ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label candi borobudur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label candi borobudur. Tampilkan semua postingan

ENERGI SELALU MENGIKUTI PIKIRAN MANUSIA.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 01 Juli 2011 0 komentar


Mati lampu itulah kalimat yang sering sehat dengan reiki dengar lewat pembicaraan teman-teman di kantor akhir-akhir ini. Kondisi mati lampu pula yang sehat dengan reiki alami di rumah dua hari lalu, maka postingan artikel ini pun jadi tersendat diselesaikan. Lilin pun dinyalakan untuk penerangan rumah menggantikan lampu listrik yang mati sejak Magrib. Mati lampu telah membuat aktivitas manusia modern yang menggantungkan hidupnya dengan listrik jadi mandul. Listrik sebagai hasil budi daya manusia modern pun ternyata kehadirannya sangat membantu namun jika mati lampu listrik di malam hari alam akan gelap gulita.



Dengan mati lampu di malam hari maka hanya keheningan malam saja dapat kita nikmati khususnya di daerah pedesaan dan pegunungan. Syukur kalau mati lampu di malam hari terjadi pas saatnya bulan purnama penuh malam ke-15. Pemandangan jadi indah dan kita bisa melihat kunang-kunang berterbangan di antara tanaman padi di sawah dan kilauan cahaya rembulan menjadi saksi kesahduan umat manusia melewatkan istirahat malamnya.



Mati lampu menjadikan kita berandai-andai tentang kehidupan jaman dulu sebelum listrik diketemukan. Boleh saja pikiran kita melayang jauh mundur masuk ke jaman Majapahit atau Demak bahkan Pajang. Tentu saja masyarakat di jaman itu telah menggunakan pelita sebagai alat penerangan bahkan obor pun menjadi saksi penerangan di malam hari tatkala sang surya telah tenggelam. Bumi jadi gelap gulita. Minyak jarak atau minyak kelapa dari hasil parutan buah kelapa bahkan kayu bakar dimanfaatkan untuk penerangan di malam hari. Teknologi pembuatan minyak masih sangat sederhana tapi toh masyarakat jaman itu telah mampu membuat minyak sebagai penerangan.



Lalu pikiran kita membayangkan kejadian di zaman Kerajaan Majapahit ketika penerangan listrik belum ada. Saat kita datang ke situs Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan pikiran kita bisa melayang mundur ke jaman itu kendatipun tubuh dan jiwa kita saat ini tengah berada di bekas reruntuhan keraton itu. Atau saat kita sedang berada di pelataran Candi Borobudur di hari Minggu yang cerah pikiran kita pun bisa melayang jauh ke masa lalu membayangkan tengah bergabung dengan rakyat dari Dinasti Syailendra yang saat itu sedang bekerja membangun Candi Agung ini.



Mengapa pikiran kita bisa mundur ke masa lalu dan membayangkan kejadian masa lalu sekalipun kita belum dilahirkan di bumi ini? Boleh jadi itulah peranan energi dari pikiran kita. Dalam belajar Reiki memang hal itu dimungkinkan terjadi. Mengingat salah satu sifat reiki yaitu reiki tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Reiki dapat kita kirimkan ke suatu tempat yang sangat jauh dan reiki bekerja di waktu akan datang dalam kehidupan pasien atau ke suatu tempat yang pernah dipakai manusia di masa lalu yang menimbulkan traumatis psikologis berkepanjangan.



Traumatis psikologis yang dialami oleh si penderita di masa lalu bisa disembuhkan oleh reiki atas izin Allah SWT. Misalnya korban bencana Tsunami Aceh atau korban gempa bumi di belahan bumi mana pun. Atau korban banjir bandang di suatu tempat sehingga menyengsarakan penduduk yang kebanjiran. Akibat pengalaman traumatis ini yang bersangkutan menjadi kehilangan pegangan dalam hidup ini dan rasanya hidup penuh ketidakpastian dan kesengsaraan. Dengan memprogam penyaluran reiki ke masa lalu ketika peristiwa traumatis tadi tengah terjadi kepada si penderita, trauma yang timbul dari peristiwa di masa lalu dapat dihilangkan.



Penyaluran energi reiki tersebut dapat membuat alam bawah sadar yang bersangkutan terbongkar dan hal-hal yang membuat dampak traumatis yang tersimpan di alam bawah sadarnya akan hilang dan menggantinya dengan energi positip penuh kebahagiaan, kehangatan dan kasih sayang sehingga peristiwa memilukan tadi akan hilang dari ingatan. Memang dengan pemrogaman reiki seperti ini sangat baik dilakukan oleh seorang dokter psikiater atau pun praktisi reiki yang telah menguasai pemograman energi jarak jauh dan perbedaan waktu.



Reiki dapat bekerja seperti bekerjanya pikiran orang ( cipta ). Oleh sebab itu pikiran manusia dapat mengembara kemana saja ia suka tanpa mengenal ruang dan waktu. Ia bebas mengembara ke masa lalu sekali pun belum pernah mengalami hidup di masa lalu. Pun sebaliknya pikiran kita dapat membayangkan kejadian di masa yang akan datang. Saat pikiran kita membayangkan seseorang di suatu tempat yang jauh saat itu juga pikiran kita itu sampai kepada orang di lokasi tadi. Itulah kiranya yang dipakai reiki untuk sampai kepada orang di tempat yang jauh sekalipun dia belum pernah berkunjung ke sana secara phisik tetapi secara bhatin dan pikiran ia telah sampai ke sana.



Pikiran manusia adalah energi yang bersumber dari roh atau jiwa manusia. Itulah sebabnya pikiran manusia yang hakekatnya adalah energi dapat bekerja tanpa mengenal jarak dan waktu. Demikian pula reiki yang juga adalah energi alam semesta dapat bekerja ala pikiran manusia dapat leluasa menembus apa pun tanpa ada yang bisa menghalangi. Termasuk di sini melampaui jarak dan waktu yang berbeda antar satu tempat dengan tempat lain di belahan bumi ini.



Mari kita lihat dari sudut pandang ilmu fisika. Tentu sahabat sehat bersama reiki ketika duduk di bangku sekolah dulu pernah mengenal terori realitivitas Albert Einstein. Tahun 1916 Albert Einstein menerangkan bahwa ruang tidak bersifat tiga dimensi dan waktu bukanlah sebuah entitas yang terpisah. Menurut ilmuwan ini, ruang dan dan waktu merupakan aspek-aspek yang berbeda dari sesuatu yang sama. Ruang dan waktu berisi sebuah kontinum empat dimensi di mana tidak ada aliran waktu universal sebagaimana pandangan alam semesta dari Newtonian.



Masih menurut ilmuwan ini, semua pengukuran yang melibatkan ruang dan waktu tidaklah absolut. Dalam teori relativitas umum yang dikembangkan oleh Albert Einstein, konsep ruang klasik sebagai panggung tempat berlangsungnya peristiwa fisik tidak dipakai lagi. Ruang dan waktu menjadi elemen-elemen bahasa yang digunakan semua pengamat dalam mendiskripsikan alam semesta. Teori hipotesis Albert Einstein bahwa ruang tidak bersifat euclidean tetapi melengkung. Dengan demikian struktur ruang dan waktu memiliki sifat geometris atau lekukan yang tampak dengan sendirinya dalam fenomena gravitasi. ( Talbot, Michel dalam buku Mistisme dan Fisika Baru 2002 : halaman 99-100 ).



Yuk daripada Anda bingung-bingung memikirkan teori relitivitas Albert Einstein dan ingin segera merasakan efek dari reiki jarak jauh untuk kebugaran dan kesehatan Anda, mari sehat dengan reiki bimbing Anda untuk menerima reiki apa adanya setiap malam untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Setelah Anda dapat merasakan reiki setiap malam berarti reiki sesuai dengan teori relativitas Albert Einstein dan boleh jadi peranan Fisika Quantum ikut berperan dalam pemrogaman pengiriman energi jarak jauh menyangkut waktu yang sudah dan yang akan datang.



Sumber : Ilmu Fisika dan berbagai bahan pelatihan Reiki dan Praktek Reiki ( diedit ).

Read More..

ENERGI ADALAH BUAH PIKIRAN MANUSIA

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 12 Oktober 2009 1 komentar




Mati lampu itulah kalimat yang sering sehat dengan reiki dengar lewat pembicaraan teman-teman di kantor akhir-akhir ini. Nah dengan mati lampu yang sehat bersama reiki alami di rumah sejak 1 minggu ini maka postingan artikel ini pun jadi tersendat diselesaikan. Mati lampu telah membuat aktivitas manusia modern yang menggantungkan hidupnya dengan listrik jadi mandul. Listrik sebagai hasil budi daya manusia modern pun ternyata kehadirannya sangat membantu memudahkan pekerjaan keseharian baik di kantor atau di rumah bahkan di tempat keramaian lebih cepat.

Dengan mati lampu di malam hari maka hanya keheningan malam saja dapat kita nikmati khususnya di daerah pedesaan dan pegunungan. Syukur kalau mati lampu di malam hari terjadi pas saatnya bulan purnama penuh malam ke-15. Pemandangan jadi indah dan kita bisa melihat kunang-kunang berterbangan di antara tanaman padi di sawah dan kilauan cahaya rembulan menjadi saksi kesahduan umat manusia melewatkan istirahat malamnya.

Mati lampu menjadikan kita berandai-andai tentang kehidupan sebelum ini sebelum listrik diketemukan. Boleh saja pikiran kita melayang jauh mundur masuk ke Jaman Majapahit atau Jaman Demak bahkan Jaman Pajang. Tentu saja masyarakat di jaman itu telah menggunakan pelita sebagai alat penerangan bahkan obor pun menjadi saksi penerangan di malam hari tatkala sang surya telah tenggelam. Bumi jadi gelap gulita. Minyak jarak atau minyak kelapa dari hasil parutan buah kelapa bahkan kayu bakar dimanfaatkan untuk penerangan di malam hari. Teknologi pembuatan minyak masih sangat sederhana tapi toh masyarakat jaman itu telah mampu membuat minyak sebagai penerangan.

Kita masuk ke jaman Majapahit. Saat kita datang ke situs Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan pikiran kita bisa melayang mundur ke jaman itu kendatipun tubuh dan jiwa kita ada di bekas reruntuhan keraton itu saat ini. Bisa juga tatkala kita sedang berada di pelataran Candi Borobudur di hari Minggu yang cerah pikiran kita pun bisa melayang jauh ke masa lalu dan bergabung dengan rakyat dari Dinasti Syailendra yang saat itu sedang bekerja membangun Candi Agung ini.

Mengapa pikiran kita bisa mundur ke masa lalu dan membayangkan kejadian masa lalu sekalipun kita belum dilahirkan di bumi ini? Boleh jadi itulah peranan energi dari pikiran kita. Dalam belajar Reiki memang hal itu dimungkinkan terjadi. Mengingat salah satu sifat reiki yaitu reiki tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Reiki dapat kita kirimkan ke suatu tempat yang sangat jauh dan reiki bekerja di waktu akan datang dalam kehidupan pasien atau ke suatu tempat yang pernah dipakai manusia di masa lalu yang menimbulkan traumatis psikologis berkepanjangan.

Traumatis psikologis yang dialami oleh si penderita di masa lalu bisa disembuhkan oleh reiki atas izin Allah SWT. Misalnya korban bencana Tsunami Aceh atau korban gempa bumi di belahan bumi mana pun. Atau korban banjir bandang di suatu tempat sehingga menyengsarakan penduduk yang kebanjiran. Akibat pengalaman traumatis ini yang bersangkutan menjadi kehilangan pegangan dalam hidup ini dan rasanya hidup penuh ketidakpastian dan kesengsaraan. Dengan memprogam penyaluran reiki ke masa lalu ketika peristiwa traumatis tadi tengah terjadi kepada si penderita, trauma yang timbul dari peristiwa di masa lalu dapat dihilangkan.

Penyaluran energi reiki tersebut dapat membuat alam bawah sadar yang bersangkutan terbongkar dan hal-hal yang membuat dampak traumatis yang tersimpan di alam bawah sadarnya akan hilang dan menggantinya dengan energi positip penuh kebahagiaan,kehangatan dan kasih sayang sehingga peristiwa memilukan tadi akan hilang dari ingatan. Memang dengan pemrogaman reiki seperti ini sangat baik dilakukan oleh seorang dokter psikiater atau pun praktisi reiki yang telah menguasai pemograman energi jarak jauh dan perbedaan waktu.

Reiki dapat bekerja seperti bekerjanya pikiran orang ( cipta ). Oleh sebab itu pikiran manusia dapat mengembara kemana saja ia suka tanpa mengenal ruang dan waktu. Ia bebas mengembara ke masa lalu sekali pun belum pernah mengalami hidup di masa lalu. Pun sebaliknya pikiran kita dapat membayangkan kejadian di masa yang akan datang. Saat pikiran kita membayangkan seseorang di suatu tempat yang jauh saat itu juga pikiran kita itu sampai kepada orang di lokasi tadi. Itulah kiranya yang dipakai reiki untuk sampai kepada orang di tempat yang jauh sekalipun dia belum pernah berkunjung ke sana secara phisik tetapi secara bhatin dan pikiran ia telah sampai ke sana.

Pikiran manusia adalah energi yang bersumber dari roh atau jiwa manusia. Itulah sebabnya pikiran manusia yang hakekatnya adalah energi dapat bekerja tanpa mengenal jarak dan waktu. Demikian pula reiki yang juga adalah energi alam semesta dapat bekerja ala pikiran manusia dapat leluasa menembus apa pun tanpa ada yang bisa menghalangi. Termasuk di sini melampaui jarak dan waktu yang berbeda antar satu tempat dengan tempat lain di belahan bumi ini.

Mari kita lihat dari sudut pandang ilmu fisika. Tentu sahabat sehat bersama reiki ketika duduk di bangku sekolah dulu pernah mengenal terori realitivitas Albert Einstein. Tahun 1916 Albert Einstein menerangkan bahwa ruang tidak bersifat tiga dimensi dan waktu bukanlah sebuah entitas yang terpisah. Menurut ilmuwan ini ruang dan dan waktu merupakan aspek-aspek yang berbeda dari sesuatu yang sama. Ruang dan waktu berisi sebuah kontinum empat dimensi di mana tidak ada alian waktu universal sebagaimana pandangan alam semesta dari Newtonian.

Masih menurut ilmuwan ini, semua pengukuran yang melibatkan ruang dan waktu tidaklah absolut. Dalam teori relativitas umum yang dikembangkan oleh Albert Einstein, konsep ruang klasik sebagai panggung tempat berlangsungnya peristiwa fisik tidak dipakai lagi. Ruang dan waktu menjadi elemen-elemen bahasa yang digunakan semua pengamat dalam mendiskripsikan alam semesta. Teori hipotesis Albert Einstein bahwa ruang tidak bersifat euclidean tetapi melengkung. Dengan demikian struktur ruang dan waktu memiliki sifat geometris atau lekukan yang tampak dengan sendirinya dalam fenomena gravitasi. ( Talbot, Michel dalam buku Mistisme dan Fisika Baru 2002 : halaman 99-100 ).

Yuk daripada Anda bingung-bingung memikirkan teori relitivitas Albert Einstein dan ingin segera merasakan efek dari reiki jarak jauh untuk kebugaran dan kesehatan Anda, mari sehat dengan reiki bimbing Anda untuk menerima reiki apa adanya dalam panduan ini. Setelah Anda dapat merasakan reiki setiap malam itu berarti reiki sesuai dengan teori relativitas Albert Einstein dan boleh jadi peranan Fisika Quantum ikut berperan dalam pemrogaman pengiriman energi jarak jauh menyangkut waktu yang sudah dan yang akan datang.







Read More..

PERMEN KARET DI HARI MINGGU

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 14 Februari 2009 2 komentar





Duapuluh tahun silam anak pertamaku mengajak jalan-jalan ke Mal di Bilangan Blog M pas hari Minggu seperti saat ini. Sehat dengan reiki saat itu sedang menyelesaikan pengetikan makalah untuk persiapan seminar kuliah Senin esoknya. Dalam kesempatan di hari libur kerja dan kuliah seperti hari Minggu ini akhirnya kami keluarga sehat dengan reiki berangkat ke Blok M. Ini namanya sayang anak bukan?

Sambil menyaksikan kegembiraan anak saya berlari ke sana ke mari bersama teman sebaya di arena permainan anak-anak, seorang penjual minuman lewat dan menawarkan dagangannya. Yang dipilih anak saya bukan minuman atau makanan untuk dibeli tetapi permen karet. Memang di tahun 1989 permen karet menjadi permen kegemaran bagi orang tua maupun anak-anak. Di samping rasanya manis, kenyal dan enak berlama-lama dikulum, permen karet ini bisa menghilangkan rasa dahaga untuk sementara waktu.

Kami juga melihat pasangan suami istri sama-sama mengunyah permen karet di mal ini. Namun sayang ketika permen karet habis rasa manisnya, permen itu dibuang begitu saja sembarangan. Tak terkecuali anak saya melakukan yang sama, membuang permen karet ke lantai. Sebagai orang tua yang sadar arti kebersihan lingkungan, saya pungut permen karet ini dan segera memasukkan ke tong sampah di mal itu. Begitulah kelakuan anak kecil saya waktu itu. Satu minggu berikutnya saya mengunjungi Candi Borobudur untuk meliput shooting film Cerita Untuk Anak Televisi berjudul Hamid dan Halimah.

Di pelataran Candi Agung Borobudur antara selasar tingkat satu dan dua candi ini terdapat lorong yang dibatasi oleh dinding batu. Namun apa yang terjadi kawan? Batu Candi yang tidak bisa berbicara dan diam membisu ini tidak bereaksi ketika beberapa anak sekolah menempelkan sisa permen karet yang habis dikulum ke dindingnya. Tampak sisa permen karet warna putih menempel di dinding batu yang terdapat lukisan ornamen perahu pinisi, pisowanan agung dan seekor gajah.

Kalau kita gemas dengan perilaku anak sendiri dan anak sekolah yang membuang sisa permen karet sembarangan, bagaimana halnya dengan pemerintah Meksiko yang ketika Candi Borobudur direnovasi telah memberikan bantuan pemugaran dengan mengirimkan ahli purbakala ke Indonesia, juga kesal dengan permen karet ini. Mari kita tengok kekesalan Pemerintah Meksiko terhadap permen karet ini.

Permen karet ternyata telah menjadi musuh di sebagian kota-kota besar dan kecil di dunia. Namun di Meksiko, pemerintah telah menyiapkan tim khusus dan mesin canggih teknologi Eropa untuk memerangi permen karet. Permen karet telah menjadi masalah besar di kota Meksiko. Terlebih membuang bekas permen karet ke tong sampah bukanlah kebiasaan warga di daerah ini.

Setelah permen karet di kunyah banyak yang membuangnya di sembarang tempat, terutama di fasilitas umum seperti bangku taman, kursi bus atau menempelkannya di dinding. Bahkan pejalan kaki tanpa sadar menginjak permen karet yang dibuang begitu saja di trotoar. Untuk itu pemerintah kota Meksiko menyatakan perang terhadap permen karet.

Terhitung 1 Pebruari 2009 lalu, jutaan permen karet yang dibuang di jalan dibersihkan oleh tim khusus yang terdiri 20 pekerja kebersihan lengkap dengan 10 mesin khusus yang canggih. Target mereka yakni mampu membersihkan sekitar 120 ribu permen karet yang telah dikunyah dalam waktu 8 hari. Ricardo Jaral Direktur Pelayanan dan Perawatan Kota Meksiko mengatakan, "Membersihkan permen karet ini penting bagi kesehatan dan melindungi bangunan serta jalan yang bernilai sejarah," katanya.

Para pekerja kebersihan baik pria atau wanita ini dibantu mesin teknologi Jerman dan Belanda bernama "pembasmi permen karet" seharga 55 juta rupiah atau setara 5 ribu dolar perbuahnya. Alat ini mampu membersihkan trotoar, bangku taman, bangunan bersejarah maupun benda-benda lainnya dari permen karet yang lengket tanpa merusak bangunan yang sedang dibersihkan.

Kalau pemerintah Meksiko sama-sama melawan permen karet dan berusaha membasminya, apakah kita juga perlu melakukan hal yang sama? Sehat dengan reiki pun berusaha melakukan hal sama dan yakin pengunjung blogku ini pun berbuat sama untuk tidak membuang sisa permen karet di sembarangan tempat. Sudahkan Anda sadar untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan? Sehat dengan reiki melaporkan untuk sekolah internet.

Sumber Reuters 10/2/09: disunting dan diterjemahkan by sehat dengan reiki.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.