ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label bangunan bersejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bangunan bersejarah. Tampilkan semua postingan

PABRIK ES SARIPETOJO SOLO TINGGAL KENANGAN.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 22 September 2011 0 komentar

Bulan puasa kali ini udara kota Solo masih cukup cerah. Matahari begitu terik menyinari kota budaya yang masih sarat dengan peninggalan budaya yang perlu dilestarikan. Namun sesekali udara cerah itu juga sering diselimuti mendung kendatipun tidak sampai menurunkan air hujan. Jika hujan telah datang boleh jadi udara bersih akan sedikit membuat tumbuh-tumbuhan menjadi segar.



Hujan yang diharapkan turun boleh jadi tertunda hingga lebaran minggu mendatang, akan tetapi hujan kesedihan boleh jadi sedang menimpa sebuah bangunan bersejarah yang kini sedang dirobohkan. Bangunan bersejarah Pabrik Es Saripetojo Solo menurut Kompas edisi 21/8/11 mewartakan, saat ini bangunan pabrik sedang dirobohkan oleh alat-alat berat yang boleh jadi akan menyisakan puing-puing bangunan. Sangat disayangkan jika bangunan bersejarah akhirnya hilang dan tinggal kenangan bagi warga kota Solo yang sudah tidak memiliki bangunan pabrik Es Saripetojo lagi.



Pabrik Es Saripetojo I yang terletak di Jalan Slamet Riyadi berseberangan dengan bangunan Stasiun Kereta Api Purwosari memang mempunyai sejarah akan keberadaan sebuah pabrik es di kota Solo. Bangunan pabrik yang berdiri pada 1888 dengan nama Soloche Ist Wastahoppy dan pernah direnovasi pada tahun 1953 karena terbakar, saat ini tinggal menyisakan kenangan saja. Sejumlah alat berat saat ini tengah merobohkannya dan konon di bekas pabrik Es Saripetojo ini kelak akan didirikan sebuah mall.


Bangunan bekas pabrik Es Saripetojo di Purwosari Solo. Foto : SoloPos/Agoes Rudianto


Lahan pabrik es seluas 12.500 meter persegi di masa jayanya pada tahun 1985 - 1990 dalam sehari produksi mampu menjual 90 ton es berbentuk balok. Masing-masing balok es memiliki berat setengah kwintal alias 50 kilogram. Produksi es sempat dipasarkan jauh sampai Surabaya, Pacitan, Madiun, Purwodadi dan Salatiga. Karena besarnya permintaan konsumen, maka dalam sehari kerja pabrik ini memperkerjakan karyawan dalam tiga shif kerja. Hanya karena kondisi keuangan perusahaaan yang terus merugi, membuat operasional Es Saripetojo terpaksa dihentikan.



Warga Solo yang masih peduli dengan bangunan warisan sejarah tentu saja menolak rencana pendirian mall di bekas lahan pabrik es Saripetojo. Namun sayang pabrik telah dirobohkan. Peralatan mesin pembuat es telah dilepas dari tempatnya menyusul tandon air sebagai bahan baku pembuat es yang telah dihancurkan lebih dulu sebagai akses alat berat masuk kawasan pabrik.



Jika Anda sempat datang ke kota Solo dengan menggunakan kereta api, begitu kereta melintas di stasiun kereta api Purwosari, Anda bisa melihat bekas bangunan pabrik es tersebut lewat jendela gerbong yang Anda naiki. Sayang bangunan pabrik es megah itu tinggal cerita saja. Yang ada tinggal kenangan bagi warga Solo bahwa di saat awal kemerdekaan republik ini, Solo pernah mempunyai pabrik es yang besar di jamannya.

Read More..

PERMEN KARET DI HARI MINGGU

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 14 Februari 2009 2 komentar





Duapuluh tahun silam anak pertamaku mengajak jalan-jalan ke Mal di Bilangan Blog M pas hari Minggu seperti saat ini. Sehat dengan reiki saat itu sedang menyelesaikan pengetikan makalah untuk persiapan seminar kuliah Senin esoknya. Dalam kesempatan di hari libur kerja dan kuliah seperti hari Minggu ini akhirnya kami keluarga sehat dengan reiki berangkat ke Blok M. Ini namanya sayang anak bukan?

Sambil menyaksikan kegembiraan anak saya berlari ke sana ke mari bersama teman sebaya di arena permainan anak-anak, seorang penjual minuman lewat dan menawarkan dagangannya. Yang dipilih anak saya bukan minuman atau makanan untuk dibeli tetapi permen karet. Memang di tahun 1989 permen karet menjadi permen kegemaran bagi orang tua maupun anak-anak. Di samping rasanya manis, kenyal dan enak berlama-lama dikulum, permen karet ini bisa menghilangkan rasa dahaga untuk sementara waktu.

Kami juga melihat pasangan suami istri sama-sama mengunyah permen karet di mal ini. Namun sayang ketika permen karet habis rasa manisnya, permen itu dibuang begitu saja sembarangan. Tak terkecuali anak saya melakukan yang sama, membuang permen karet ke lantai. Sebagai orang tua yang sadar arti kebersihan lingkungan, saya pungut permen karet ini dan segera memasukkan ke tong sampah di mal itu. Begitulah kelakuan anak kecil saya waktu itu. Satu minggu berikutnya saya mengunjungi Candi Borobudur untuk meliput shooting film Cerita Untuk Anak Televisi berjudul Hamid dan Halimah.

Di pelataran Candi Agung Borobudur antara selasar tingkat satu dan dua candi ini terdapat lorong yang dibatasi oleh dinding batu. Namun apa yang terjadi kawan? Batu Candi yang tidak bisa berbicara dan diam membisu ini tidak bereaksi ketika beberapa anak sekolah menempelkan sisa permen karet yang habis dikulum ke dindingnya. Tampak sisa permen karet warna putih menempel di dinding batu yang terdapat lukisan ornamen perahu pinisi, pisowanan agung dan seekor gajah.

Kalau kita gemas dengan perilaku anak sendiri dan anak sekolah yang membuang sisa permen karet sembarangan, bagaimana halnya dengan pemerintah Meksiko yang ketika Candi Borobudur direnovasi telah memberikan bantuan pemugaran dengan mengirimkan ahli purbakala ke Indonesia, juga kesal dengan permen karet ini. Mari kita tengok kekesalan Pemerintah Meksiko terhadap permen karet ini.

Permen karet ternyata telah menjadi musuh di sebagian kota-kota besar dan kecil di dunia. Namun di Meksiko, pemerintah telah menyiapkan tim khusus dan mesin canggih teknologi Eropa untuk memerangi permen karet. Permen karet telah menjadi masalah besar di kota Meksiko. Terlebih membuang bekas permen karet ke tong sampah bukanlah kebiasaan warga di daerah ini.

Setelah permen karet di kunyah banyak yang membuangnya di sembarang tempat, terutama di fasilitas umum seperti bangku taman, kursi bus atau menempelkannya di dinding. Bahkan pejalan kaki tanpa sadar menginjak permen karet yang dibuang begitu saja di trotoar. Untuk itu pemerintah kota Meksiko menyatakan perang terhadap permen karet.

Terhitung 1 Pebruari 2009 lalu, jutaan permen karet yang dibuang di jalan dibersihkan oleh tim khusus yang terdiri 20 pekerja kebersihan lengkap dengan 10 mesin khusus yang canggih. Target mereka yakni mampu membersihkan sekitar 120 ribu permen karet yang telah dikunyah dalam waktu 8 hari. Ricardo Jaral Direktur Pelayanan dan Perawatan Kota Meksiko mengatakan, "Membersihkan permen karet ini penting bagi kesehatan dan melindungi bangunan serta jalan yang bernilai sejarah," katanya.

Para pekerja kebersihan baik pria atau wanita ini dibantu mesin teknologi Jerman dan Belanda bernama "pembasmi permen karet" seharga 55 juta rupiah atau setara 5 ribu dolar perbuahnya. Alat ini mampu membersihkan trotoar, bangku taman, bangunan bersejarah maupun benda-benda lainnya dari permen karet yang lengket tanpa merusak bangunan yang sedang dibersihkan.

Kalau pemerintah Meksiko sama-sama melawan permen karet dan berusaha membasminya, apakah kita juga perlu melakukan hal yang sama? Sehat dengan reiki pun berusaha melakukan hal sama dan yakin pengunjung blogku ini pun berbuat sama untuk tidak membuang sisa permen karet di sembarangan tempat. Sudahkan Anda sadar untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan? Sehat dengan reiki melaporkan untuk sekolah internet.

Sumber Reuters 10/2/09: disunting dan diterjemahkan by sehat dengan reiki.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.