Angkatan laut Kolombia berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kokain dengan menggunakan kapal selam, Kamis 03/03/11 lalu. Kapal selam yang mampu mengangkut 7 ton kokain ditemukan di Kolombia selatan dekat perbatasan dengan Ekuador.
Angkatan laut Kolombia menyerbu sebuah kamp kelompok narkoba tersebut di kawasan hutan propinsi Tumaco, dimana kartel narkoba memproduksi berbagai jenis narkotika termasuk kokain. Saat penggerebekan tentara menemukan berbagai peralatan dan bahan pembuatan kokain serta sejumlah senjata.
Selain itu tentara juga menemukan sebuah kapal selam berukuran panjang 18 meter dan lebar 3 meter yang diduga akan digunakan oleh kartel narkoba untuk menyelundupkan obat terlarang ke luar negeri. Dalam penyerbuan tersebut, pasukan angkatan laut tidak menghadapi perlawanan dari geng narkoba. Diduga mereka telah mengetahui adanya operasi militer dan melarikan diri ke dalam hutan.
Menurut komandan angkatan laut, Hernando Wills mengatakan kamp kartel narkoba bisa menampung lebih dari 20 orang dan memiliki lebih dari 200 kilogram material untuk pembuatan kokain. Dalam beberapa tahun terakhir pemerintah Kolombia melancarkan operasi militer untuk memberantas geng narkoba tetapi selalu muncul geng narkoba baru. Operasi yang dilancarkan sejak tahun 1993 telah menewaskan ratusan anggota geng narkoba.
Sumber : Latin/Colombia in Drugs Submersible.
Read More..Para kartel narkoba di Amerika Selatan dan Tengah telah mencoba berbagai cara untuk menyelundupkan kokain dari Kolombia ke Amerika Serikat. Pesawat-pesawat kecil digunakan sebagai alat penyelundupan pada era 1970 - an dan kemudian di tahun 1980 mulai menggunakan perahu-perahu motor sebagai sarana penyelundupan.
Di era tahun 1990 di saat teknologi radar yang digunakan polisi dan militer semakin canggih, para penyelundup memutar otak dan menciptakan kendaraan yang dapat ditenggelamkan di bawah air, dan kemudian ditarik dengan kapal-kapal ikan. Cara ini dipakai karena kendaraan ini tidak bisa terdeteksi oleh radar maupun sonar.
Sebagaimana dilansir Situs GeoWeek yang diulas Kompas Minggu menyatakan, fenomena ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan para kartel telah memasuki tahap baru yang lebih canggih. Awal tahun ini misalnya, polisi Ekuador menangkap kapal selam yang mampu menyelam sampai 2o meter di bawah permukaan laut. Kapal itu disergap di San Lorenzo, sebuah kota di perbatasan Kolombia.
Kapal selam yang panjangnya 30 meter itu ditangkap sebelum sempat diberangkatkan dari lokasi penyelundupan. Terbuat dari kaca serat ( fiberglass ), kapal selam ini bisa mengangkut 10 ton kokain dilengkapi dengan periskop, kamar untuk enam awak kapal dan sistem udara berpedingin. Sampai saat ini sudah sekitar 50 kapal selam canggih ataupun semi kapal selam yang ditangkap sejak tahun 2006.
Rawa bakau dan sungai yang ada di sepanjang pesisir Kolombia dan Ekuador memberikan perlingdungan alami bagi pengoperasian kapal-kapal penyelundup ini. Itu sebabnya instansi-instansi penanggulangan narkoba saat ini sangat membutuhkan teknologi pengawasan yang lebih canggih.
Sumber : GeoWeek.
Read More..

