Sejumlah
ilmuwan India tengah menyelidiki kejadian langka tewasnya seorang
penduduk akibat tertimpa meteroit. Jika hal itu benar, ini adalah
peristiwa pertama setelah 200 tahun. Jayalalithaa Jayaram, menteri besar
Tamil Nadu, mengatakan, seorang sopir bus kampus di wilayahnya
meninggal akibat tertimpa meteroit dan keluarganyaa telah menerima
kompensasi sebesar 100.000 rupee atau sekitar Rp 19,5 juta.
Tampilkan postingan dengan label meteroit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label meteroit. Tampilkan semua postingan
Setelah
perdebatan bertahun-tahun, air di Bulan dipastikan ada. Air itu
terjebak pada bebatuan Bulan meskipun permukaan Bulan lebih kering dari
gurun pasir di Bumi. Adanya air di Bulan diharapkan dapat menopang
kehidupan di Bulan atau mendukung misi manusia ke Mars suatu saat nanti.
Lalu, dari mana air di Bulan berasal ?
Penelitian
ahli kosmokimia dari Museum Sejarah Alam Nasional di Paris, Perancis,
Alice Stephant, dan rekan yang dipublikasikan daring di Proceedings of
the National Academy of Science pada Senin ( 6/10 ) menunjukkan bahwa
air itu berasal dari angin Matahari. Angin Matahari adalah aliran
partikel energetik yang bersumber dari ledakan di Matahari. " Tak ada
tanda-tanda air tersebut berasal dari batuan meteroit atau komet seperti
dugaan selama ini, " kata Alice kepada space.com, Rabu ( 8/10 ).
