ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label tanggul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanggul. Tampilkan semua postingan

BANJIR BESAR DI INDIA.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 01 September 2013 0 komentar

Kamis ( 20/6/13 ) militer India berjuang mencapai desa-desa dan kota-kota tempat ribuan turis dan peziarah terperangkap banjir bandang dan tanah longsor di bagian utara negara itu. Sementara para pejabat menyatakan, sedikitnya 1.000 orang diduga tewas dalam bencana alam tersebut. Helikopter-helikopter dan sekitar 10.000 tentara dikerahkan untuk menyelamatkan para turis dan peziarah yang terperangkap setelah banjir menyapu Negara Bagian Uttarakhand di kawasan Himalaya, sepanjang akhir pekan.

Sekitar 1.400 orang telah dievakuasi dalam 24 jam terakhir dan pihak militer memanfaatkan cuaca cerah hari Kamis untuk melanjutkan proses evakuasi.  Namun, menurut Angkatan Udara India, sekitar 18.000 orang diperkirakan masih terjebak banjir. " Prioritas kami adalah membawa keluar anak-anak dan perempuan  dengan helikopter, " kata Ajay Chadha, Kepala Polisi Perbatasan India-Tibet.

Read More..

SUNGAI DANUBE MELUAP DI BUDAPEST.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 28 Agustus 2013 0 komentar

Saat banjir tengah melanda kawasan Jerman Timur dan Selatan, pada waktu bersamaan  di Hongaria, warga ibu kota Budapest bersiap-siap menghadapi puncak luapan Sungai Danube  yang diperkirakan akan terjadi pada Senin pagi. Ketinggian air di Sungai Danube yang membelah kota itu mencapai 8.6 meter, Sabtu atau sudah menyamai rekor tertinggi pada saat banjir tahun 2006. Diperkirakan pada puncak banjir nanti ketinggian air akan mencapai 8,95 meter.

Evakuasi mulai dilakukan di kota Gyorujfalu, sebelah barat laut Budapest, sejak Jumat. Sedikitnya 2.000 orang diungsikan dari kawasan permukiman kota di tepi Sungai Danube itu karena dikhawatirkan tanggul sungai tidak mampu lagi menahan tekanan air. Sekitar 980 warga lain yang tinggal di sepanjang aliran sungai itu juga diperintahkan untuk mengungsi sebagai tindakan berjaga-jaga.

Read More..

BANJIR BANGKOK BELUM SURUT.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 09 November 2011 0 komentar

Jambu atau durian Bangkok memang sudah menjadi nama paten bagi penggemar buah-buahan tropis beberapa dekade ini. Bagi penggemar buah segar tentu sudah bisa membayangkan bagaimana rasa legitnya buah durian Bangkok dan kenyalnya daging jambu Bangkok jika dikecap di lidah. Namun mari kita kesampingkan dulu rasa kedua varietas buah dengan embel-embel Bangkok tadi dan mengalihkan perhatian ke masalah banjir yang sedang melanda negeri Gajah Putih, sebutan sebuah negara Monarchi untuk kawasan Asia Tenggara yang lebih populer dengan sebutan Thailand dengan Bangkok sebagai ibukotanya.



Bangkok memang tidak sedang banjir buah-buahan segar tadi. Akan tetapi Bangkok sedang kebanjiran akibat meluapnya beberapa sungai di negara itu, salah satunya Sungai Chao Phrya yang mengalir di Bangkok. Selain sungai meluap yang dibarengi dengan badai yang lebih hebat dari biasanya, membuat sekitar 1,6 juta hektar wilayah Thailand tergenang air.



Badai yang terjadi di sekitar Teluk Thailand, sekitar 20 kilometer selatan ibu kota Bangkok, diperkirakan masih berlangsung minggu ini. Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra dalam pidato mingguannya, Sabtu kemaren di televisi mengatakan, " Jika segala sesuatu berlangsung seperti sekarang, diharapkan banjir di Bangkok akan menyurut dalam pekan pertama Nopember, " ujarnya.



Sekali pun pusat kota Bangkok kering di Sabtu siang pekan lalu yang disinari matahari cerah, China Town yang selalu ramai dikunjungi turis tergenang air. Daerah tempat turis asing berkumpul seperti di sekitar Grand Palace ( Istana Raja ) dan kuil tempat patung Buddha berbaring, air masih menggenang dan belum menampakkan kapan akan surut. Gedung-gedung perkantoran di Bangkok telah dipasangi karung-karung pasir dan banyak warga Bangkok meninggalkan mobil mereka di tempat yang tinggi, Sabtu ( 29/10 ).


Foto udara menunjukkan kuil di provinsi Pathum Thani, pinggiran kota Bangkok, Thailand, yang terendam banjir, Jumat (14/10).

Banjir sudah mencapai pinggiran Bangkok membuat sebagian warga kota mulai mengungsi. Perabotan rumah tangga dibawa mengungsi naik perahu.

Rendaman air mulai menggenangi Bangkok ( 24/10 ), membuat warga kota terpaksa mengungsi.


Selain merendam kota Bangkok, banjir terburuk Thailand selama 50 tahun terakhir ini telah menewaskan setidaknya 381 jiwa sejak Juli lalu membuat puso sekitar seperempat panenan padi. Selain tanaman padi menjadi puso, harga telur di toko melonjak empat kali lipat karena warga yang bertahan di rumah memborong bahan makanan dan air galon. Mereka bertahan tinggal di rumah membekali diri dengan perahu penyelamat, jika kondisi semakin memburuk. Toko-toko yang masih buka, seluruh raknya sudah kosong karena sebagian besar dagangannya sudah ludes diborong warga.



Selain bahan makanan, uang tunai menjadi kebutuhan sesaat warga Thailand yang mengalami kebanjiran. Bank of Thailand mengumumkan berulang kali bahwa sirkulasi uang dinilai cukup meskipun hampir sekitar 400 cabang bank khususnya di pinggiran kota, tutup sementara karena banjir sebagaimana pernah terjadi setahun lalu. Situasi lebih mencekam karena buaya-buaya yang ada di peternakan yang dilanda banjir terlepas dibawa air. Ular-ular juga berseliweran mencari tempat kering dan banyak yang masuk ke perumahan warga.



Sumber : Reuters/AFP/AP/Flood in Bangkok.

Read More..

PARKIR DADAKAN DI AREAL SITU GINTUNG

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 30 Maret 2009 4 komentar


Hingga hari Senin siang ini, kawasan bencana Situ Gintung di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten masih banyak dikunjungi warga yang hendak melihat maupun mengabadikan kawasan bencana ini. Pantauan sehat dengan reiki bersama tim liputan progama ibukota siang tadi melihat kawasan ini bagaikan pasar tiban dengan ramainya pengunjung dan pedagang membaur jadi satu di tengah teriknya matahari yang menyengat. Kondisi ini ternyata dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk mendapatkan keuntungan menyediakan jasa parkir.

Banyak warga berdatangan ke kawasan bencana Cirende dan menganggap lokasi bencana Situ Gintung sebagai tempat wisata baru. Terlihat tidak sedikit orang tua membawa anak mereka yang merengek-rengek ingin mendekat ke lokasi jebolnya tanggul Situ Gintung. Mereka berjalan beriringan menyusuri tanggul yang sekarang ini airnya sudah kering menyisakan lumpur coklat di dasar danau.

Pengunjung dadakan ini sebagian besar memotret menggunakan kamera digital ataupun kamera Hand Phone. Mereka memotret dan merekam gambar lokasi bencana dengan menggunakan camcoder ke objek lokasi bencana yang sudah luluh lantak karena diterjang air bah jebolan Situ Gintung.Bahkan ada pengunjung yang dipotret dengan latar belakang Situ Gintung yang sudah kering..

Kondisi ini ternyata membawa rezeki bagi sebagian warga dengan membuka lahan parkir. Mereka membuka tempat penitipan sepeda motor di jalan Juanda Ciputat, yang terletak di seberang lokasi bencana. Suasana bagaikan pasar tumpah dadakan di lokasi pinggiran tanggul yang masih utuh. Penjual mainan anak-anak, makanan dan minuman paling laris menjajakan dagangannya.

Akan halnya jasa parkir kendaraan bermotor, pemilik parkir bisa menikmati rejeki ini sambil mengawasi sepeda motor yang dititipkan pengunjung. Di sini terlihat 50 motor parkir di sisi jalan. Ini baru satu tempat areal parkir. Belum di tempat lain di seputar Situ Gintung. Penduduk di sini pun membuka usaha jasa penitipan sepeda motor di samping warung makanan dan minuman.

Para juru parkir dadakan ini memungut biaya parkir sebesar seribu rupiah per kendaraan. Simak penuturan Hartono, salah seorang juru parkir dadakan di kawasan bencana mengatakan," Ide membuka lahan parkir datang secara spontan. Saya lihat hari kedua bencana pengunjung semakin ramai datang ke sini dan kesulitan mencari tempat parkir, katanya sambil mendorong sepeda motor pelanggan ke pinggir jalan.

Hasil parkir yang ditawarkan Hartono ternyata mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Hartono mengaku dalam 3 hari membuka lahan parkir ini, dirinya sudah dapat mengumpulkan satu juta lima ratus ribu rupiah. Hartono mengaku akan terus menyediakan jasa parkir selama warga masih ingin berdatangan ke kawasan bencana Situ Gintung ini.

Ketika tim liputan sehat dengan reiki ketika menyusur jalan setapak digenangan lumpur yang belum sepenuhnya kering, melihat rombongan anak sekolah yang masih memakai seragam sekolah berjalan beriringan mengitari bibir tanggul sambil bersendau gurau. Mereka asyik memotret kawannya secara bergantian. Di latar belakang di kejauhan terlihat puing-puing rumah penduduk yang sudah rusak diterjang air bah Situ Gintung.

Di sini di areal Situ Gintung keceriaan dan kesedihan membaur menjadi satu. Pengunjung berdarmawisata menyaksikan lokasi bencana sambil memotret sedangkan keluarga korban yang selamat masih dirawat di rumah sakit, bahkan ada di antaranya yang kehilangan sanak saudaranya yang di antaranya sampai saat ini belum ditemukan jenazahnya.Kendatipun sudah ada larangan berkunjung ke kawasan ini mereka toh tetap hadir di Situ Gintung.

Foto Detik Com.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.