ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label juru kamera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label juru kamera. Tampilkan semua postingan

PAMERAN MOBIL MASA DEPAN TANPA PENGEMUDI.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 06 November 2010 0 komentar

Mobil masa depan tanpa pengemudi dengan kendali sensor navigasi, tiba dalam ajang Shanghai Expo 2010 di China setelah menempuh uji coba di jalan-jalan kota Shanghai, China (29/10). Paviliun Uni Eropa di Shanghai Expo 2010 memamerkan mobil tanpa pengemudi tersebut dan mendapat perhatian penuh ribuan pengunjung.



Mobil tanpa pengemudi sukses mengakhiri rekor uji coba sepanjang 15 ribu kilometer dari Italia hingga kota Shanghai, China. Mobil yang dikendalikan dengan menggunakan sensor itu, berangkat dari negara asalnya di kota Parma Italia pada 28 Juli lalu dan menempuh perjalanan melalui wilayah Eropa Timur, Rusia, Kazakhtan dan terakhir China. Kini mobil tanpa pengemudi itu dipamerkan di pavillun Uni Eropa pada Shanghai Expo 2010 dan menarik perhatian ribuan pengunjung.



Alberto Broggi, pakar otomotif dari Universitas Parma yang juga pemimpin proyek mobil tanpa pengemudi itu menyambut gembira atas kesuksesan uji coba itu. Meski untuk memarkir kendaraan itu masih dilakukan dengan manual yang berarti membutuhkan seorang teknisi untuk memarkirkannya. Selama uji coba di Rusia mobil itu juga harus berupaya keras menghadapi situasi macet di kota Moskow. Jika mendapat gangguan akibat diserobot kendaraan lain, maka teknisi terpaksa mengambil alih kemudinya.


Mobil van Piaggio listrik ini telah melakukan perjalanan sembilan ribu mil dari Parma, Italia ke Shanghai pada hari Selasa. Yang membuatnya istimewa, pengemudi tak perlu mengendalikan setirnya.


Alberto Broggi, Pemimpin Proyek mengatakan,"Kami ingin memiliki tes panjang pada skenario yang sangat berbeda, infrastruktur jalan, lalu lintas, dan cuaca yang berbeda. Kami berpikir untuk melakukan perjalanan panjang dari Italia ke Expo di Shanghai, menguji sistem pada 15.000 kilometer selama tiga bulan, jadi setelah kembali, akan ada banyak data untuk dikerjakan." katanya.



Kendaraan ini menggunakan sensor untuk mendeteksi sekelilingnya, agar dapat maju, mengerem, atau memasukkan gas. Di bagian depan, ada dua kamera yang dipasang untuk mendeteksi tanda jalur, tiga di kaca mobil untuk mendeteksi kendaraan, dan tiga pemindai laser untuk mendeteksi hambatan, seperti pejalan kaki.



Sumber : Reuters/Driverless Car in Shanghai Expho.

Read More..

PEMBAGIAN BINGKISAN NATAL

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Jumat, 25 Desember 2009 3 komentar

Satu orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka dalam kekisruhan pembagian hadiah natal di Peru. Warga yang jumlahnya ratusan terlibat saling dorong mengakibatkan sejumlah orang terinjak-injak. Peristiwa tragis ini terjadi saat ratusan warga memadati sebuah stadion di Chimbote, Peru Utara untuk mendapatkan hadiah Natal dari sebuah organisasi amal tanggal 24 Desember 09 kemaren.

Proses pembagian hadiah Natal pada mulanya berlangsung aman. Namun menjelang tengah hari warga yang memperoleh bingkisan kehilangan kesabaran dan mendorong warga yang berada di depannya di pintu masuk stadion di Chimbote sekitar 273 kilometer sebelah utara ibukota Peru, Lima. Aksi dorong mendorong ini mengakibatkan puluhan orang termasuk orang tua dan anak-anak terjatuh dan terinjak-injak.

Seorang kameramen amatir yang berusaha mengabadikan kekisruhan juga ikut menjadi korban. Musibah yang terjadi di saat masyarakat Peru bergembira menantikan datangnya Natal, menewaskan seorang nenek berusia 60 tahun dan melukai sedikitnya dua puluh orang lainnya. Seorang warga menuturkan putranya sempat terinjak-injak dan mengalami sesak napas. Pihak panitia mengatakan masyarakat mulai berdatangan sejak pukul 06.00 pagi waktu setempat dan harus menunggu dalam antrian panjang.

Peristiwa tragis ini tentunya mengingatkan kita kepada peristiwa di Pasuruan Jawa Timur dua tahun lalu saat seorang dermawan di kota itu membagikan hadiah lebaran kepada penduduk setempat. Namun karena jumlah penerima bingkisan lebaran banyak, terjadi aksi dorong mendorong di pintu masuk rumah sang dermawan tersebut. Akibatnya sejumlah warga terinjak-injak dan mengakibatkan ada korban meninggal dunia.

Sumber : Reuters


Read More..

ONE MAN NEWS TEAM

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Kamis, 20 Agustus 2009 2 komentar



Mulai tahun 1980 pusat pemberitaan televisi tempat sehat dengan reiki bekerja mulai melakukan peliputan berita one man news team. Selain penghematan biaya liputan, juga mencoba kecanggihan peralatan liputan kamera film juga kamera elektronik. Hanya saja liputan dengan materi film masih menggunakan jasa pemrosesan film milik kantor sendiri. Sedangkan materi liputan berita dengan kaset video gambar dan suara langsung dapat diedit sekaligus diberi narasi.

Semakin banyaknya liputan mendadak, banyak jenis liputan yang harus direkam, terbatasnya juru kamera film atau elektronik, membuat juru kamera dan reporter yang bertugas harus mampu berperan ganda. Reporter harus mampu mengoperasikan kamera dan lampu sedangkan juru kamera sendiri harus mampu mengoperasikan alat perekam suara yang menempel jadi satu di kamera film atau elektronik dan juga harus mampu membuat naskah berita.

Di tahun itu setiap kali sehat bersama reiki melakukan liputan ke daerah membawa kerabat kerja yang cukup banyak jumlahnya di bawah komando Pengarah Acara. Maklum jenis liputan non news bersifat hiburan dan dokumenter sehingga melibatkan kerabat kerja produksi dari berbagai bidang profesi. Materi liputan untuk bahan editing menggunakan pita audio 1/4 inchi dan film reversal atau negative 16 mm. Panjang film 100 feet hingga 400 feet.

Dalam perkembangan teknologi komunikasi khususnya di bidang komputer maka penyelesaian produksi acara televisi sendiri pun menggunakan komputer sebagai sarana kerja. Misalnya dahulu ketika menyunting video menggunakan 2 player dan 1 recorder sekarang ini menggunakan non linear editing komputer. Hanya saja jenis editing acara televisi ini bukan untuk news melainkan untuk dokumenter dan aktualitas.

Demikian pula sebelum diperkenalkan editing elektronik sebelum era komputerisasi ini penyuntingan gambar dan suara menggunakan sistem mekanik secara manual terhadap materi film dan suara yang diedit. Di editing film room banyak gulungan pita suara dan film menunggu untuk diedit. Cara kerja masih mekanik. Baru setelah menggunakan editing elektronik proses penyuntingan video menggunakan 2 player dan 1 recorder baik digital atau non digital.

Kembali kepada one man news team di bidang liputan berita menjadi tuntutan umum setiap pusat pemberitaan stasiun televisi saat ini. Cara kerja ini bukan berarti menghilangkan fungsi juru kamera dan reporter sesuai dengan bidang masing-masing. Tuntutan one man news team baru berlaku bila dalam kondisi mendesak karena banyaknya liputan, kerabat kerja liputan harus segera berangkat ke lapangan.

Dengan adanya kamera ENG yang semakin canggih, komputer editing software terbaru, peralatan transmisi portable, membuat liputan semakin cepat bahkan saat itu juga disiarkan ke penonton di rumah. Nah dalam liputan kali ini yang perlu diperhatikan dari unsur televisi yang mencakup audio dan video adalah suara atau bunyi dari atmosfir di lokasi liputan.

Bayangkan bila Anda melihat berita tentang rally sepeda Tour De France di mana kayuhan sepeda balap ini atmosfernya juga harus terekam berikut sorak-sorak penonton di sepanjang rute balapan. Suara atmosfeer adegan ini harus direkam dengan baik sehingga penonton bisa membaca emosi atas gambar yang ditayangkan. Peranan atmosfeer balap sepeda ini mutlak diperlukan untuk mengiringi gambar berikut narasi bila diperlukan. Nah dalam editing gambar balap sepeda inilah penempatan channel 2 atmosfeer balapan sepeda ditempatkan sementara ch 1 berisi narasi dan komentar pembalap yang diwawancarai.

Memang bekerja di mass media televisi sebutan one man news team bukan berlaku di bidang pemberitaan saja. Di bagian teknik tempat sehat bersama reiki bekerja pun setiap kerabat kerja yang bertugas juga harus menguasai peralatan lain yang bukan menjadi tanggung jawabnya. Misal petugas video engineer harus mampu menjadi pemadu gambar, begitu pula sebaliknya petugas pemadu gambar juga mampu mengoperasikan peralatan video engineer pada saat sang petugas tidak ada.

Floor Director yang bertugas mendampingi Pengarah Acara di lantai studio pun harus mampu mengoperasikan kamera studio saat mengambil gambar objek siaran untuk direkam olah VTR man/women. Sehat bersama reiki sendiri juga bekerja merekam gambar dan kesudahannya harus juga mengedit video dan akhirnya turut juga memplayback materi siaran yang diedit teman kerja lain.

Hanya saja untuk urusan merekam gambar ada keengganan dari kerabat kerja lain untuk mau membantu merekam gambar. Sebenarnya secara kasat mata pekerjaan merekam gambar dan suara bagi setiap orang amat mudah. Tinggal memencet tombol play and record secara bersamaan maka terekamlah gambar dan suara tadi kedalam pita kaset video. Tapi apa semudah itu? Tidak juga...merekam harus jeli dan memperhatikan level audio dan input video dari video mixer ke video tape recorder. Juga harus mengeset pergerakan pita rekaman dalam hitungan time code mencakup jam-menit-detik dan frame gambar.

Penggunaan time code ini mutlak dilakukan dan harus dicatat dalam rundown acara atau shooting script. Tujuannya untuk memudahkan saat editing video nantinya. Editor akan menyeleksi gambar berdasarkan catatan time code dari rangkaian shot gambar yang telah direkam. Time code juga digunakan pada saat meng-capture gambar dari pita kaset ke hard disk komputer termasuk juga sebagai pedoman pada saat penyiaran acara televisi.

Begitu pentingnya time code rekaman video maka diupayakan agar setiap kali merekam gambar sebaiknya time code tidak meloncat-loncat. Time code akan berjalan mulus bila merekam gambar menggunakan auto edit dan setiap kali selesai merekam segera check hasil akhir gambar lalu beri tanda cue in di alat video recorder. Bila audio dan video sudah terekam dengan baik maka gambar tadi siap disunting/diedit oleh Editor.

Siapkah bila Anda suatu saat bekerja di mass media televisi bekerja sebagai Editor atau Juru Kamera bahkan menjadi Reporter Berita? Bila ya....mulai sekarang belajar mengambil gambar video dan menyunting video. Editor Video Televisi sekarang ini sangat dibutuhkan dalam produksi acara televisi dan honor mengedit cukup besar bila mengedit video klip musik dan iklan komersil.





Read More..

MEREKAM GAMBAR DAN SUARA PADA FILM 16 MM.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Rabu, 26 November 2008 0 komentar

Pada saat rekaman gambar baik di studio atau lokasi film, pimpinan kerabat kerja produksi film dipegang oleh Sutradara atau Pengarah Acara. Sutradara mengarahkan pemain dan dibantu kerabat kerja teknik seperti juru kamera, suara, penata lampu, make up, pencatat adegan juga penata artistik. Mereka bekerja bersama-sama sebagai team work dan tentu saja didukung oleh para pemain atau artis yang membintangi jalannya shooting film televisi.

Film televisi saat itu menggunakan sistem pengambilan gambar direct recording, yaitu suara langsung direkam di lokasi kejadian. Juru kamera mengambil gambar mengunakan kamera Arri BL, ST, SR sedangkan juru suara merekam suara dengan peralatan Nagra. Metode kerja dalam rekaman gambar film televisi saat itu adalah double sistem, dimana gambar dan suara terpisah tempatnya. Film menggunakan ukuran 16 mm sedangkan pita suara ukuran 1/4 inchi yang nantinya saat akan editing di studio pita ini ditransfer ke format 16 mm.

Karena gambar dan suara menggunakan medium terpisah satu sama lain, maka haruslah antara keduanya terdapat cara yang menjamin tercapainya keserempakan (sinkronisasi) antara gerak gambar yang harus sinkron suaranya dengan gerakan gambar itu . Untuk mencapai sinkronisasi harus dipenuhi hal-hal berikut ini:

1. Adanya tanda yang merupakan awal yang bersamaan antara gambar dan
suara . Ketika shooting tanda awal ini diberikan oleh clapper board yang
memuat informasi berupa gambar (misal film 1 pita 1) dan clapper ini direkam
dulu sebelum pemain berakting. Dengan pedoman ini editor film dapat
mensinkronkan gerakan gambar dan suara berdasarkan lipsing mulut pemain.

2. Kecepatan antara medium yang merekam gambar (kamera) dengan kecepatan
pita suara harus sama. Untuk media televisi keserempakan gambar dan suara
mempunyai kecepatan 25 frame per second. Untuk rekaman suara double
sistem dapat digunakan pita licin yang diberi perforasi magnetis melalui
perekaman pilot signal ( signal yang mensinkronkan ) juga perforated audio
tape.

Dalam pengambilan gambar untuk sinkronisasi tidak hanya cukup jika gambar dan suara berjalan dengan kecepatan sama, tetapi juga saat permulaan pengambilan gambar. Lazimnya saat merekam gambar dan suara, klaper board dikatupkan lebih dulu yang menimbulkan bunyi klak, sebelum pemain berakting. Aba-aba sutradara memerintahkan juru suara dan juru kamera dengan perintah," sound siap...runing, kamera start...runing" dan clapor boy membacakan film 1 pita 1 ( sebagai contoh saja ) sequence 2 shot 3 lalu mengatupkan papan kleper tersebut dan berbunyi "klak".

Bunyi "klak" inilah nantinya dijadikan pedoman sinkronisasi di editing berapa frame suara atau gambar saling mendahului. Dengan memencet tombol sinkronisasi inilah didapat ketepatan antara gambar dan suara.

Untuk jelasnya urutan perintah Sutradara pada saat pengambilan gambar film adalah: 1. "Tape Start" lalu tape recorder dijalankan juru suara yang kemudian menjawab "tape running".
2. "Kamera Start" lalu kamera dijalankan juru kamera yang kemudian menjawab "Camera running".
3. "Claper" dipegang asisten kameramen atau pencatat adegan membacakan claper ini dan mengatupkannya satu sama lain sehingga terdengar bunyi klak.
4. "Action" maka pemain film mulai akting .
5. " Cut " yang menandakan pengambilan gambar selesai.
6. " Retake " bila pengambilan urutan di atas diulang kembali sebagai pilihan karena kesalahan pemain berakting atau untuk mendapatkan stok gambar lebih banyak lagi.

Dalam shooting ini mencakup paket acara drama ( sinetron ) juga paket dokumentasi. Dalam paket dokumentasi tata cara pengambilan gambar dan suara juga sama. Namun pemakaian klaper board tidak harus digunakan. Sebagai gantinya digunakan tepuk tangan yang diambil gambar dan suaranya di depan objek yang di shoot.

Anda tertarik menjadi pemain film ( sinetron ) atau ingin berprofesi sebagai juru kamera atau juru suara bahkan juga ingin belajar sebagai penyunting film, ada sekolahnya kok? Cukup kursus singkat kurang lebih 1 bulan Anda sudah bisa berpraktek mengoperasikan kamera atau menyunting film.

Itu dulu sebelum ada editing video dengan perangkat komputer, pekerjaan menyunting gambar film dilakukan manual, layaknya kita merangkai bunga melati. Namun justru dilakukan secara mekanis saat menyunting film, maka seni menyunting film sangat mengesankan. Apalagi kalau gambar yang disunting adalah gambar dokumentasi suku-suku pedalaman yang ada di Indonesia saat itu. Semua ini bisa dipelajari melalui pelatihan singkat yang menitik beratkan praktek...praktek...praktek selain teori.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.