ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label air sungai jernih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air sungai jernih. Tampilkan semua postingan

KURA-KURA AIR TAWAR.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Selasa, 04 Januari 2011 1 komentar

Kelompok-kelompok konservasi mewaspadai penurunan secara cepat populasi kura-kura air tawar selama dua dekade terakhir. Sekitar 30 sampai 40 persen dari 280 spesies kura-kura air tawar di dunia terancam punah. Yang terparah adalah kura-kura raksasa berkulit empuk Red River ( Rafetus Swinhoel ) asal Asia yang jumlahnya hanya tinggal beberapa.



Situs GeoWeek sebagaimana dilansir Kompas, mewartakan fenomena itu menunjukkan kehidupan binatang jenis amfibi dan reptilia yang semakin terancam. Sejumlah persoalan menjadi penyebab kepunahan mereka di antaranya perburuan liar, penjualan ilegal dan hancurnya habitat akibat pertambangan dan pembangunan bendungan.



Fisiologi kura-kura juga berkontribusi terhadap hal ini. Sebagian besar kura-kura air tawar hidup selama 50 tahun, tetapi mereka perlu waktu 20 tahun untuk mencapai masa dewasa dan mampu bereproduksi. Daging kura-kura dan kulitnya dihargai mahal di negara-negara di Asia, khususnya China karena dianggap berkhasiat.


Kura-kura juga bisa hidup di danau, muara dan hutan bakau. Sayangnya dalam dua dekade 11 familia dari kura-kura jenis ini terus menurun. Selain diburu sebagai binatang peliharaan. Kura-kura sangat berharga di Asia, khususnya di Cina. Mereka dikonsumsi sebagai obat.


Mengonsumsi daging kura-kura diyakini dapat mengobati sejumlah penyakit, seperti nyeri sendi, malaria dan TBC. Munculnya penangkaran kura-kura telah mengurangipasar perburuan kura-kura. Sejumlah spesies kura-kura di Bangladesh, China, India, Myanmar, Nepal dan Vietnam terancam punah. Di negara-negara ini hilangnya habitat kura-kura seperti rawa dan sungai tergolong tinggi.



Dr Peter Paul van Dijk, direktur Tortoise Conservation International dan Program Konservasi kura-kura air tawar, mengatakan masa depan kura-kura ini sangat suram. "Kura-kura adalah hewan yang membutuhkan 15-20 tahun untuk menjadi dewasa dan kemudian hidup selama 30-40 tahun," ujarnya. Mereka meletakkan telur di darat setiap tahun. Namun, kata Paul, jika Anda mengambil hewan-hewan ini sebelum mereka berusia 15 tahun maka selesai sudah. Mereka tidak bisa lagi bereproduksi.



Tidak seperti penyu atau kura-kura yang hidup di laut, kura-kura air tawar lebih jago beradaptasi. Mereka bisa hidup jauh dari sungai, bahkan bisa hidup di sungai kecil di perbukitan.



Sumber : GeoWeek.

Read More..

BERAPA PANJANG SUNGAI COLORADO?

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 21 Juni 2010 0 komentar

Masih ingat film cowboy yang seringkali mengambil setting Sungai Colorado sebagai latar belakang ceritera? Sungai Colorado merupakan salah satu sungai tertua dan boleh jadi terindah di Amerika Serikat. Sungai yang berhulu dari Pegunungan Roky, airnya mengalir ke arah barat daya sejauh 2.300 kilometer menyeberangi Gurun Mojave dan Sonoran, sampai kemudian mencapai Meksiko dan bermuara di Laut Cortez.



Selama jutaan tahun konon ceriteranya, aliran dari Sungai Colorado membentuk Grand-Canyon, sebuah ngarai yang luar biasa indahnya sebagai karunia Tuhan Yang Maha Pencipta bagi umat manusia di bumi Amerika. Meskipun demikian selama 100 tahun terakhir, Sungai Colorado menjadi sumber air yang paling banyak dikeruk di muka bumi. Sebagai contoh enam bendungan yang mengambil air dari sungai ini, termasuk Bendungan Glen Canyon dan Hoover, memanfaatkan sungai ini untuk kepentingan arigasi dan juga pasokan listrik bagi kota metropolis seperti Los Angeles dan Phoenix.



Menetapkan seberapa lama waktu yang dibutuhkan aliran air untuk menyusuri Colorado, penting bagi instansi maupun petugas yang bertanggungjawab mengontrol penggunaan sumber daya air dari sungai ini. Untuk mengetahui seberapa lama perjalanan setetes air menyusuri Colorado, para peneliti menggunakan cairan celup yang berpendar ( fluorescent dye ) yang tidak membahayakan binatang atau tumbuhan yang dapat dideteksi alat pengukur khusus.




Grand Canyon adalah sebuah jurang tebing-terjal, diukir oleh Sungai Colorado, di utara Arizona.


Celupan itu ditempatkan di suatu lokasi khusus di sungai dan sampelnya kemudian diambil dari beberapa tempat di hilir untuk mengetahui kapan pertama kali celupan itu melintas. Data diambil dari sampel tersebut memungkinkan para peneliti menentukan secara akurat kecepatan aliran air. Aliran air tercatat menempuh jarak 1.250 kilometer antara Bendungan Glen Canyon dan laut dengan waktu tempuh 15 hari. Kini Sungai Colorado tidak lagi mengalir ke Laut Cartez. Sebagian besar air yang mengalir di selatan dari Bendungan Imperial dialihkan ke Laut Salton. Muara tersebut sekarang terlihat tandus dan rata. Bagaimana pun Sungai Colorado mempunyai kenangan tersendiri akan keindahan alamnya bagi orang yang sudah melihatnya. Aliran sungainya membentuk ngarai yang luar biasa indahnya yaitu Grand Canyon Colorado.




Sungai Colorado diapit tebing tinggi di kanan kiri aliran sunganya.


Keajaiban dari Sungai Colorado adalah Grand Canyon, sebuah jurang tebing-terjal, diukir oleh Sungai Colorado, di utara Arizona. Jurang ini merupakan satu dari Tujuh Keajaiban Dunia dan sebagian besar berada di Taman Nasional Grand Canyon, salah satu taman nasional pertama di Amerika Serikat. Presiden Theodore Roosevelt merupakan salah satu pendukung utama wilayah Grand Canyon, mengunjunginya dalam beberapa kesempatan untuk berburu singa gunung dan menikmati pemandangan alam yang luar biasa.



Sumber : GeoWeek Kompas.

Read More..

KAMPUNG NAGA

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 11 Februari 2010 0 komentar

Berkendara melewati tikungan tajam di mana kanan dan kiri jalan terbentang tebing terjal dan sesekali di samping jalan terbentang jurang dalam akhirnya sampai juga perjalanan kami menuju perkampungan tradisional di Tataran Tanah Sunda. Dari jauh kampung yang terletak di lembah terlihat asri di antara hijaunya dedaunan tanaman yang tumbuh lebat sepanjang perjalanan dari Tasikmalaya menuju Garut. Kita telah sampai di gerbang Kampung Naga.




Sawah menghijau terhampar dengan kontur tanah berundak.


Itulah ruang Kampung Naga di tepian sungai Ciwulan yang airnya jernih mengalir terlihat sesekali batu besar teronggok di tengah dan tepian sungai. Sawah menghijau terbentang sepanjang mata memandang begitu pula ladang tegalan terhampar dengan tanaman singkong, jagung, ketela rambat, pohon aren dan kelapa. Semuanya tumbuh subur. Daerah subur inilah yang menjadikan Kampung Naga sebuah kampung di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya yang menyimpan beragam pedoman hidup tradisional dan senantiasa menghormati kelestarian alam menjadi Kampung Adat yang terkenal hingga mancanegara.




Hamparan kolam ikan dan persawahan mengelilingi kampung adat Kampung Naga.

Bila sahabat sehat dengan reiki berkendara ke lokasi kampung adat ini mudah ditemui tempatnya. Berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Tasikmalaya dan 26 kilometer dari Kota Garut, Kampung Naga ada di tepi tebing menjorok. Ucapan selamat datang dengan minuman pembuka semacam legen atau air kelapa muda akan ditawarkan kepada tamu baik perorangan atau rombongan. "Selamat datang di Kampung Naga," begitulah ucapan Mang Ajab warga setempat menyambut kedatangan rombongan sehat dengan reiki dan kerabat kerja yang datang dari Jakarta Selasa siang kemaren.




Kerajinan tas, tikar mendong, besek,tampah ikut mendorong kegiatan warga Kampung Naga berkreasi mencari penghasilan buat mendukung keuangan rumah tangga warga Kampung Naga.


"Wilayah ini seluas 1.5 hektar dengan batas wilayah sebelah timur dan utara mengalir Sungai Ciwulan, sebelah barat hutan keramat yang terdapat makam leluhur dan di selatan terbentang sawah-sawah penduduk. Jumlah bangunan adat 112 buah berbentuk semi permanen dengan 109 kepala keluarga. Total jumlah penduduk yang berdiam saat ini ada sekitar 314 orang," ucap Mang Dikin warga asli setempat yang menemani rombongan sehat dengan reiki siang itu. Kampung itu menjadi satu kampung adat dari sekian kampung adat yang ada di Indonesia dan masih memegang teguh nilai-nilai adat dan peraturan leluhur.




Saung tempat bersantai tatkala melepas lelah sehabis menaburkan jala ke kolam ikan di bawahnya.


Berbeda dengan wilayah perkotaan yang penuh dengan produk kapitalisme yang menyodorkan gaya hidup mewah penuh hura-hura dengan tingkat konsumsi barang dagangan berbagai merek yang serba mahal, Kampung Naga dibalut penuh kesahajaan dan kearifan lokal dalam bingkai tradisional yang mengedepankan gotong royong di antara penduduknya. Belum ada fakta sejarah yang bisa memberi petunjuk siapa dan dari mana asal nama Kampung Naga. Barangkali yang bisa menjawab adalah warisan budaya dan perilaku leluhur saja yang masih ditaati dan diikuti dalam kegiatan harian semua warga baik dalam upacara adat kematian, perkawinan, kelahiran bayi, bercocok tanam dan mengambil tanaman untuk keperluan membangun rumah.




Kolam tempat menabur benih ikan mas,koki, nilam dan mujair. Setiap penduduk Kampung Naga rata-rata mempunyai kolam ikan yang tersebar di sekitar tempat tinggalnya.


"Hutan adat sebelah timur itu pamali diambil kayunya. Jangankan kayu ranting yang jatuh ke tanah tidak boleh diambil. Untuk kayu bakar dan kebutuhan lainnya, warga rela membeli ke warung daripada mengambil di hutan larangan. Pamali kalau dilanggar dan menimbulkan bahaya," ujar Mang Dikin menerangkan lebih lanjut tentang hal-hal yang harus dihindari warga Kampung Naga. Secara administratif bentuk kepemimpinan Kampung Naga ada dua, yaitu formal dan informal. Bagian formal mereka mengenal RT, RW dan Kadus. Sedangkan informal khususnya tata aturan yang diterapkan secara adat menyerahkan urusan ini kepada kuncen, lebe dan punduh.

Salah satu sudut gang yang terletak di antara jajaran rumah adat Kampung Naga. Semua struktur bangunan dibuat sama beratap ijuk berdinding anyaman bambu.



Di Kampung Naga semua penduduk terlihat bersahaja ketika mereka bergotong royong membangun rumah, menebarkan kail ke kolam kecil di pinggir sawah. Untuk kebutuhan primer seperti makan sehari-hari, hasil sawah dan ladang sudah cukup menghidupi setiap kepala keluarga. Papan sederhana untuk berteduh dari tempaan sinar matahari dan derasnya air hujan sudah cukup membuat mereka nyaman tinggal dalam hidup keseharian. Untuk sandang pun mereka tidak bermewah-mewah kendati uang cukup untuk membeli kebutuhan primer ini. Yang mereka butuhkan adalah alat pertanian untuk mengolah sawah dan ladang.




Tangga berundak menurun menuju lokasi Kampung Naga. Sekarang sudah disemen untuk memudahkan pengunjung mencapai lokasi Kampung Naga.


Dari hasil bertani mereka bisa mendapatkan 4 kuintal per kepala keluarga dalam setiap kali panen selama 6 bulan sekali. Jumlah ini sudah lebih cukup untuk konsumsi harian dan bekal untuk menanti panen berikutnya. Kegiatan lain dari warga saat ini adalah menganyam tikar, tas untuk dijual keluar Kampung Naga. Daerah pemasaran pun sampai ke Tasikmalaya. Aneka macam kerajinan yang dihasilkan warga juga dibawa pemborong ke beberapa kota seperti Garut dan Tasikmalaya. Sebagai kampung yang telah digandrungi sebagai objek wisata, hasil kerajinan seperti tikar tidak kalah menarik mutunya dibanding dengan kerajinan tikar mendong Tasikmalaya.



Sebagai kampung adat barangkali Anda mengira kampung ini dikungkung adat ketat dalam segala hal yang menandakan keterbelakangan. Banyak yang mengatakan warga Kampung Naga miskin informasi. Dugaan Anda salah, saat ini banyak warga memiliki telepon seluler dan pesawat televisi. Semua ini dibutuhkan untuk hiburan semata agar tidak ketinggalan informasi dari kampung lain di luar Kampung Naga. Mereka tetap mengikuti tren mengingat kaum mudanya banyak yang bersekolah di luar Kampung Naga seperti Bandung, Tasikmalaya dan Garut. Kaum muda inilah yang membawa perubahan dalam hal komunikasi yang tidak bisa dibendung lagi dan hadir di Kesunyian Kampung Naga.




Seorang warga duduk santai menanti kedatangan tamu. Segelas air hijau kelapa muda sudah cukup menghilangkan lelah setelah menuruni anak tangga berliku.


"Informasi baru ini boleh masuk Kampung Naga selama tidak melanggar adat. Hanya listrik yang tidak boleh masuk kampung ini. Untuk menyalakan televisi warga menggunakan aki," ujar Mang Ajab lebih lanjut . Maum sesepuh atau Punduh Kampung Naga menyebutkan, kedatangan wisatawan selain memberi keuntungan materi bagi Kampung Naga juga memberikan informasi. Pendatang ini dengan sendirinya akan menceritakan perihal Kampung Naga selepas dia pulang ke kampungnya. Dengan cara ini maka silaturahmi akan tetap terjalin kendati pun mereka datang hanya sekali saja ke kampung ini.



"Saat mereka berkunjung ke kampung sini dan tidak melanggar adat yang kami tetapkan, kami akan menerima kunjungannya dengan senang hati. Selama ini mereka taat dan tidak pernah melanggar aturan adat," jelas Maum lebih lanjut. Sejauh ini sudah banyak warga yang merantau dan bekerja di luar daerah. Karena aturan adat yang membolehkan warga hanya punya lahan pertanian 1.5 hektar, mereka yang menikah dan butuh rumah terpaksa tinggal di luar Kampung Naga. Kendati pun berada di luar Kampung Naga, warga ini akan datang kembali sewaktu-waktu kampung ini menyelenggarakan upacara adat.




Kampung Naga terlihat dari kejauhan. Pemandangan alam hijau menyejukkan mata begitu tiba di areal pemukiman Kampung Naga.


Ketika gempa bumi melanda Tasikmalaya beberapa waktu lalu, rumah Kampung Naga tetap utuh berdiri tanpa retak sama sekali. "Waktu gempa terjadi warga malah masuk rumah. Rumah di sini memang didesain anti gempa mengingat pondasi rumah cukup kuat. Semua rumah di Kampung Naga menghadap ke Utara dan Selatan. Tujuan penataan rumah ini untuk menjalin relasi sosial antar tetangga. Untuk struktur bangunan berkonsep semi permanen dan menempel di tanah. Tujuan rumah model ini agar gampang dipindah dan juga menjaga ekologi dalam tanah. "Dengan tata pondasi semacam ini, rumah di sini terbukti aman dari goncangan gempa," kata Mang Ajab.




Areal bermain anak di depan mushola Kampung Naga. Penduduk Kampung Naga selalu sholat berjamaah di mushola ini setiap waktu sholat tiba.


Di balik kebersahajaan hidup masyarakat Kampung Naga, kampung ini menyimpan berbagai peraturan yang belum boleh dijelaskan kepada orang lain. Istilahnya pamali. Setiap bulan Safar dan Ramadhan serta hari Selasa, Rabu dan Sabtu tidak boleh menceritakan sejarah tentang Kampung Naga. "Alasannya ya....itu tadi...pamali," kata Mang Soleh warga lain yang menyertai kunjungan melihat hutan larangan yang terlihat seram di siang hari. Yang mengagumkan hanya dengan satu kata pamali tanpa ada perundangan tertulis, warga Kampung Naga selalu siap taat pada aturan dan kebiasaan hidup nenek moyangnya yang diwariskan kepada penduduk secara turun temurun. Sayang keinginan mengorek sejarah Kampung Naga untuk bahan dokumentasi tidak terlaksana mengingat kami datang pada hari Selasa. "Sekali lagi menceritakan sejarah itu pamali, bisik Mang Dikin sambil mempersilahkan rombongan sehat dengan reiki santap siang di Saung Mang Wartam yang terletak sedikit menjauh dari lokasi Kampung Naga.



Foto by : Koswara Banten.

Read More..

MENARA EIFFEL DAN SUNGAI SEINE

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 23 Oktober 2009 2 komentar



Indonesia sebagai negara kepulauan yang terbentang dari Sabang sampai Merauke dengan ibukota Jakarta boleh membanggakan diri dengan Taman Mininya, maka Perancis dengan ibukota Paris pun tak mau kalah dengan Menara Eiffelnya. Taman Mini yang berada di kawasan Jakarta Timur merupakan miniatur dari rumah adat suku-suku bangsa Indonesia, sedangkan Menara Eiffel adalah bangunan besi yang dibangun di Cham de Mars di tepi Sungai Seine.

Nah apa sebenarnya yang menjadi daya tarik Menara Eiffel? Menara ini menjadi ikon kota Paris dibangun tahun 1887 dan 1889 sebagai pintu masuk Exposition Universelle, pameran dunia yang merayakan seabad revolusi Perancis. Sebenarnya Eiffel hendak membangun menara ini di Barcelona untuk pameran universal tahun 1888, tapi pihak berwajib di Balai Kota Barcelona menganggap biaya menara ini mahal dan tidak cocok dengan kondisi kota ini. Karena ditolak Barcelona maka Eiffel mengirim draf menara ini untuk pameran Universal di Paris.

Akhirnya menara ini jadi juga didirikan dan diresmikan 31 Maret 1889. Selama pembangunan 300 pekerja menggabungkan bersama 18.083 bagian besi benam, menggunakan dua setengah juta paku dalam bentuk struktural oleh Maurice Koechelin. Jelas resiko kecelakaan kerja sangat besar selama pemasangan bentangan besi, namun Eiffel sangat hati-hati dalam tugas ini. Untuk bangunan menara besi pencakar langit modern yang tak biasa, menara ini terbuka tanpa tingkat tengah kecuali dua platform.

Selama masa pembangunan menara ini mendapat kritik dari masyarakat karena adanya satu orang pekerja yang meninggal dunia dan menara besi yang menjulang tinggi ini dianggap mengganggu pandangan mata. Surat kabar harian di Paris dipenuhi surat kritik dari komunitas seni di Perancis. Namun seiring perjalanan waktu ternyata Menara Eiffel menjadi tujuan utama wisatawan yang melancong ke Paris dan mendatangkan keuntungan finansial hingga sekarang ini.

Saat ini Menara Eiffel Paris memperingati hari jadinya yang ke 120 tahun dengan menggelar pertunjukan cahaya spektakuler sehingga menambah keindahan langit malam kota Paris. Setiap malam para pengunjung kota Perancis dapat menikmati pertunjukkan cahaya gemerlapan selama 12 menit. Dalam rangka peringatan hari jadi ini sekitar 250 ribu bola lampu menerangi tubuh menara besi dan menimbulkan kilatan cahaya gemerlapan di sekitar menara Eiffel.

Dalam acara pembukaan pertunjukkan aneka warna cahaya berlangsung setiap setengah jam dengan paduan musik kontemporer sehingga menyajikan suasana spektakuler langit kota Paris di malam hari. Bertepatan dengan hari jadi ikon kota Paris tersebut, salah satu industri otomotif raksasa Perancis juga menggelar peringatan yang ke-90 tahun berdirinya industri otomotif di negeri ini.

Di siang hari kota Paris pun menyelenggarakan festival rakyat. Festival rakyat penuh kegembiraan ini saling melempar bola salju sambil berperahu menyusuri Sungai Seine yang membelah kota Paris. Pesta rakyat penuh canda dan tawa ini bertujuan untuk melupakan resesi ekonomi dan ancaman pemanasan global.

Festival rakyat Perancis yang berlangsung di jantung ibu kota Paris diselenggarakan oleh resor wisata ski Perancis guna mengajak masyarakat melupakan sejenak resesi dan mengajak bergembira bersama. Suasana pesta yang dimeriahkan musik rakyat berlangsung saat hujan gerimis seperti layaknya festival musim dingin. Namun siapa sangka ternyata bola-bola salju ini tiruan belaka. Kendati demikian tak mengurangi kemeriahan pesta rakyat yang sedang berlangsung.

Atraksi jenaka peserta tetap saja mengundang perhatian dan menghibur para wisatawan manca negara yang sedang menikmati jernihnya air Sungai Seine. Tentu saja atraksi ini dikemas dengan tujuan menghibur rakyat Paris juga menghibur pengunjung yang kebetulan turis asing yang sedang menikmati keindahan kota Paris di siang hari.

Sumber berita : Reuters gambar Google Image.



Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.