ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label nenek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nenek. Tampilkan semua postingan

ELENA GRIFFING SENANG BEKERJA TERUS DAN TAK INGIN PENSIUN.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 21 Agustus 2016 0 komentar

Bicara tentang loyalitas, coba kalahkan nenek satu ini. Elena Griffing ( 90 ) awal pekan ini memperingati 70 tahun bekerja pada Sutter Health Alta Bates Summit Medical Center, rumah sakit di San Francisco Bay Area.  Pihak rumah sakit yang menyiapkan pesta untuk Griffing, tetapi bagi perempuan yang bertugas sebagi penghubung dengan pasien ini, setiap hari dia bekerja adalah pesta. Maksudnya bagaimana nek ?
 
Nenek Elena mengatakan, " Aku tak sabar untuk bekerja setiap pagi. Ini adalah rumah sakitku, asalkan demi kepentingan pasien, aku akan bekerja, " ujarnya.

Read More..

NENEK YOSHIKO FUJINO DAPAT MOMONGAN BARU.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 13 Juni 2016 0 komentar

Seorang manula di Fukaya, Prefektur Saitama, Jepang, pekan lalu mendapatkan anggota keluarga baru seekor burung gereja. Yoshiko Fujino, warga Fukaya, menuturkan, dia pertama kali melihat burung gereja yang kemudian diberi nama Pee Chan itu pada November lalu. Burung gereja itu dia dapatkan saat dirinya sedang bertugas memandu lalu lintas di dekat sekolah lokal.

Read More..

UANG SIMPANAN MILIK CAI HOU DIMAKAN RAYAP.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 10 November 2014 0 komentar

Seorang perempuan berusia 70 tahun di Jinjiang, Provinsi Fujian, Tiongkok, miskin mendadak. Uang kertas simpanannya senilai 10.000 yuan atau Rp 19 juta di laci lemari habis dimakan rayap. Uang kertas itu dia simpan selama delapan tahun dan tak pernah dibuka apalagi ditengoknya. Akibatnya rayap pun datang dan memakan duit hasil kerja kerasnya.

Awal pekan lalu, perempuan itu mendadak ingat akan uang simpanannya itu dan ingin mengambilnya untuk suatu keperluan. Cai Hou nama perempuan itu lalu membuka laci tempat uangnya disimpan. Ia kaget melihat rayap menggerogoti uangnya.

Read More..

NENEK PREMLATA MELUMPUHKAN DUA PENCURI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 08 September 2014 0 komentar

Nenek sepuh pada umumnya fisiknya sudah lemah. Gerakan tubuhnya lamban jika dipakai berjalan entah hanya sekedar menyiram tanaman atau menyapu halaman rumah. Namun dibalik lemah fisiknya, spirit nenek sepuh tetap ada untuk melawan kemalasan karena usia lanjut.

Karena itulah jika kepepet spirit nenek bisa muncul untuk melawan gangguan yang datang dari lingkungan. Dengan kata lain jangan pernah meremehkan nenek. Meski sudah sepuh dalam usia 85 tahun, Premlata mampu melumpuhkan dua pencuri yang berupaya menjarah rumahnya di Ratlam, India.

Read More..

NENEK PIKUN MENUKAR BARANGNYA.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Selasa, 26 Maret 2013 0 komentar

Namanya nenek pikun segala sesuatu pasti ada yang salah. Misalnya memegang panci dia bilang memegang piring. Begitu ditanya cucunya, " Sudah makan belum, Nek ", dia menjawab belum, padahal nenek itu sejam yang lalu baru selesai makan siang. Karena sudah pikun kesalahan sekecil apapun bisa dimaklumi dan sang cucu pun maklum adanya.

Kalau kesalahan membawa barang kecil misalnya memegang jarum dibilang lidi hal biasa, akan tetapi kesalahan membawa barang besar itu baru luar biasa. Bagi nenek energik yang diusia sepuh masih bisa mengendarai mobil dengan lincahnya tentu sangat mengagumkan. Itulah yang terjadi pada nenek usia 80 tahun yang dengan beraninya tanpa merasa bersalah, telah melarikan mobil milik orang lain yang sedang diparkir di sebuah toko di Olofstrom Swedia.

Read More..

JARUM JAHIT ADA DALAM SEPOTONG ROTI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 11 Agustus 2012 0 komentar

Setiap orang yang mempunyai baju jika sudah ada yang robek jahitannya tentu akan mencari jarum untuk membetulkan robekan baju itu. Jarum yang ujungnya berlubang dimasuki seutas benang, lalu ditarik pelan-pelan agar benang itu lurus dan bersama jarum siap dimasukkan ke robekan baju. Begitulah saya melihat nenek  almarhum dulu, saat dia sedang menjahit baju robek sambil mengunyah tembakau dan sirih yang di Jawa sana disebut dengan istilah nginang.

Tentu saja jarum jahit itu begitu selesai digunakan lalu dimasukkan ke kotak penyimpanan agar tidak tercecer di tanah. Sebab jika tercecer di atas tanah alias jobin, kaki pun akan tertusuk jarum dan merasakan sakit karena kulit kaki tersayat ujung jarum. Itulah perlunya memperhatikan akhir pekerjaan dengan teliti agar benda berbahaya seperti jarum itu tidak tercecer di sembarang tempat, maka memasukkan jarum ke kotak secepatnya, adalah langkah pertama menuju kehati-hatian agar tidak mencelakai diri sendiri atau orang lain.

Read More..

USIA BOLEH SENJA TETAPI SEMANGAT MEMBATIK TERUS JALAN.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 15 Oktober 2010 0 komentar

Batik tulis sebagai peninggalan nenek moyang Indonesia ternyata membutuhkan kesabaran tersendiri dalam proses produksi. Seiring dengan perkembangan seni batik tulis banyak pembatik muda bermunculan di sentra industri batik, utamanya Solo, Jogja, Pekalongan, Banyumas, Indramayu, Cirebon dan Lasem. Namun ternyata bukan kota itu saja sentra batik berproduksi. Adalah Tuban kota pesisir di Jawa Timur juga tak mau kalah dalam produksi batik tulis. Di sini pembatik muda berkarya bersama pembatik tua yang masih tekun membuat batik tulis gaya Tuban.



Di sentra batik Tuban inilah Mbah Kasni seorang nenek berusia lebih dari 70 tahun masih berkarya menggoreskan cantingnya ke kain mori putih yang kelak akan menjadi kain batik corak pesisir Tuban. Mbah Kasni ternyata masih mampu berkarya membatik meski usianya sudah senja. Selain pekerjaan ini bisa menopang kebutuhan keluarga sehari-hari, membatik juga membutuhkan keuletan dan kesabaran sendiri. Bagaimana Mbah Kasni membatik, tim liputan televisi Jawa Timur yang diawaki Heri Setiawan baru-baru ini berkunjung ke bengkel kerjanya dan menyajikannya dalam segmen asli Indonesia berikut ini.



Mbah Kasni meski usianya sudah mulai uzur, namun semangat bekerjanya sungguh luar biasa, bahkan mengalahkan pembatik wanita yang masih remaja. Sekalipun rambutnya sudah beruban dan tenaga membatik sudah mulai berkurang, namun kemauannya membatik dan hasil karyanya membatik mampu mengalahkan para pembatik muda di desanya. Pembatik asal Desa Sumurgung, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban ini membatik sejak usia lima belas tahun.


Membatik menggunakan canting biasanya dikerjakan oleh pembatik wanita. Canting berisi malam cair panas digoreskan ke kain mengikuti pola yang telah digambar dengan pensil.

Batik merupakan seni melukis yang dilakukan di atas kain. Dalam pengerjaannya, pembatik menggunakan lilin atau malam untuk mendapatkan ragam hias atau pola di atas kain yang dibatik dengan menggunakan alat yang dinamakan canting. Secara etimologi, batik berasal dari bahasa Jawa yaitu “amba” yang berarti menulis dan “tik” yang berarti menitik.


Awalnya ia hanya melihat-lihat orang tuanya yang sering membatik. Lewat pengamatan itulah mulailah Mbah Kasni muda mencoba meniru menggerakkan canting pada sehelai kain putih, mengikuti pola pergerakan canting yang diajarkan orang tuanya. Dari berani mencoba membatik akhirnya pekerjaan inilah yang ditekuninya hingga sekarang ini. Sudah tidak terhitung lagi berapa hasil kain batik tulis yang telah dia buat.



Selain membatik meniru pola batik ciptaan orang lain, Mbah Kasni juga menciptakan motif batik lain seperti motif macanan, jeluran, putihan, salakan dan lain sebagainya. Sekalipun sampai usia senja hanya sebagai pembatik yang bekerja untuk pengusaha batik, Mbah Kasni tidak berkecil hati untuk pekerjaan ini. Baginya ia sudah puas menjadi buruh batik dengan upah sangat kecil untuk ukuran ekonomi desanya. "Rejeki tidak akan kemana-mana dan Tuhan sudah mengatur jalannya untuk mendapatkan rejeki, " katanya. Dengan membatik sudah merupakan kepuasan bathin sendiri.


Walaupun sudah tua tapi nenek masih tetap produktif, ia membatik ( batik tulis, menggunakan malam/lilin khusus untuk membatik yang dipanaskan ) walaupun uang yang didapat tidak seberapa tapi nenek tetap membatik seharian penuh bahkan kadang kerja lembur di malam harinya.


Sekalipun batik sudah diakui dunia sebagai warisan adiluhung peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia, Mbah Kasni merasakan keprihatinan mendalam jika waktunya telah tiba pulang ke Hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, tak seorang pun anak-anak ataupun cucunya mau meneruskan keahlian membatik ini. Dengan kata lain anak dan cucunya tidak mau bekerja sebagai pembatik, tetapi lebih memilih bekerja di bidang lain yang mampu menghasilkan lebih banyak uang. Apalagi membatik dianggap sebagai pekerjaan yang membutuhkan kesabaran dan keuletan yang tidak semua anak muda mau melakukannya.



Di tengah kemajuan zaman teknologi informasi dimana akses informasi mudah didapatkan setiap orang, ternyata Mbah Kasni tetap tekun membatik di tengah serbuan batik printing yang diproduksi masal oleh pengusaha batik printing. Ia terus berkarya dengan sisa-sisa tenaga sepuhnya. Sepertinya dia ingin mewarisi dan sekaligus melestarikan seni budaya asli Indonesia ini. Dia tidak rela bila karya seni batik ini diambil atau diakui oleh bangsa lain sebagi hak ciptanya. Mbah Kasni tidak rela...untuk itulah ia akan terus menggoreskan canting ke motif kain batik sampai ia tidak mampu lagi membatik.



Ilustrasi Gambar : uni haruni wordpress.com dan agilini.us ( batik rakyat buatan nenek ).

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.