Orang-orang
Jepang jengah dengan yang namanya patung telanjang. Pasalnya patung
telanjang tidak enak dilihat sekalipun yang menjadi patung tetap membisu
seribu bahasa. Karena tidak enak dilihat, maka ada di antara warga
Jepang berniat memberikan celana untuk menutupi replika patung tersebut.

