

Dalam tubuh sehat terdapat jiwa sehat. Itu pepatah yang sejak dulu pernah sehat dengan waskita reiki pernah dengar dari guru sekolah dasar hingga sma. Pepatah ini menyatakan bahwa jiwa sehat akan menyertai tubuh sehat. Jadi tubuh manusia terdiri jasmani dan rohani harus tetap dipelihara kualitas kesehatannya setiap hari. Dengan cara apa? ya.....dengan cara yang bisa lakukan....untuk memelihara tubuh agar tetap bugar, ilmu kedokteran barat mensyaratkan kita harus banyak bergerak ( olah raga ), istirahat cukup, makanan sehat dan berpikiran positip ( tidak mudah stress ). Sedangkan jiwa sehat adalah mengolah jiwa menjadi sehat lewat olah jiwa yang di antaranya rajin hidup bermeditasi. Bahkan Guru Meditasi Kesehatan dari Bali Usada...Bapak Mertha Ada telah mengajarkan dan mendidik ribuan murid yang tersebar di Indonesia dan juga di manca negara dengan mengajarkan meditasi kesehatan termasuk kepada keluarga bangsawan Inggris. Beliu mengajarkan bagaimana mengolah pikiran harmonis dalam tubuh manusia untuk mendapatkan kesehatan dan kebugaran. " Semoga semua mahkluk hidup berbahagia ", begitulah salam awal meditasi kesehatan yang beliau ajarkan kepada kita semua.
Kalau tubuh sehat tentunya tidak ada orang yang sakit. Itu pikiran logika kita dalam menerima kenyataan itu. Tapi toh kenyataannya banyak olahragawan menderita penyakit. Banyak di antara mereka menderita sakit setelah sekian lama absen dari kegiatan olahraga. Sebagai pengaruh pengetahuan kedokteran Barat, orang berpendapat bahwa jasmani sehat tergantung kepada aktivitas olahraga dari orang yang bersangkutan. Dengan sendirinya orang yang tidak pernah olahraga menjadi manusia yang tidak sehat. Pendapat ilmu kedokteran Barat berpendapat bahwa tubuh manusia terdiri atas raga atau jasmani saja. Tapi tidak demikian halnya dengan ilmu kedokteran Timur.
Ilmu kedokteran Timur menyebut bahwa tubuh manusia tidak hanya terdiri atas tubuh fisik atau jasmani, tetapi juga terdiri atas tubuh eterik atau tubuh nonfisik. Menurut Prof. Dr. Sutan Remi Syahdeni dalam Hidup Sehat dengan Reiki dan Energi Non Reiki menulis adanya tubuh eterik yang terdiri atas sub tubuh eterik mencakup tubuh mental, emosional, tubuh kehendak ( will body ) dan tubuh spiritual ( spiritual body ). Dalam tubuh manusia terdapat sistem energi yang terletak dalam tubuh jasmani maupun dalam tubuh-tubuh eterik itu sendiri. Tapi sistem tubuh energi itu sendiri bersifat nonfisik. Sedangkan tubuh fisik sendiri pada dasarnya berupa energi karena pada dasarnya segala sesuatu adalah energi.
Ilmu pengetahuan kedokteran Timur mencatat kesehatan tubuh fisik sangat dipengaruhi oleh kesehatan tubuh eterik. Dengan kata lain pengaruh buruk terhadap tubuh eterik akan mempengaruhi tubuh fisik. Gangguan pada tubuh eterik akan mengakibatkan tubuh fisik ikut terganggu yang dampaknya terganggunya pula keadaan sistem energi dalam tubuh manusia yang muaranya mempengaruhi keadaan kesehatan tubuh fisik. Mengenai hubungan antara tubuh eterik dengan tubuh jasmani dapat dicontohkan berikut ini. Anda sahabat sehat dengan waskita reiki tentu sering membaca koran ibukota yang mengulas tindak kekerasan, pembunuhan, pemerkosaan dan tindakan brutal lainnya yang mengakibatkan jatuhnya korban dalam kondisi mengenaskan.
Contoh konkret...kita pernah mendengar seseorang dimutilasi oleh pelaku yang membuang potongan tubuh korbannya ke sembarang tempat. Belum puas melakukan mutilasi....pelaku juga menyodomi korbannya sebelum dipotong menjadi beberapa bagian. Membaca, mendengar dan melihat video tayangan tersebut di media massa perasaan kita akan ngeri yang berproses dalam tubuh emosional kita. Secara otomatis perasaan kita menjadi berdebar-debar mengikuti tayangan berita sadis ini. Rasa tidak enak menyertai perasaan yang muaranya berpengaruh kepada tubuh fisik ini. Inilah yang disebut dengan pengaruh jelek tubuh eterik terhadap tubuh fisik. Contoh lainnya perasaan depressi menyebabkan gangguan susah tidur, perut mual dan sering buang air besar. Kedua sistem tubuh baik jasmani dan eterik keduanya sangat penting bagi hidup manusia dan kesehatannya. Orang India dan China telah mengenal teknik penyembuhan ini dengan baik di jamannya.
Salah satu teknik penyembuhan tubuh eterik dan fisik adalah Reiki. Setelah Reiki digali dan diketemukan kembali pada abad ke-19 oleh Mikao Usui, maka teknik penyembuhan dengan memanfaatkan energi alam semesta ( reiki ) pun mulai dipraktekkan oleh kalangan praktisi reiki. Penyebaran reiki pun meluas yang dimulai dari Jepang, Amerika, Kanada, Eropa hingga kembali ke Asia dan masuk Indonesia tahun 1996. Menurut ilmu kedokteran Timur gangguan kesehatan tubuh fisik dapat diperbaiki dengan memperbaiki tubuh eterik lebih dulu yang terganggu lalu sisanya memperbaiki tubuh fisik. Reiki yang bekerja pada tataran tubuh fisik, mental, emosional dan spiritual diakses Praktisi Reiki langsung dari alam semesta. Energi alam semesta Reiki lalu masuk ke dalam nadi lewat chakra tubuh, baik ke dalam tubuh sendiri dan selebihnya masuk ke tubuh pasien baik tatap muka atau jarak jauh. Jadi kenapa hari gini Anda masih takut dengan Penyembuhan Reiki? Apa kata dunia....?
Read More..Penyaluran energi jarak jauh yang sering sehat dengan reiki lakukan kepada sahabat, kerabat bahkan pengunjung blog saya ini setiap malam hari pukul 22-22.30 wib adalah hal biasa bagi seorang praktisi reiki. Sebahagian Anda tentu menganggap kejadian ini cukup luar biasa. Tidak sahabat...ini hal biasa saja tidak dilebih-lebihkan apalagi dikultuskan bahwa reiki itu hebat. Yang hebat adalah pemilik sekaligus pencipta Reiki yang tiada lain adalah Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala hal yang telah diciptakan-Nya.
Memang menyalurkan energi jarak jauh lewat medium udara biasa kita lakukan baik secara kelompok atau perorangan. Semua dimungkinkan dan si penerima energi reiki sendiri juga merasakan adanya energi reiki yang mampir padanya dengan segala sensasi reiki berupa hawa panas,dingin,sejuk saling silih berganti menyelubungi masing-masing tubuh penerima reiki.
Kini dengan majunya teknologi komunikasi utamanya dunia internet maka penyaluran energi reiki juga mendapatkan medium baru berupa internet dimana energi reiki ditumpangkan lewat internet dan si penerima energi pun harus membuka internet. Tidak membuka internet pun penerima energi tetap akan menerima energi reiki asalkan dia sudah kontak ke praktisi reiki yang akan menyalurkan energi reiki. "Kok bisa ya?" ,begitulah pertanyaan yang sering sehat berkat reiki terima lewat forum blog bahkan milis.
Memang ini dimungkinkan karena energi reiki ada dimana-mana di alam dunia ini dengan jumlah tak terbatas (un limited quota) yang tidak akan habis digunakan oleh semua praktisi reiki bila sedang mendownloadnya. Setiap kali praktisi reiki mendownload energi reiki maka energi reiki penggantinya akan hadir dan terus ada. Begitulah seterusnya sesuai dengan hukum alam bahkan energi reiki dapat dikirimkan ke penerima massal dengan jumlah tak terbatas.
Bisa sepuluh, seratus, seribu, satu juta atau bahkan lebih dari itu dengan masing-masing penerima energi reiki akan menerima energi sebesar 100%. Penerima energi dapat menerima energi reiki di tempat berbeda, sebagian didepan Anda, di kota lain bahkan di negara lain dengan waktu setiap negara berbeda-beda. Energi reiki yang dikirimkan ini saat itu pula akan menuju sasaran dengan sangat cepatnya tanpa bisa dihalangi oleh siapapun.
Memang dengan reiki ini sangat dimungkinkan dan bagi Anda yang selalu menggunakan otak kiri tentu sulit menerima kenyataan ini. Secara logika hal ini kedengarannya aneh. Secara logika bila Anda mempunyai uang Rp.1000,- dan akan dibagikan kepada 10 orang penerima, maka masing-masing penerima uang akan menerima sebesar Rp.100,- tidak lebih dan tidak kurang. Memang ini perhitungan matematis dengan penggunaan logika berpikir berdasarkan kesadaran fisik yang kita punya.
Dalam rumus matematika bisa digambarkan sebagai berikut:
Et : N = Es --->>> di mana Es adalah energi yang diterima setiap orang, Et adalah energi total yang kita ambil dan salurkan ke masing-masing penerima dan N sendiri adalah jumlah penerima energi.Tetapi dalam reiki yang terjadi diluar logika dan rumusnya menjadi Es=Et. Kenapa bisa terjadi?
Menurut Irmansyah Effendi dalam buku Reiki Tummo menulis...perlu diingat dan dipahami bahwa dalam olah spiritual sebenarnya kita diarahkan untuk menjadi bagian yang lebih baik dari alam semesta dan mengurangi sebisa mungkin batasan-batasan yang dibuat oleh kesadaran fisik kita berupa otak... Di alam semesta ini energi ada di mana-mana. Jadi cukup dengan niat saja Anda dapat mengakses energi reiki tanpa batas dan dengan royal pula Anda dapat menyalurkan ke seberapa banyak penerima reiki yang Anda inginkan.
Jadi dalam kasus contoh diatas andaikan Anda ingin menyalurkan energi reiki ke sepuluh orang secara bersama-sama di mana masing-masing penerima berada saling berjauhan dapat menerima reiki dengan jumlah penerimaan 100%, maka peranan affirmasi memegang peranan penting sebelum penyaluran energi reiki ini. Affirmasi yang biasa sehat bersama reiki rancang berbunyi,"Agar masing-masing penerima reiki benar-benar menerima energi sebesar 100%."
Karena energi dikirimkan ke penerima di tempat berbeda dalam waktu sama bahkan mundur atau dimajukan sesuai dengan perjanjian maka simbol energi untuk menghilangkan batasan-batasan adalah simbol Hon-Sha-Se-Sho-Nen. Karena jumlah penerima banyak maka simbol ini diperkuat oleh simbol yang berfungsi memperkuat energi yaitu simbol Cho Ku Rei. Adapun langkah-langkah pengiriman dijabarkan sebagai berikut ini.
1.Berdoa dulu kepada Pemilik Energi yaitu Tuhan YME.
2.Rapatkan kelima jari tangan kanan/kiri Anda lalu gambar simbol Hon-Sha-Se-Sho-Nen di depan dada Anda di antara kedua puting susu.
3.Niatkan agar energi Ilahi yang sesuai dengan simbol turun dan membentuk bola energi padat, lalu setelah padat apit bola energi ini dengan kedua telapak tangan Anda dan berikan affirmasi,"Energi yang akan dikirimkan ini akan diterima oleh semua...sebut nama masing-masing penerima dan alamatnya secara penuh dan merata sebesar 100%."
Lalu lepaskan kedua telapak tangan ini tanpa mendorong bola energi. Setelah simbol Hon-Sha-Sho-Sho-Nen dibuat ulangi lagi menggambar simbol Cho Ku Rei di tempat sama dengan affirmasi agar masing-masing penerima energi akan menerima energi sebesar 100%. Affirmasi diucapkan manakala kita sudah merasakan adanya benturan bola energi padat yang menyentuh kedua telapak tangan kita.
Nah tentu Anda masih penasaran bila jumlah penerima jumlahnya sudah ratusan sebagaimana terdaftar dalam forum penerima energi reiki di almamater sehat dengan reiki, maka ada kiat sendiri untuk mengatasi masalah ini. Caranya kita buat simbol Hon- Sha-She-Sho-Nen lebih dulu. Setelah bola energi simbol ini terbentuk padat arahkan bola energi ini ke kertas berisi daftar penerima energi yang ada di depan kita atau yang ada di layar komputer kita.
Affirmasi yang diberikan cukup simpel dan mudah. Tidak perlu menyebut satu persatu nama-nama penerima energi reiki ini. Anda cukup menyebut bahwa Simbol energi Hon-Sha-She-Sho-Nen disalurkan kepada nama-nama orang yang ada di layar komputer ini atau yang tertulis dalam daftar penerima energi ini.Selesai mengucapkan affirmasi kita tinggal mengarahkan kedua telapak tangan kita ke layar komputer atau ke kertas yang berisi nama-nama daftar penerima energi reiki.
Latihan penyaluran energi secara masal memang membutuhkan ketekunan dan kesabaran mengingat penggunaan simbol energi reiki yang tidak mudah diingat dan dihafap gerakan simbolnya oleh setiap praktisi reiki. Hanya praktisi reiki yang sudah duduk di level 2 saja mampu mengarahkan energi jarak jauh. Sedangkan pemograman energi baru bisa dilakukan oleh praktisi reiki bila yang bersangkutan sudah duduk di tingkat master pribadi. Kesimpulannya penyaluran energi secara masal adalah perpaduan penyaluran energi jarak jauh dengan penyaluran energi pemograman.
