Penyandang
tunanetra tak lagi kesulitan mengirim dan menerima layanan pesan
singkat alias SMS. Ozi Priawadi, alumnus Departemen Ilmu Komputer,
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor,
mengembangkan aplikasi T-SMS. Aplikasi ini dapat diakses pada smartphone berbasis
Android. Dengan itu, teknik-teknik baru dalam berkomunikasi dapat
direalisasikan dengan mudah, di antaranya penggunaan text-to-speech dan
speech-to-text untuk mengirimkan pesan.
Tampilkan postingan dengan label sms. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sms. Tampilkan semua postingan
Hati-hati
jika Anda berpromosi menggunakan pesan layanan singkat ( SMS )
sebaiknya barang yang ingin dipromosikan adalah barang yang legal dan
tidak bertentangan dengan hukum di negara tersebut. Teliti sebelum
berjualan apakah produknya memenuhi syarat dan tentu saja calon konsumen
harus jelas orangnya. Jika salah melihat calon konsumen, akan runyam
jadinya sebagaimana dialami oleh seorang perempuan asal Minneapolis,
Amerika Serikat.
Niatnya
sih berpromosi agar barang dagangan miliknya laku, maka perempuan yang
diidentifikasi sebagai Najileh Cekoc Sengbloh ( 24 ) malah berurusan
dengan pihak berwajib di negaranya. Pasalnya ia menjual barangnya lewat
layanan pesan singkat yang alamat calon pembelinya belum jelas siapa
orangnya dan berprofesi sebagai apa. Singkat kata dia berpromosi tetapi
ternyata jatuh ke target pasar yang salah.