Produsen
kondom yang memasok pasar Uganda bingung. Pasalnya kondom hasil
pabriknya yang didesain kecil, sedang, dan besar mendapat kritik
masyarakat Uganda pengguna kondom. Karena itulah demi memuaskan pengguna
kondom, kritik membangun itu diterima dengan baik dan berusaha
mendesain ulang ukuran kondom agar konsumen puas.
Pasalnya
masyarakat Uganda telah kadung cinta dengan kondom demi keamanan
dirinya dari tertular virus AID. Pekan lalu, anggota parlemen Uganda
mendapat kecaman protes dari masyarakat setempat, karena kondom yang
dijual di toko dan sudah beredar di masyarakat, ukurannya terlalu kecil
atau pendek ukurannya. Mengingat lelaki di Afrika timur itu postur
tubuhnya tinggi, besar maka untuk menggunakan kondom juga harus ukuran
besar.

