
Setelah menjadi praktisi reiki maka ada latihan untuk meningkatkan rasa vibrasi reiki. Di samping praktek self healing sendiri secara berkesinambungan pada dasarnya juga turut membantu meningkatnya vibrasi reiki yang keluar lewat chakra telapak tangan sebelum menyentuh tubuh. Vibrasi reiki dapat dilakukan setiap praktisi reiki dengan cara sederhana yaitu menggosok-gosokkan kedua telapak tangan lebih dulu. Ini adalah pengalaman Master Reiki Prof. Dr. Sutan Remi Syahdeini S.H sebagaimana dituturkan dalam buku Hidup Sehat dengan Reiki dan Energi Non Reiki.
Setiap praktisi reiki dari berbagai tingkatan tentunya mempunyai cara standard sendiri dalam melatih meningkatkan getaran vibrasi reiki. Termasuk di sini sehat bersama kundalini reiki sendiri lebih cocok dengan memakai metode kundalini reiki setiap kali meningkatkan getaran energi reiki. Karena dengan telah bangkitnya kundalini dengan sendirinya setiap kali diniatkan (diberi affirmasi) secara otomatis getaran energi dapat diperkuat sekian kali lipat dari sebelumnya. Dalam buku itu mengulas teknik meningkatkan vibrasi reiki dengan cara memperhatikan setiap chakra yang ada dalam tubuh. Kenapa chakra diperhatikan?
"Memperhatikan chakra utama bagian per bagian bila Anda ingin meningkatkan vibrasi reiki," tulis buku itu. Misalnya ingin meningkatkan vibrasi pada chakra mahkota maka beri perhatian chakra mahkota untuk beberapa saat lebih dulu dengan cara niat saja. Setelah merasa ada getaran vibrasi reiki masuk lewat chakra mahkota (ubun-ubun kita) lalu pindahkan perhatian kepada chakra telapak tangan kanan dan kiri bergantian untuk beberapa saat. Kenapa chakra mahkota mendapat perhatian utama dibandingkan chakra lainnya? Sebab...Reiki adalah energi alam semesta atau orang menyebut sebagai Energi Ilahi masuk lewat chakra mahkota, maka perhatian lebih diutamakan karena dari sinilah awal energi masuk dan bekerja untuk keperluan penyembuhan.
Selanjutnya chakra telapak tangan kanan dan kiri menduduki perhatian ke-2 mengingat dari chakra inilah keluar energi reiki untuk ditempelkan ke tubuh sendiri atau orang lain. Jadi input energi reiki berasal dari alam semesta masuk lewat chakra mahkota dan output energi reiki keluar lewat chakra telapak tangan. Setelah praktisi yakin bahwa energi telah masuk secara optimal (bagi mereka yang peka) maka penyaluran reiki pun dimulai dengan sikap santai dan pasrah alias dekonsentrasi. Selama penyaluran energi reiki ini praktisi harus tetap santai dan jangan meniatkan lagi kata NIAT berulang-ulang. Niat cukup sekali saja di awal sebelum mengakses reiki.
Untuk latihan praktisi reiki dapat memberikan perhatian pada chakra lainnya misalnya chakra ajna, tenggorokan, jantung, solar plexus, sex dan dasar. Lama latihan tergantung kepada praktisi asal tidak setengah-tengah dalam berlatih. Suatu waktu bila Anda sudah terbiasa menyalurkan reiki akan mendapatkan sensasi reiki tidak ada rasa sama sekali. Bukan berarti reiki hilang dari diri Anda. Reiki masih tetap mengalir dan terakses dengan baik. Hanya saja saat tangan menempel ke tubuh sendiri dan sekarang tidak merasakan vibrasi reiki, berarti energi melemah dengan tanda tidak meraskan rasa hawa panas/dingin. Kejadian ini menandakan bahwa tubuh sendiri sudah cukup memperoleh energi reiki. Karena itu telapak tangan boleh dipindahkan ke bagian tubuh lain.
Simbol Reiki sebagaimana digunakan praktisi reiki termasuk saya sehat dengan reiki hanyalah sebagai sarana bantu untuk mengarahkan energi agar bekerja sesuai dengan affirmasi yang diucapkan. Demikian halnya seorang dokter dalam memeriksa dan menyembuhkan pasien juga memerlukan alat bantu agar terapi yang diberikan kepada pasien tepat guna dan pasien sembuh dari sakitnya. Praktisi reiki mempunyai keyakinan bahwa simbol reiki hanya alat bantu saja tidak lebih dan simbol digunakan agar mempercepat kinerja energi reiki. Ibaratnya Anda ingin pergi ke Bandung bisa jalan kaki, naik bus atau kereta api. Nah kalau ada sarana alat bantu transportasi darat seperti bus atau kereta api, kenapa tidak memanfaatkan alat bantu ini agar cepat sampai ke tujuan.
Dalam aplikasi reiki dikenal beberapa simbol untuk digunakan bersama dalam penyaluran reiki. Masing-masing simbol reiki mempunyai bentuk ilustrasi yang berbeda satu sama lain. Fungsi simbol pun berbeda antara simbol satu dengan lainnya. Simbol reiki pun digunakan oleh Reiki Master dalam memberikan attunement/penyelarasan kepada calon praktisi reiki. Jadi boleh dikatakan simbol reki adalah mewakili energi tertentu dan penggunaannya dibarengi dengan affirmasi.
Kalau postingan kemaren sehat bersama inti reiki membahas meditasi gerak pribadi, kali ini saya akan melanjutkan seputar meditasi simbol pribadi dalam pembelajaran Inti Reiki. Menurut buku Rahasia Inti Reiki yang ditulis oleh Master Inti Reiki Dr. Riko Rahardian menyebutkan simbol pribadi adalah lambang khusus yang mewakili energi spesifik dan merupakan kristalisasi dari gerak pribadi seseorang yang menggambarkan fungsi dirinya dalam kehidupannya saat ini. Gerak Pribadi seseorang ini selanjutnya mengarah kepada pengetahuan misi hidupnya yang sesungguhnya.
Untuk menemukan simbol pribadi seseorang harus lebih dulu menemukan Gerak Pribadi melalui meditasi gerak pribadi yang dilatih secara terus menerus dalam praktek Inti Reiki. Setelah mengetahui gerak pribadi yang khas dan dominan dalam Inti Reiki, seseorang lalu belajar untuk mengetahui Simbol Pribadi yang dimilikinya. Simbol Pribadi merupakan tahap lanjut dari semakin dikenalnya Gerak Pribadi yang jika disadari maknanya bisa menjadi modal strategis bagi kesempurnaan hidup kali ini.
Nah bagaimana melatih menemukan Simbol Pribadi seseorang praktisi Inti Reiki? Simbol Pribadi dapat digali dan kelak ditemukan melalui meditasi simbol pribadi yang langkah-langkahnya diuraikan berikut ini:
1. Posisikan diri Anda untuk Posisi Duduk Sempurna lalu arahkan diri Anda untuk rileks sambil tersenyum. Meditasi ini pun bisa dilakukan dengan cara bersila, duduk atau pun berbaring.
2. Hubungkan diri kita dengan Master Inti Reiki agar frekuensi getaran energinya dengan kita menjadi sinkron. Lalu ucapkan doa kepada Master nya Master yaitu Tuhan Yang Maha Esa misalnya, "Ya Tuhan, mohon berikan mata bathin yang sempurna bagi saya dan perlihatkan simbol pribadi saya sekarang juga".
3. Kita mulai fokus ke Chakra Ajna dan pasrahkan tubuh kita pada cahaya/gambaran yang hadir di chakra ajna. Bila meditasi telah dirasa cukup akhiri dengan puji syukur kepada Ilahi atas perkenannya lalu akhiri dengan salam inti reiki.
Meditasi ini harus sering dilatih berulang-ulang agar gambaran yang tampak di chakra ajna semakin fokus dan tidak berubah-ubah. Ada kalanya setiap meditasi dilakukan kita bisa menemukan gambaran simbol yang berlainan. Bila terlalu banyak muncul simbol yang berlainan arahkan dengan affirmasi, " Mohon disederhanakan Simbol Pribadi saya sekarang juga dalam bentuk 2 dimensi." Ulangi berkali-kali setiap kali melakukan meditasi simbol pribadi ini sehingga kita yakin akan menemukan Simbol Pribadi yang permanen. Catat dan ingat-ingat betul gambaran visualisasi Simbol Pribadi ini dengan baik.
Pribadi dan Simbol Pribadi dengan baik dan permanen? Silahkan latih dan
eksplorasi energi gerak pribadi sebanyak-banyaknya sambil latihan olahraga.
Nah kalau Simbol Pribadi apa pun bentuknya, diri Anda sendiri lah yang tahu. Read More..
Apabila kundalini seseorang telah bangkit dari tidurnya dan mulai aktip merayap sepanjang jalur sushumna tulang belakang, alangkah baiknya bila sehat dengan reiki mengingatkan bahwa kebangkitan kundalini adalah hal lumrah dan bisa terjadi kepada siapa pun. Tidak perlu cemas berlebihan bahkan keadaan ini harus kita syukuri sebagai Rahmat Tuhan YME karena tidak sembarang orang bisa mengalami kebangkitan kundalini secara spontan tanpa melalui latihan.
Kebangkitan kundalini secara spontan bisa didapat melalui attunement reiki minimal level 2 ke atas. Ketika belajar reiki di level 1 tubuh energi setiap praktisi reiki baru saja bersosialisasi dengan energi alam semesta lewat gerbang energi chakra mahkota. Setiap kali menarik dan menyalurkan reiki maka jalur ke-3 energi akan menjadi aktip dilalui energi reiki. Melalui latihan berkesinambungan dalam penyaluaran reiki maka chakra-chakra utama dalam tubuh akan semakin aktip dan bersih.
Dengan bersihnya chakra utama maka segala energi negative penyakit akan dikeluarkan dari tubuh dan menggantikannya dengan energi positip untuk kesehatan dan kebugaran. Setelah dipandang ketiga jalur energi praktisi reiki mampu menerima energi reiki secara teratur maka tiba saatnya kundalini dibangkitkan melalui attunement reiki level 2. Chakra jantung, ajna dan solar plexus diaktipkan sementara penggunaan simbol reiki untuk mengaktipkan kundalini dikenalkan kepada praktisi reiki. Di level 2 ini dikenalkan meditasi mengaktipkan kundalini dengan menggambar simbol kundalini yang diaktipkan ke jalur sushumna. Biasanya setelah simbol kundalini digambar maka tubuh akan bereaksi menjadi panas tetapi bukan panas karena demam.
Menjaga kebangkitan kundalini semaksimal mungkin dan cepat sangat penting agar tenaga kundalini tetap aktip dan lancar mengalir. Salah satu teknik mengaktipkan dan melancarkan kundalini adalah teknik visualisasi nyala lilin yang amat sederhana dilakukan tanpa membutuhkan postur tubuh yang rumit gerakannya. Irmansyah Effendi dalam buku Kundalini menulis teknik visualisasi tidak membutuhkan konsentrasi. Kita hanya melakukan duduk dengan punggung lurus layaknya kita bermeditasi.
Lalu setelah hening sejenak bayangkan tubuh kita sebagai sebatang lilin yang tengah menyala dimana nyala lilin ini ada di chakra mahkota/ubun-ubun. Niatkan atau bayangkan tenaga kundalini naik jalur sushumna dan merayap sepanjang tulang belakang kita lalu menyembur ke luar dari atas kepala tepat di tengah sumbu lilin yang tengah menyala. Energi yang disemprotkan ke luar melalui chakra mahkota ( sumbu lilin yang menyala ) lalu bercampur dengan energi alam semesta ( reiki ) lalu turun kembali sebagai hujan energi warna kuning emas dan putih keperakan.
Jatuhnya hujan energi dari perpaduan energi kundalini dan reiki lalu jatuh menimpa tubuh jasmani dan diserap membuat sel-sel tubuh menjadi lebih segar dan kuat. Teknik visualisasi ini sebaiknya dilakukan selama 5-10 menit. Sebagai tambahan sebaiknya kita juga membersihkan nadi yang ada dalam tubuh energi kita. Kalau kita memegang pipa pralon yang kasat mata dan kotor berkarat kita langsung dapat membersihkan lubang pralon ini dengan segera. Tetapi bagaimana halnya dengan saluran energi yang tidak kasat mata?
Baiklah sehat bersama reiki cuplikkan sedikit latihan membersihkan nadi. Caranya posisikan diri kita dalam kondisi santai, tenang dengan duduk, badan tidak menyandar sandaran kursi. Lalu niatkan ( bayangkan ) seluruh nadi/pipa pralon dalam tubuh energi secara berangsur-angsur menjadi terang bercahaya ke seluruh tubuh. Tarik cahaya mengalir semakin cepat dan lancar ke seluruh bagian tubuh. Tak usah membayangkan arah aliran energi dalam nadi ini. Lakukan latihan ini selama 5 menit.
