Dr
Marta Mirazon Lahr ( kanan ) dan Justus Edung berada di lahan ekskavasi
kerangka perempuan dalam endapan laguna, 30 kilometer barat Danau
Turkana, Kenya, Rabu ( 2o/1 ). Miturut ilmuwan temuan kerangka itu bukti
tertua dampak peperangan antarmanusia, fosil sekelompok orang yang
dibantai menggunakan berbagai jenis alat perang. Pembantaian itu sekitar
10.000 tahun lalu.
Read More..
Tampilkan postingan dengan label fosil manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fosil manusia. Tampilkan semua postingan
Kepadatan
tulang manusia menurun seiring aktivitas fisik yang kian berkurang.
Manusia modern yang tinggal menetap memiliki kepadatan tulang lebih
rendah dibandingkan manusia yang hidup di zaman berburu dan meramu.
Sebagaimana dikutip livescience.com, Selasa ( 23/12 ), kurator the
American Museum of Natural History, New York, Brian Richmond,
mengatakan, kepadatan sendi pada manusia modern lebih rendah
dibandingkan manusia pendahulunya.
Read More..
