ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label penyelam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyelam. Tampilkan semua postingan

UPACARA UNIK HARI KEMERDEKAAN RI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 17 Agustus 2011 0 komentar




Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan setiap tahun selalu dirayakan dalam suasana gembira yang menandakan bahwa Republik Indonesia tercinta sudah bertambah usia dalam mengarungi hidup merdeka lepas dari penjajahan Belanda. Berbagai elemen masyarakat di seluruh pelosok negeri merayakannya dengan berbagai macam versi. Selain upacara seremonial standard yang mengambil di lapangan terbuka, ada pula yang merayakannya di areal persawahan bahkan upacara kemerdekaan dirayakan pula di dalam air laut. Peristiwa unik dan memecahkan rekor ini terjadi 2 tahun lalu atau tepatnya 17 Agustus 2009.



Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan tahun 2009 tampaknya unik. Betapa tidak unik mengingat peringatan upacara di adakan di areal waduk yang mengering di desa Deket Agung Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Itulah keunikan pertama yang sehat dengan reiki pantau melalui jaringan satelit melalui berita malam yang disiarkan oleh televisi nasional.



Upacara yang diikuti oleh petani dari desa Deket Agung sungguh merakyat. Bagaimana tidak merakyat kalau semua peserta upacara kali ini adalah petani dari desa setempat. Tempat upacara berada di waduk yang mengering di desa setempat. Areal waduk dalam musim hujan selalu penuh berisi air untuk irigasi kali ini mengering karena kemarau panjang yang melanda Jawa Timur.



Kegiatan upacara pagi hari diawali dengan pengibaran bendera merah putih oleh tiga orang petani. Peserta upacara kali ini tidak memakai seragam upacara. Pakaian yang dikenakan dalam upacara ini apa adanya, yaitu seragam kerja mereka di sawah. Ada yang memakai kaos oblong celana gombyor bertopi caping membawa sabit dan cangkul, ada juga yang memakai pakaian setengah resmi celana panjang warna gelap dengan kemeja batik lengan panjang.



Begitu lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan, bendera Sang Saka Merah Putih dikibarkan. Ratusan petani berbaris rapi sambil menyanyikan lagu kebangsaan negeri ini. Dengan memberi hormat kepada bendera Merah Putih mereka begitu khidmat melaksanakan upacara ini. Tangan diangkat di atas kepala sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Merah Putih yang pelan tapi pasti meluncur ke puncak tiang bendera yang siang itu begitu cerah udaranya..



Gagasan mengadakan upacara di areal waduk yang telah mengering ini sebagai bukti kecintaan para petani kepada pendiri republik ini. Petani dengan caranya sendiri ingin membuktikan bahwa mereka masih cinta tanah air. Kendatipun selama ini petani kesulitan memperoleh air di musim kemarau mereka tetap berharap kemerdekaan kali ini para petani bisa menikmati pupuk di saat musim tanam tiba. Air dan pupuk adalah dambaan petani di desa ini agar bisa menunjang kegiatan dalam bertani dan bisa diperoleh dengan mudah.



Suhandoyo mewakili petani yang hadir dalam upacara ini mengharapkan gagasan mengadakan upacara di areal waduk kering ini sebagai masukan kepada Pemda Lamongan bahwa selama ini para petani kesulitan mendapatkan air di saat musim kemarau."Waduk yang biasanya penuh dengan air melimpah dan digunakan petani untuk mengairi sawahnya, kini berubah menjadi ladang rumput liar yang telah mengering gersang", katanya.



Usai mengadakan upacara para petani bubar dan melanjutkan dengan kegiatan utama yaitu bertani di ladang dan sawah masing-masing. Sore hari kembali para petani mengadakan upacara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih.Suhaili petani lainnya mengatakan upacara kali ini sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dengan gigih untuk memperoleh kemerdekaan dari tangan penjajah.



Peringatan detik-detik proklamasi juga digelar tak kalah unik. Kali ini peringatan hari kemerdekaan digelar di Sail Bunaken Sulawesi Utara. Uniknya upacara ini berlangsung di bawah laut, diikuti ribuan penyelam dan telah memecahkan rekor dunia. David Sohouwat, rekan kerja sekantor sehat dengan reiki yang berprofesi sebagai kameraman bawah laut melaporkan bahwa segala persiapan telah dilakukan menyangkut persiapan fisik dan peralatan selam.



Dengan teratur ribuan penyelam mendekati titik lokasi upacara. Mereka tetap berada dalam formasi regu masing-masing. Teriknya matahari di lokasi penyelaman tidak menyurutkan wisatawan untuk menyaksikan momentum bersejarah peringatan upacara kemerdekaan bawah laut. Saat bendera hijau berkibar, satu persatu penyelam mulai masuk ke dalam air laut.



Di areal ini mereka melakukan upacara memperingati kemerdekaan ke-64 Republik Indonesia yang dipimpin Wakasal Laksamana Madya Moeklas Sidiq. Di dalam jernihnya perairan Malalayang Menado ini, Merah Putih dikibarkan. Meski upacara diadakan di dasar air laut, semangat nasionalisme tetap dijunjung tinggi oleh peserta upacara. Upacara kali ini juga diikuti oleh peserta dari luar negeri yaitu Australia, Filipina dan India.



Begitu upacara selesai para penyelam belum bergegas naik ke atas. Tampaknya mereka masih ingin merasakan kebersamaan di antara para penyelam dan mengabadikan momentum langka ini. Setelah 45 menit berada dalam air laut, para penyelam ini kembali ke permukaan laut. Dengan diadakannya upacara bendera di dasar laut, kegiatan ini telah memecahkan rekor dunia sebagai peserta upacara terbanyak.



Guiness Book Of The World Rekor mencatat jumlah peserta sebanyak 2486 penyelam. Rekor baru ini lebih banyak 3 kali lipat dibanding rekor sebelumnya yang terjadi di Maladewa. Upacara bendera di dasar laut bukan sekedar hura-hura. Momentum Sail Bunaken ini harus dipandang dengan pendekatan pariwisata, budaya, ekonomi dan nasionalisme. Peringatan detik-detik proklamasi di dasar laut ini juga disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta Metro TV.



Gambar : google images

Read More..

SI BURUK RUPA IKAN NAPOLEON.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 23 Mei 2010 0 komentar

Anda semua sahabat sehat dengan kundalini reiki tentu pernah mengenal nama Napoleon Bonaparte bukan? Nama yang sudah akrab begitu kita membuka buku pelajaran Sejarah tatkala duduk di SMA dulu. Nama ini menunjukkan sebuah nama Kaisar seorang pahlawan asal Perancis yang diasingkan ke sebuah pulau Saint Helana sampai akhir hayatnya. Nama Napoleon boleh saja terus diingat bagi pencinta Sejarah dunia, tetapi nama Napoleon boleh saja menjadi nama milik sahabat sehat dengan kundalini reiki di kantor yang sering mengurusi surat perjalanan dinas ketika kami tengah mempersiapkan diri untuk liputan ke luar kota beberapa hari lalu.



Menyebut nama Napoleon tentu tidak afdol jika tidak menyebut nama Napoleon sebagai nama ikan yang habitatnya ada di Kepulauan Anambas yang beribukota Tarempa. Selain ikan Napoleon yang hidup di perairan kepulauan ini, ada juga ikan Kerapu. Memang kepulauan Anambas sudah sangat terkenal sebagai wilayah yang kaya akan hasil laut. Kesanalah....minggu lalu kami bertiga datang untuk melihat pembudidayaan ikan Napoleon di mana penduduk kepulauan Anambas ini pada umumnya bekerja sebagai nelayan yang juga membudidayakan Lobster.



Ikan Napoleon memang tidak begitu populer di Indonesia walaupun habitat aslinya ada di wilayah Kepulauan Anambas. Sekedar mengingatkan bahwa kepulauan Anambas sendiri adalah wilayah pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Natuna. Karena itulah ikan Napoleon lebih banyak diekspor keluar Indonesia dan dikonsumsi oleh masyarakat Hongkong yang gemar akan masakan ikan laut.




Sebagai salah satu hewan yang mempunyai bentuk yang cantik, anggun, gemulai dan bersahabat dialam, menjadikan ikan ini sangat dekat dengan beberapa penyelam.

Sampai saat ini populasi hewan ini sangat kecil dan merupakan salah satu ikan yang sangat dilindungi.


Karena sebagai komoditas ekspor dengan sendirinya ikan Napoleon yang sering dijuluki Si Buruk Rupa ini harganya cukup mahal. Begitu tingginya permintaan ikan Napoleon untuk pasar Hongkong mendorong para nelayan di Anambas untuk membudidayakan ikan Napoleon. Mereka membangun keramba apung di sepanjang pantai untuk membesarkan benih-benih ikan Napoleon yang mana benih ini mereka peroleh dari daerah sekitarnya.



Menurut Akin seorang nelayan di Tarempa menyatakan, pada dasarnya para nelayan ini hanya melakukan pembesaran bibit Napoleon di dalam keramba. Saat mengadakan pembesaran bibit ini hampir tidak ada kendala berarti yang dihadapi kecuali jika kualitas bibitnya tidak bagus. Karena itu nelayan setempat harus pandai memilih bibit unggul dan bagus untuk selanjutnya ditempatkan dalam kolam penangkaran berupa keramba apung di sepanjang pantai di belakang tempat tinggalnya.



Seorang nelayan lain Khadir yang juga berprofessi sebagai penyelam di perairan itu menyatakan, Ikan Napoleon betina bertelur sepanjang tahun di pinggir atau dibagian luar lereng terumbu karang. Proses bertelur ini terjadi dalam kelompok-kelompok maupun saling berpasangan. Di areal dengan arus pasang surut yang kuat, ikan Napoleon bertelur saat puncak pasang tengah naik.



Disebutkan juga bahwa model pembudidayaan Ikan Napoleon menggunakan keramba apung ini sangat menguntungkan. Selain tidak saja menghasilkan keuntungan yang tinggi dari sisi ekonomis tetapi juga sekaligus dapat menjaga populasi Ikan Napoleon yang semakin dikhawatirkan ikut punah menyusul kerusakan terumbu karang di berbagai perairan di tanah air.




Keberadaan ikan ini dibeberapa daerah penyelaman menjadikan pengalaman tersendiri yang tak terlupakan bagi para penyelam. Bahkan dibeberapa Negara ada yang menawarkan paket berenang dengan hanya untuk menyaksikan keberadaan beberapa jenis ikan ini dialam.

Ikan napoleon akan sangat jarang ditemukan pada daerah dengan kondisi karang yang sudah rusak akibat pengeboman atau daerah yang banyak menggunakan potassium sianida.


Menurut situs maruf.wordpress.com menyatakan bahwa Ikan Napoleon atau lebih dikenal dengan Napoleon Wrasse. Ikan Napoleon (Cheilunus undulatus) adalah salah satu ikan karang besar yang hidup pada daerah tropis. Panjang ikan ini bisa mencapai 1.5 meter. Dan beberapa ikan bisa mencapai ukuran sampai 180 kg pada usia 50 tahun. Kehidupan hewan ini umumnya sama dengan ikan karang lain yang hidup secara soliter. Para penyelam biasanya menemukan ikan ini berenang sendiri pada daerah sekitar karang. Dan biasanya sangat jinak dengan para penyelam.



Ikan ini biasanya tidak terusik dengan aktivitas para penyelam. Salah satu keunikan hewan ini adalah lingkar bola matanya yang dapat melihat arah sudut pandang sampai 180 derajad. Kebiasaan hidup sendiri pada kedalaman tertentu membuat hewan ini sangat dinantikan oleh para penyelam untuk melihat atau bahkan memotret hewan ini. Biasanya ikan berenang sendiri mencari makan didaerah dekat karang, karena makanannya yang berupa beberapa jenis sea urchin, molusca dan crustacean memang banyak berada pada daerah sekitar karang.



Biasanya ikan ini lahir sebagai hewan jantan dan akan berubah menjadi betina saat menjelang dewasa. Ikan ini mempunyai pola reproduksi yang hermaphrodite sehingga kadang ditemukan dominasi jantan pada satu populasi ikan kecil sampai ukuran sedang dan akan berubah menjadi dominasi populasi betina saat mendekati matang gonad. Ini memang fenomena unik di alam yang merupakan salah satu strategi sebagian besar hewan laut untuk mempertahankan kehidupan populasi mereka.



Jadi keberadaan si buruk rupa Ikan Napoleon perlu dilestarikan dengan cara membudidayakan di dalam keramba apung di sepanjang pantai. Dari perairan Tarempa kepulauan Anambas yang cukup cerah , sehat dengan kundalini reiki bersama kerabat kerja produksi menulis untuk blog kesehatan alami.



Foto : Divetrip.com/www. timsaxon.co.uk.

Read More..

SI BURUK RUPA IKAN NAPOLEON.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 06 Mei 2010 0 komentar

Anda semua sahabat sehat dengan kundalini reiki tentu pernah mengenal nama Napoleon Bonaparte bukan? Nama yang sudah akrab begitu kita membuka buku pelajaran Sejarah tatkala duduk di SMA dulu. Nama ini menunjukkan sebuah nama Kaisar seorang pahlawan asal Perancis yang diasingkan ke sebuah pulau Saint Helana sampai akhir hayatnya. Nama Napoleon boleh saja terus diingat bagi pencinta Sejarah dunia, tetapi nama Napoleon boleh saja menjadi nama milik sahabat sehat dengan kundalini reiki di kantor yang sering mengurusi surat perjalanan dinas ketika kami tengah mempersiapkan diri untuk liputan ke luar kota beberapa hari lalu.



Menyebut nama Napoleon tentu tidak afdol jika tidak menyebut nama Napoleon sebagai nama ikan yang habitatnya ada di Kepulauan Anambas yang beribukota Tarempa. Selain ikan Napoleon yang hidup di perairan kepulauan ini, ada juga ikan Kerapu. Memang kepulauan Anambas sudah sangat terkenal sebagai wilayah yang kaya akan hasil laut. Kesanalah....minggu lalu kami bertiga datang untuk melihat pembudidayaan ikan Napoleon di mana penduduk kepulauan Anambas ini pada umumnya bekerja sebagai nelayan yang juga membudidayakan Lobster.



Ikan Napoleon memang tidak begitu populer di Indonesia walaupun habitat aslinya ada di wilayah Kepulauan Anambas. Sekedar mengingatkan bahwa kepulauan Anambas sendiri adalah wilayah pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Natuna. Karena itulah ikan Napoleon lebih banyak diekspor keluar Indonesia dan dikonsumsi oleh masyarakat Hongkong yang gemar akan masakan ikan laut.




Sebagai salah satu hewan yang mempunyai bentuk yang cantik, anggun, gemulai dan bersahabat dialam, menjadikan ikan ini sangat dekat dengan beberapa penyelam.

Sampai saat ini populasi hewan ini sangat kecil dan merupakan salah satu ikan yang sangat dilindungi.


Karena sebagai komoditas ekspor dengan sendirinya ikan Napoleon yang sering dijuluki Si Buruk Rupa ini harganya cukup mahal. Begitu tingginya permintaan ikan Napoleon untuk pasar Hongkong mendorong para nelayan di Anambas untuk membudidayakan ikan Napoleon. Mereka membangun keramba apung di sepanjang pantai untuk membesarkan benih-benih ikan Napoleon yang mana benih ini mereka peroleh dari daerah sekitarnya.



Menurut Akin seorang nelayan di Tarempa menyatakan, pada dasarnya para nelayan ini hanya melakukan pembesaran bibit Napoleon di dalam keramba. Saat mengadakan pembesaran bibit ini hampir tidak ada kendala berarti yang dihadapi kecuali jika kualitas bibitnya tidak bagus. Karena itu nelayan setempat harus pandai memilih bibit unggul dan bagus untuk selanjutnya ditempatkan dalam kolam penangkaran berupa keramba apung di sepanjang pantai di belakang tempat tinggalnya.



Seorang nelayan lain Khadir yang juga berprofessi sebagai penyelam di perairan itu menyatakan, Ikan Napoleon betina bertelur sepanjang tahun di pinggir atau dibagian luar lereng terumbu karang. Proses bertelur ini terjadi dalam kelompok-kelompok maupun saling berpasangan. Di areal dengan arus pasang surut yang kuat, ikan Napoleon bertelur saat puncak pasang tengah naik.



Disebutkan juga bahwa model pembudidayaan Ikan Napoleon menggunakan keramba apung ini sangat menguntungkan. Selain tidak saja menghasilkan keuntungan yang tinggi dari sisi ekonomis tetapi juga sekaligus dapat menjaga populasi Ikan Napoleon yang semakin dikhawatirkan ikut punah menyusul kerusakan terumbu karang di berbagai perairan di tanah air.




Keberadaan ikan ini dibeberapa daerah penyelaman menjadikan pengalaman tersendiri yang tak terlupakan bagi para penyelam. Bahkan dibeberapa Negara ada yang menawarkan paket berenang dengan hanya untuk menyaksikan keberadaan beberapa jenis ikan ini dialam.

Ikan napoleon akan sangat jarang ditemukan pada daerah dengan kondisi karang yang sudah rusak akibat pengeboman dan atau daerah yang banyak menggunakan potassium sianida.


Menurut situs maruf.wordpress.com menyatakan bahwa Ikan Napoleon atau lebih dikenal dengan Napoleon Wrasse. Ikan Napoleon (Cheilunus undulatus) adalah salah satu ikan karang besar yang hidup pada daerah tropis. Panjang ikan ini bisa mencapai 1.5 meter. Dan beberapa ikan bisa mencapai ukuran sampai 180 kg pada usia 50 tahun. Kehidupan hewan ini umumnya sama dengan ikan karang lain yang hidup secara soliter. Para penyelam biasanya menemukan ikan ini berenang sendiri pada daerah sekitar karang. Dan biasanya sangat jinak dengan para penyelam.



Ikan ini biasanya tidak terusik dengan aktivitas para penyelam. Salah satu keunikan hewan ini adalah lingkar bola matanya yang dapat melihat arah sudut pandang sampai 180 derajad. Kebiasaan hidup sendiri pada kedalaman tertentu membuat hewan ini sangat dinantikan oleh para penyelam untuk melihat atau bahkan memotret hewan ini. Biasanya ikan berenang sendiri mencari makan didaerah dekat karang, karena makanannya yang berupa beberapa jenis sea urchin, molusca dan crustacean memang banyak berada pada daerah sekitar karang.



Biasanya ikan ini lahir sebagai hewan jantan dan akan berubah menjadi betina saat menjelang dewasa. Ikan ini mempunyai pola reproduksi yang hermaphrodite sehingga kadang ditemukan dominasi jantan pada satu populasi ikan kecil sampai ukuran sedang dan akan berubah menjadi dominasi populasi betina saat mendekati matang gonad. Ini memang fenomena unik di alam yang merupakan salah satu strategi sebagian besar hewan laut untuk mempertahankan kehidupan populasi mereka.



Jadi keberadaan si buruk rupa Ikan Napoleon perlu dilestarikan dengan cara membudidayakan di dalam keramba apung di sepanjang pantai. Dari perairan Tarempa kepulauan Anambas yang cukup cerah , sehat dengan kundalini reiki bersama kerabat kerja produksi menulis untuk blog kesehatan alami.



Foto : Divetrip.com/www. timsaxon.co.uk.

Read More..

UPACARA KEMERDEKAAN BAWAH LAUT DAN SAWAH

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Senin, 17 Agustus 2009 0 komentar





Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan tahun ini tampaknya unik. Betapa tidak unik mengingat peringatan upacara di adakan di areal waduk yang mengering di desa Deket Agung Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Itulah keunikan pertama yang sehat dengan reiki pantau melalui jaringan satelit melalui berita malam yang disiarkan oleh televisi nasional.

Upacara yang diikuti oleh petani dari desa Deket Agung sungguh merakyat. Bagaimana tidak merakyat kalau semua peserta upacara kali ini adalah petani dari desa setempat. Tempat upacara berada di waduk yang mengering di desa setempat. Areal waduk dalam musim hujan selalu penuh berisi air untuk irigasi kali ini mengering karena kemarau panjang yang melanda Jawa Timur.

Kegiatan upacara pagi hari diawali dengan pengibaran bendera merah putih oleh tiga orang petani. Peserta upacara kali ini tidak memakai seragam upacara. Pakaian yang dikenakan dalam upacara ini apa adanya, yaitu seragam kerja mereka di sawah. Ada yang memakai kaos oblong celana gombyor bertopi caping membawa sabit dan cangkul, ada juga yang memakai pakaian setengah resmi celana panjang warna gelap dengan kemeja batik lengan panjang.

Begitu lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan, bendera Sang Saka Merah Putih dikibarkan. Ratusan petani berbaris rapi sambil menyanyikan lagu kebangsaan negeri ini. Dengan memberi hormat kepada bendera Merah Putih mereka begitu khidmat melaksanakan upacara ini. Tangan diangkat di atas kepala sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Merah Putih yang pelan tapi pasti meluncur ke puncak tiang bendera yang siang itu begitu cerah udaranya..

Gagasan mengadakan upacara di areal waduk yang telah mengering ini sebagai bukti kecintaan para petani kepada pendiri republik ini. Petani dengan caranya sendiri ingin membuktikan bahwa mereka masih cinta tanah air. Kendatipun selama ini petani kesulitan memperoleh air di musim kemarau mereka tetap berharap kemerdekaan kali ini para petani bisa menikmati pupuk di saat musim tanam tiba. Air dan pupuk adalah dambaan petani di desa ini agar bisa menunjang kegiatan dalam bertani dan bisa diperoleh dengan mudah.

Suhandoyo mewakili petani yang hadir dalam upacara ini mengharapkan gagasan mengadakan upacara di areal waduk kering ini sebagai masukan kepada Pemda Lamongan bahwa selama ini para petani kesulitan mendapatkan air di saat musim kemarau."Waduk yang biasanya penuh dengan air melimpah dan digunakan petani untuk mengairi sawahnya, kini berubah menjadi ladang rumput liar yang telah mengering gersang", katanya.

Usai mengadakan upacara para petani bubar dan melanjutkan dengan kegiatan utama yaitu bertani di ladang dan sawah masing-masing. Sore hari kembali para petani mengadakan upacara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih.Suhaili petani lainnya mengatakan upacara kali ini sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dengan gigih untuk memperoleh kemerdekaan dari tangan penjajah.

Peringatan detik-detik proklamasi juga digelar tak kalah unik. Kali ini peringatan hari kemerdekaan digelar di Sail Bunaken Sulawesi Utara. Uniknya upacara ini berlangsung di bawah laut, diikuti ribuan penyelam dan telah memecahkan rekor dunia. David Sohouwat, rekan kerja sekantor sehat dengan reiki yang berprofesi sebagai kameraman bawah laut melaporkan bahwa segala persiapan telah dilakukan menyangkut persiapan fisik dan peralatan selam.

Dengan teratur ribuan penyelam mendekati titik lokasi upacara. Mereka tetap berada dalam formasi regu masing-masing. Teriknya matahari di lokasi penyelaman tidak menyurutkan wisatawan untuk menyaksikan momentum bersejarah peringatan upacara kemerdekaan bawah laut. Saat bendera hijau berkibar, satu persatu penyelam mulai masuk ke dalam air laut.

Di areal ini mereka melakukan upacara memperingati kemerdekaan ke-64 Republik Indonesia yang dipimpin Wakasal Laksamana Madya Moeklas Sidiq. Di dalam jernihnya perairan Malalayang Menado ini, Merah Putih dikibarkan. Meski upacara diadakan di dasar air laut, semangat nasionalisme tetap dijunjung tinggi oleh peserta upacara. Upacara kali ini juga diikuti oleh peserta dari luar negeri yaitu Australia, Filipina dan India.

Begitu upacara selesai para penyelam belum bergegas naik ke atas. Tampaknya mereka masih ingin merasakan kebersamaan di antara para penyelam dan mengabadikan momentum langka ini. Setelah 45 menit berada dalam air laut, para penyelam ini kembali ke permukaan laut. Dengan diadakannya upacara bendera di dasar laut, kegiatan ini telah memecahkan rekor dunia sebagai peserta upacara terbanyak.

Guiness Book Of The World Rekor mencatat jumlah peserta sebanyak 2486 penyelam. Rekor baru ini lebih banyak 3 kali lipat dibanding rekor sebelumnya yang terjadi di Maladewa. Upacara bendera di dasar laut bukan sekedar hura-hura. Momentum Sail Bunaken ini harus dipandang dengan pendekatan pariwisata, budaya, ekonomi dan nasionalisme. Peringatan detik-detik proklamasi di dasar laut ini juga disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta Metro TV.

Sumber gambar : google images









Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.