
Dua anak kembar di daerah pedalaman Chifeng China bernama Zhuang Hongguan dan Zhuang Huiquan menderita penyakit ankylosing sporidylitis atau penyakit tulang belakang yang serius pada usia 4 tahun. Zhuang Hongguan dapat disembuhkan oleh dokter, namun adiknya Zhuang Huiquan mengalami kelumpuhan. Merasa iba terhadap kondisi Zhuang Huiquan, Zhuang Hongguan rela menggendong adiknya ke sekolah setiap hari selama delapan tahun hingga saat ia masuk perguruan tinggi.
Zhuang Honggouan dan Zhuang Huiquan adalah anak kembar dari keluarga petani yang tinggal di daerah pedalaman Chifeng masuk wilayah Mongolia. Saat usia empat tahun keduanya menderita penyakit tulang belakang. Berbagai upaya pengobatan telah ditempuh orang tua anak kembar ini. Seluruh tabungannya telah habis untuk membiayai perawatan medis di rumah sakit kota tersebut.
Akhirnya Zhuang Hongguan mendapatkan kesembuhan dan bisa sekolah lagi, namun adiknya malah menderita kelumpuhan saat berusia 9 tahun. Meski lumpuh Huiquan tidak kehilangan semangat tinggi untuk belajar. Dengan digendong sang kakak Zhuang Hongguan, Huiquan tetap belajar kendatipun jarak ke sekolah dari rumahnya cukup jauh. Dengan sabar Hongguan menggendong adiknya setiap hari pergi ke sekolah.
Tahun berlalu berganti tahun hingga kedua saudara kembar ini masuk perguruan tinggi. Di samping kuliah, Hongguan juga bekerja dan mengumpulkan uang untuk saatnya nanti membiayai operasi kaki adiknya yang lumpuh agar dapat berjalan kembali. Rumah sakit Chifeng telah menyatakan kesediaan untuk mengoperasi kaki Huiquan dengan biaya 300.000 yuan.
Sumber : Reuters/Asia/China in Devoted Brothers.
Read More..Masih di Perancis yang sampai hari ini masih dilanda aksi unjuk rasa, ternyata berdampak kepada lumpuhnya berbagai aktifitas umum di Perancis karena aksi mogok kerja yang dilakukan para pekerja. Dampaknya Rabu ( 20/10 ) lalu lebih dari separuh maskapai penerbangan domestik dilaporkan juga membatalkan penerbangan yang sudah terjadwal di sejumlah bandara. Akibatnya ratusan penumpang pesawat di bandara utama Perancis, Charles De Gaulle hari itu dibuat stress dan cemas akibat pembatalan sejumlah penerbangan domestik di bandara tersebut.
Lebih dari separuh maskapai penerbangan domestik Perancis telah memberitahukan kepada otoritas berwenang mengenai pembatalan jadwal penerbangan dengan alasan karyawannya hari itu ikut unjukrasa menentang RUU tentang perpanjangan masa pensiun pekerja. Aksi unjukrasa serikat pekerja Perancis beranggotakan pegawai negeri serta buruh swasta Perancis.
Mereka melakukan mogok kerja yang sudah berlangsung hampir satu bulan ini dan dampaknya sungguh luar biasa dimana berbagai aktifitas umum termasuk perjalanan kereta api dan pesawat udara berhenti beroperasi karena karyawannya ikut demonstrasi. Aktifitas di bandara udara Charles De Gaull juga lumpuh karena adanya blokade jalan menuju bandara, juga karena pekerja di sektor BBM menolak bekerja sehingga pasokan BBM ke bandara terhenti.
Salah seorang penumpang pesawat domestik mengatakan dirinya sangat terpukul dengan adanya pembatalan penerbangan. Padahal untuk tiba di bandara pun harus berjuang keras melewati blokade masa pengunjuk rasa yang semakin banyak saja jumlahnya. Para pekerja BBM sebelumnya juga telah menutup 10 dari 12 kilang minyak di Perancis, sehingga berimbas pada pasokan BBM ke bandara internasional ini.
Akibatnya stasiun BBM di bandara sempat kehabisan stok dan menunda sejumlah penerbangan. Menteri Keuangan Perancis Christine Lagarde mengatakan dari tiga ribu stasiun SPBU hanya 230 SPBU yang kehabisan stoks BBM. Menteri Keuangan yakin bahwa pemerintah Perancis mampu menjamin stok BBM aman untuk beberapa minggu ke depan.
Sumber : Reuters/ France-Airports lamp.
Read More..