Jika
ada kesempatan ke daerah lagi, sebenarnya saya senang sekali
mengunjungi pasar tradisional, apalagi kalau pasar tradisional itu ada
di pedesaan. Selain mengenal dekat transaksi jual beli di pasar
tradisional yang masih guyup sesama pedagang dan pembeli, pasar
tradisional juga meninggalkan kesan mendalam bagi warga pendatang yang
baru pertama kali berkunjung ke daerah itu. Sekalipun bentuk fisik
bangunan pasar tradisional cukup sederhana, justru dengan kebersahajaan
itu lah pasar tradisional memiliki keunggulan khas masyarakat
tradisional Indonesia.
Saat
berada di pasar tradisional sejatinya kita bisa melihat tawar menawar,
sapaan yang akrab dan obrolan hangat sesama pedagang jika tidak sedang
melayani pembeli. Misalnya, obrolan tentang siapa calon gubernur DKI
mendatang jika Jokowi sudah tidak jadi gubernur lagi. Atau saat sedang
melepaskan lelah, ada pedagang yang mendengarkan siaran sandiwara radio
Serial Saur Sepuh yang pernah akrab di era tahun 1980 - an.

