkan oleh berkurangnya neurotransmiter dopamin di otak.
Dopamin sendiri merupakan modulator yang berperan pada pengaturan gerakan oleh otak sehingga dihasilkan gerakan yang "bertujuan" dan "seperlunya". Karenanya waspadai 4 gejala kardinal (gejala utama) penyakit parkinson yaitu Tremor, Rigiditas, Bradikinesia dan Ketidakstabilan postural. Seiring bertambahnya usia dengan semakin rapuhnya tubuh muncul pula penyakit degeneratif semisal penyakit darah tinggi,gula bahkan jantung koroner.
Sikap hidup positif yang dipaparkan Dr. Banon adalah pendekatan spiritual yang mengarah sikap pantang menyerah ketika Parkinson datang dan keluarga penderita parkinson harus tetap optimis merawat dan mendampingi penderita dalam hidup sehari-hari. Untuk itulah kepada penderita parkinson dimotivasi pula agar mau menjalankan aktivitas seperti olah raga ringah dengan menggerakkan lengan tangan dan kaki dengan diiringi musik waltz, tango bahkan dangdut.
Gejala parkinson Tremor adalah gerakan getar dengan frekuensi 3-7 getaran per detik, biasanya mengenai anggota gerak yaitu tangan, lengan atau tungkai. Yang khas muncul pada saat istirahat, saat relaks ketika memegang koran atau gagang telepon. Tremor dapat pula mengenai dagu, bibir, lidah bahkan leher. Tremor juga akan muncul atau bertambah berat pada keadaan stress baik stress fisik maupun emosi. Saat konsentrasi pun bisa muncul gejala tremor namun pada saat tidur lelap gejala tidak muncul. Pada keadaan lanjut tremor akan muncul sepanjang waktu baik ketika beristirahat maupun saat beraktivitas.
Rigiditas sebagai gejala kedua dari parkinson didefinisikan sebagai tahanan terhadap gerakan pasif sehingga apabila persendian penderita digerakkan orang lain maka terasa seperti "roda gigi". Penderita sendiri akan mengeluh kekauan otot, nyeri sendi saat digerakkan, kelemahan atau lelah. Keadaan ini terkadang meyerupai gejala rematik. Postur tubuh dapat menjadi membungkuk ke depan. Pada keadaan yang lanjut gerakan sendi bisa menjadi terbatas.
Selanjutnya Bradikinesia sebagai gejala ketiga parkinson adalah menurunnya gerakan motorik secara keseluruhan. Manifestasinya antara lain adanya kesulitan penderita untuk bangkit dari kursi, memulai berjalan atau berbalik di tempat tidur. Wajah menjadi kurang berekspresi sehingga tampak senantiasa murung dan sedih, kedipan mata berkurang sehigga tampak seperti melamun atau menerawang atau tatapan kosong.
Suara dapat menjadi halus dan pelan, hal ini menyebabkan lawan bicara meminta penderita untuk mengulang pembicaraan. Gaya berjalanpun dapat menjadi kaku seperti robot, langkah menjadi kecil-kecil dan pendek, langkah diseret, lengan tidak atau kurang melenggang. Kelambanan dapat mengenai organ untuk makan, berupa lamban mengunyah, menelan sehingga butuh waktu makan yang lebih lama dari biasanya.
Berkurangnya refleks menelan ini dapat pula mengakibatkan penderita mengeces. Gangguan juga dapat mengenai gerakan motorik halus, misalnya berupa kesulitan untuk memotong makanan, kesulitan untuk mengancingkan baju, tulisan menjadi lebih kecil ukurannya dari biasanya, kesulitan membuka lembaran kertas pada buku, bahkan mengetuk pintu pun dapat menjadi sesuatu yang sulit dilakukan penderita.
Sedangkan Instabilitas Postural sebagai gejala parkinson keempat biasanya timbul pada keadaan lanjut, di mana keseimbangan menjadi memburuk sehingga penderita mudah terjatuh. Ketika sedang berjalan pasien dapat mengalami kesulitan untuk berhenti sehingga saat akan berhenti dapat kehilangan keseimbangan.
Untuk mendeteksi apakah Anda akan menderita parkinson, sehat bersama reiki mendapatkan tip-tip yang antara lain dijabarkan menjadi pertanyaan sebagai berikut ini:
1. Apakah Anda mengalami kesulitan ketika bangkit dari kursi?
2. Apakah tulisan tangan Anda menjadi kecil?
3. Apakah teman-teman Anda mengatakan bahwa suara Anda menjadi lebih lembut atau tidak terdengar?
4. Apakah keseimbangan Anda menjadi buruk?
5. Apakah tungkai Anda sering seperti "macet" ketika sedang berjalan?
6. Apakah teman-teman Anda mengatakan wajah Anda tampak selalu sedih atau murung?
7. Apakah tangan atau kaki Anda bergetar?
8. Apakah Anda mengalami kesulitan untuk mengancingkan baju?
9. Apakah ketika sedang berjalan kedua tungkai Anda harus diseret?
10. Apakah langkah-langkah Anda menjadi pendek-pendek atau kecil-kecil ketika berjalan?
Jika pertanyaan di atas dapat Anda jawab sendiri sembari merenungkan sudah adakah parkinson ada pada Anda, sebaiknya bila jawaban "ya", segeralah pergi ke dokter atau spesialis saraf untuk mendapatkan penanganan semestinya. Semakin cepat ditangani, semakin baik kualitas hidup Anda. Itulah harapan kita semua dan biasanya dokter akan memberikan obat Madopar atau Levazide kepada penderita parkinson.
Sembari menulis postingan ini sehat bersama reiki pun membayangkan Paman sendiri yang tinggal di desa Banaran Sukoharjo Solo saat ini juga menderita parkinson dengan kedua telapak tangan yang gemetar secara tiba-tiba yang dalam istilah orang tua di kampung disebut BUYUTEN. Persis Muhammad Ali dan juga peserta seminar parkinson pagi ini yang rata-rata terlihat kedua telapak tangannya bergetar sendiri saat melangkahkan kaki bahkan ketika sedang duduk santai.
Paman sehat dengan reiki pun masih mampu untuk memanjat tangga memotong ranting pohon sebagai kegiatan harian mengisi sisa hidup di usia senja. Jadi jangan cemas jika parkinson datang. Ibarat kita ini rumah yang sejak berdiri sampai roboh nanti perlu perbaikan, perawatan yang memerlukan penanganan serius. Tinggal Anda ingin pilih gaya hidup sehat macam apa, terserah...itulah pilihan Anda saat ini.



Menurut Henry Chang (1996) dalam bukunya Longevity Through The Organic Lifestyle bagi mereka yang ingin hidup sehat bugar sampai lansia, minimal harus melaksanakan beberapa kebiasaan atau gaya hidup sehat (organic lifestyle) secara tekun dan berkesinambungan sejak usia muda. Nah, siapkah Anda mempraktekkan kiat ini? Mari sehat dengan reiki ajak Anda meresapi ajakan ini dengan hati nurani jernih tanpa prasangka buruk apa pun.
1. Back to Nature atau kembali ke alam.
Dengan melakukan kegiatan dan tindakan yang memperhatikan keseimbangan dan keharmonisan dengan lingkungan hidup ( fisik, alam dan sosial). Misalnya menghindari semua kegiatan dan tindakan yang meracuni dan merusak lingkungan hidup. Lingkungan yang tercemar justru akan mempercepat proses "kiamat", minimal membuat manusia sakit-sakitan dan menderita, sehingga sisa umurnya tidak bisa dinikmati.
2. Minum air putih dalam jumlah yang cukup.
Jumlah air putih yang dikonsumsi sekitar 6-8 gelas per hari karena air merupakan sumber kehidupan di bumi dan zat gizi utama berada dalam molukel air. Syukur bisa mengkonsumsi air putih yang molukel airnya heksagonal. Ingin tahu cara membuat air heksagonal? Lihat di sini ya?
Sekitar 65 persen tubuh kita terdiri dari air, sehingga sedikit saja terjadi kekurangan pasokan air dampaknya sangat serius terhadap penampilan dan kesehatan tubuh. Air yang diminum tentu saja harus memenuhi syarat kualitas air minum dan kesehatan. (Permenkes No.416 tahun 1990). Sebaiknya air tersebut dimasak lebih dulu sebelum diminum..
3. Berjemur di bawah sinar matahari pagi.
Sebaiknya kegiatan ini dilakukan antara jam 6 s/d 9 pagi selama beberapa menit dan menghirup udara segar pagi hari sebanyak-banyaknya. Selain air, sinar matahari dan udara bersih juga unsur utama kehidupan kita. Namun, hendaknya kita menghindari terik matahari pada siang hari antara pukul 10 s/d 15. Sebab hal itu dapat merusak kulit, mata, rambut dan lainnya yang mengakibatkan penuaan dini.
4. Lakukan olahraga secara teratur dan berkesinambungan.
Ambil olahraga senam pagi, joging dan jalan kaki pagi minimal 4-5 km dengan waktu 1 jam saja.Jenis olahraga yang dilakukan hendaknya disesuaikan dengan keadaan fisiologis, teratur dan terukur agar manfatnya pada kesehatan fisik dan mental lebih bermakna. Anda bisa juga ikut dalam progam kegiatan olahraga di tempat-tempat kebugaran kalau banyak duit. Tetapi kalau tidak punya duit banyak lakukan saja olahraga jalan kaki pagi sebagaimana sehat dengan reiki lakukan setiap hari mimimal 1 jam dengan jarak tempuh seperti contoh di atas. Jalan kaki tidak perlu mengeluarkan duit yang diperlukan kemauan kuat dan tidak malas.
5. Selalu berpikiran positif.
Arahkan emosi yang menggebu kepada hal yang positif dan mengendalikan stress kepada hal yang bermanfaat. Emosi dan stress yang positif diperlukan untuk menggairahkan semangat hidup dalam meraih cita-cita, kemajuan dan kesuksesan hidup. Mari bersahabat dengan emosi.Ingin tahu caranya baca ini ya?
6. Lakukan refreshing dan tidur cukup.
Upayakan tidur yang berkualitas dan selalu sediakan waktu untuk refreshing. Misalnya, setelah jenuh bekerja 2-5 jam istirahatlah sejenak. Pejamkan mata, tenangkan pikiran dan buatlah tubuh menjadi rileks. Kiatnya bisa Anda baca di sini. Bila dilakukan dengan benar dan teratur akan membuat tubuh kita menjadi segar lahir dan batin serta membangkitkan lagi semangat baru. Tidur berkualitas adalah tidur yang nyenyak meskipun hanya 2-4 jam atau beberapa menit. Ibarat mengisi batere yang sudah mulai lemah, tidur yang berkualitas tersebut akan membuat fisik, perasaan dan otak kembali lebih segar. Orang yang kurang tidur (berkualitas) akan mengalami pikiran kacau dan terganggu, pusing, sakit kepala serta hidupnya uring-uringan. Ingin bisa tidur nyenyak baca panduan ini ya?
7. Hindari rokok.
Baik perokok aktif maupun pasif harus mau menghindari ini.Give Up Smoking, please, stop merokok lalu berhenti pula minum alkohol dan obat-obatan psikotropika atau obat terlarang lainnya. Semua itu dapat merusak kesehatan dan mempercepat proses menjadi pikun dan sakit-sakitan.
Namun sekali lagi sehat berkat reiki mohon maaf kalau ada yang tersinggung dari
ajakan ini. Kalau tersinggung dengan ajakan ini jangan lanjutkan membaca tip sehat ini ya? Lebih baik Anda bersahabat dengan emosi dulu lalu baca kiatnya di sini.
8. Membina hubungan vertikal ibadah kepada Tuhan YME.
Di samping hubungan vertikal kepada Sang Khalik, hubungkan horizontal juga kepada sesama dan lingkungan secara baik, yaitu taat dan tekun melaksanakan ibadah dan doa kepada Tuhan YME agar dianugerahi umur yang penuh berkah/rahmat. Memperbanyak sahabat baik di kala suka maupun duka dengan sendirinya akan mampu membina hubungan silaturahmi yang buahnya akan membuat hidup tidak kesepian.
Kalau Anda bisa menjalankan delapan langkah sehat syukur mau menjadi sahabat hidup sehat dengan Reiki, Insya Allah berkah Tuhan akan selalu mengalir ke dalam diri Anda. Silakan praktekkan kebiasaan ini dan ambil manfaatnya saja ya?
Sumber: gaya hidup sehat diterjemahkan dan disunting oleh sehat dengan reiki.


Pagi tadi udara desaku tidak bersahabat. Mendung sudah menggelayut sejak dinihari. Matahari baru muncul sesekali diselingi saputan arak-arakan mendung tebal. Rasanya hari ini tidak cocok untuk aktivitas keluar rumah. Namun dengan kondisi mendung tebal sehat dengan reiki tetap melakukan aktivitas jalan kaki sambil menghirup bersihnya udara pagi.
Melalui jalan setapak menembus lebatnya kebun rambutan yang sedang berbuah, sehat dengan reiki terus mengayunkan langkah melewati perkampungan. Inilah route rutin yang biasa saya lewati. Kendatipun termasuk kawasan pinggiran kota Tangerang arus lalu lintas pedesaan ini tidak begitu padat. Maklum suasana masih seperti alam pedesaan.
Ketika melewati kawasan perumahan pemandangan yang tadinya indah berubah menjadi pemandangan semrawut. Apa yang semrawut itu kawan? Di gerbang pintu masuk kawasan perumahan itu di setiap kanan dan kiri jalan terpampang poster calon Legislatif yang dipasang sembarangan. Ada yang dipasang di pohon, di tiang listrik, telepon, tembok tempat ibadah, gardu listrik bahkan di tanggul kali yang melintasi kawasan perumahan itu.
Sungguh bagaikan tersihir mata ini melihat poster itu. Semua menjajikan perubahan ke arah yang lebih baik sebagaimana tertulis dalam spanduk dan poster itu. Semua pesan moral yang menjanjikan perubahan di obral oleh masing-masing Caleg itu. "Boleh-boleh saja, itu kan promosi," kata teman sekerja saya ketika menerima lembaran kalender 2009 berisi gambar Caleg yang dia terima melalui ketua Rt-nya.
Nah waktu tinggal 2 bulan lagi kearah perbaikan itu. Sudahkah Anda siap menerima perbaikan sebagaimana dijanjikan oleh para Caleg itu. Simak dan perhatikan saja poster gambar para Caleg itu. Semua mengekspresikan diri ingin berlomba-lomba menuju kesalehan sosial. Ini dibuktikan dengan redaksi di poster yang berbunyi :mengusung perbaikan kesejahteraan wong cilik, harga sembako diturunkan, perbaikan gizi manusia, sekolah bebas SPP, bebas biaya berobat di Puskesmas dan seabrek janji-janji manis lainnya.
Belum puas dengan janji itu Caleg juga menyertakan foto diri. Yang pria baik muda atau setengah tua bahkan tua selalu memakai peci, sorban yang mencitrakan bahwa dirinya di samping saleh sosial juga saleh vertikal dengan telah perginya ke Tanah Suci Mekah dengan embel-embel titel H, atau Hj. Caleg wanita pun sami mawon, dengan berkerudung memakai kebaya wajahnya dipoles menjadi ayu, tentunya dengan perangkat lunak Adobe Photoshop, wajah yang kelihatan biasa-biasa saja disulap menjadi kinclong.
Wajah-wajah caleg ini tersenyum menampakkan deretan giginya yang putih berseri-seri. Entah senyum kemenangan bila nantinya terpilih dan duduk di kursi legislatif atau senyum yang dipaksakan agar tampilan fotonya menjadi wah. Semuanya ada dalam poster yang sekarang ini terpasang memenuhi kawasan pedesaan, perkotaan bahkan pelabuhan dan fasilitas umum lainnya di seluruh pelosok Tanah Air Indonesia tercinta.
Waktu 2 bulan untuk pemilu Legislatif segera tiba. Anda semua pengunjung blogku tentunya sudah mengelus jago-jago Caleg yang ingin dipilih. Sudahkan Anda mantap dengan pilihan itu? Kalau Anda tanyakan kepada saya akan pilih siapa saat ini, saya jawab bahwa, "Saya ingin pilih Hidup Sehat dengan Reiki saja. Atau saya ingin pilih Hidup Sehat berkat Reiki atau saya ingin pilih Hidup Sehat bersama Reiki."
Itulah pilihan saya saat ini. Itu pula kata kunci saya untuk hidup sehat. Atau Anda sekalian akan memilih Caleg yang tidak bersih lingkungan yang memasang poster gambar dirinya di sembarang tempat sehingga mengganggu keindahan tempat? Kalau pilihan Caleg yang Anda tanyakan kepada saya, saya jawab, "Itu masih rahasia...Mas-Mbak?"
Foto Mandiri/Alian Nafiah Siregar dan Detik News/Irawulan.

Januari 2009 sudah 6 tahun saya mempraktekkan gaya hidup sehat ala reiki.Mulanya saya ragu apa benar Reiki bisa seketika menyembuhkan penyakit? Tapi keraguan saya sirna begitu menjadi Praktisi Reiki dan selalu mempraktekkan Reiki dalam kehidupan sehari-hari. Puji syukur kepada Tuhan YME bahwa atas perkenannya saya bisa memanage tubuh saya agar tetap bugar, sehat bahkan mempraktekkan Reiki untuk kebaikan sesama yang menderita gangguan kesehatan.
Memang dalam penyembuhan gaya Reiki pasien bisa seketika mendapatkan kesembuhan tapi ada kalanya melalui proses panjang untuk meraih kesembuhan atas penyakitnya. Kalau berobat ke dokter saja memerlukan kesabaran tentunya gaya penyembuhan ala Reiki juga dituntut kesabaran dari pasien yang diterapi, sebab harus kita ingat semua bahwa kesembuhan mutlak milik Tuhan dan kepada-Nya saja kita memohon.
Sebagai Praktisi Reiki ataupun pasien yang menderita penyakit, sebelum sesi penyaluran Reiki selalu dituntut kepasrahan total dalam sikap hidup kita sehari-hari bahkan harus selalu sama-sama bermohon kepada Tuhan YME agar berkenan memberikan kesembuhan kepada pasien yang tengah diterapi. Dengan cara itu kita sebagai manusia hidup yang sarat dengan permasalahan hidup bisa menghadapi setiap masalah dengan sikap pasrah total, sabar dan selalu baik sangka kepada Tuhan.
Tentunya sobat ngeblogku pada bertanya," Wah saudara sehat dengan reiki tak kena sakit dan selalu sehat setiap saat? Bukan begitu sobatku." Peluang sakit tetap ada jika kita malas melakukan self healing. Setelah menjadi Praktisi Reiki memang dianjurkan dengan kesadaran sendiri untuk rajin melakukan penyaluran energi Reiki untuk diri sendiri minimal 55 menit setiap sesi keseluruh bagian tubuh kita.
"Jangan malas berolahraga dan lakukanlah pola hidup sehat dengan menjauhi makanan berlemak, penuh santan, asap rokok bahkan merokok." saran Dr. Maryono ahli penyakit jantung dari Rumah Sakit Pertamina dalam talk show gaya hidup sehat ala Radio Sonora Jakarta. Bahkan dengan selalu berolahraga maka diharapkan aktivitas sehat ini akan membakar lemak tubuh yang berlebihan dan dibuang dalam bentuk keringat sehingga tubuh tidak menjadi gemuk.
Tidak cukup disitu saja. Sebagai Praktisi Reiki dengan sering melakukan healing kepada orang lain baik jarak dekat (tatap muka) atau jarak jauh akan semakin bersih jalur energi dalam tubuh sehingga kesehatan akan didapat dengan mudahnya. Kuncinya jangan malas melakukan self healing, patuhi nasehat dokter dan tetap positive thinking. "Praktisi Reiki bukan orang sakti, bila malas melakukan praktek Reiki bisa juga kena penyakit lagi," timpal sahabat karibku dalam komunitas Reiki Jakarta.
Nah itulah gaya hidup sehat dengan Reiki yang saya praktekkan sekarang ini. Pagi hari sebelum ngantor (kecuali aku ngantor pagi) aku biasakan diri sehabis sholat Subuh masih di ruang ibadah melakukan olah jiwa meditasi 20 menit untuk perenungan diri kepada Tuhan atas anugerahnya kepada saya dan keluarga khususnya kesehatan tubuh. Dalam meditasi ini sebut saja nama "Tuhan" dalam setiap hembusan nafas yang kita hirup dan buang dan ketika sudah masuk alam bawah sadar (gelombang otak delta) segera afirmasi,...saya sehat, organ tubuhku semua sehat...keluargaku...teman-temanku...tetanggaku...semua sehat...sehat, Amin.
Lakukan self talk ke dalam alam bawah sadar ini berulang-ulang sambil memperhatikan keluar masuknya nafas melalui hidung. Dengan mata terpejam biarkan tubuh, pikiran, spirit kita bekerja bersama-sama untuk menyatu dengan getaran energi alam semesta yang masuk ke tubuh melalui Chakra Mahkota kita. Terus rasakan getaran ini yang semakin lama semakin halus hingga tak berasa sama sekali. Selesai meditasi ini ucapkan syukur sekali lagi kepada Tuhan atas berkatnya untuk hari ini serta hari kemaren saja.
Selesai olah jiwa ini sambil mendengarkan Spirit of Life (ceramah agama) saya melakukan self healing dengan Reiki. Tepat ketika matahari mulai muncul ayunkan langkah untuk olah raga jalan kaki sejauh 4-5 km selama 1 jam saja. Dengan melewati jalan setapak yang ditumbuhi pohon rindang sambil berjalan kaki kita hirup energi pohon-pohon yang tegak di kanan kiri jalan. Menghirup energi pohon yang daunnya hijau rindang merupakan cara menyerap unsur alam semesta untuk kesehatan. Bukankah hijau daun baik juga untuk kesehatan mata?
Setelah itu lakukan kegiatan kantor atau ngeblog (kalau ada ide posting). Sore hari menjelang Maghrib melakukan progam penyaluran Reiki jarak jauh kepada kerabat, kenalan yang memerlukan pertolongan termasuk kepada semua pasien di rumah sakit-rumah sakit yang tidak saya kenal. Energi Reiki saya progam agar bekerja ketika semua pasien yang ada dalam daftar penyaluran energi mendapatkan Reiki waktu mulai berbaring tidur.
Nah malam hari tepat pukul 22 s/d 22.30 bersama komunitas Reiki tempat aku bergabung menjadi praktisi Reiki mulai kembali menyalurkan Reiki untuk kebaikan sesama. Cukup 30 menit saja kegiatan ini. Melalui pertemanan komunitas Reiki inilah kesempatan untuk mempraktekkan Reiki lebih intensif lagi dengan satu tujuan membantu sesama tanpa diminta atau diminta agar menjadi terus sehat dengan reiki.
Nah saya berharap sekaligus berdoa kepada Tuhan YME agar teman ngeblogku yang sudah sudi berkunjung di blog ini di tahun 2009 selalu dalam keadaan sehat, bisa memacu diri sendiri untuk dapat hidup sehat syukur mau hidup sehat dengan reiki. Anda tertarik belajar Reiki? ini dia tempatnya. Atau kunjungi temanku yang lain di sini atau di situ. Saya sudah mendapatkan kebugaran sehat dengan reiki kini Anda semuanya tentu lebih bisa lagi....lebih bisa lagi. Ayo apa lagi yang dicari dalam hidup ini selain berkah sehat dari Yang Maha Kuasa.
Gambar kanan atas sikap meditasi yang gampang dipraktekkan baik oleh praktisi Reiki atau non praktisi Reiki.
