Menjelang
liburan di Amsterdam, Belanda, sebuah kantong tidur alias sleeping bag
seharga 2.350 dollar AS ( Rp 32,1 juta ) didesain layaknya beruang asli.
Kantong tidur tersebut hasil kreasi seniman Jepang, Eiko Ishizawa, dan
dijual pertama kali pada 2013. Laman UPI melaporkan, kantong tidur yang
diberi nama The Great Sleeping Bear tersebut
terinspirasi oleh sebuah patung dengan nama sama yang diciptakan
Izhikawa setelah mendengar dongeng tentang seekor beruang liar yang
ditaklukkan di Bavaria, Jerman, pada 2006.
Read More..
Tampilkan postingan dengan label dongeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dongeng. Tampilkan semua postingan
Cerita
turun-temurun di New York yang mengatakan bahwa ada 8 juta tikus di
kota itu atau satu tikus untuk satu penduduk mungkin hanya dongeng.
Hasil penelitian para ahli statistik Universitas Columbia yang merilis
laporan, tikus di Bigg Apple hanya berjumlah 2 juta
ekor. Jonathan Auerbach, mahasiswa doktoral Universitas Columbia yang
menulis esai dan dipublikasikan di majalah Significance mengatakan,
tikus menjadi teman akrab warga perkotaan sudah terjadi paling tidak
seabad terakhir.
Miturut
Auerbach, sangat sulit menentukan populasi tikus meski warga New York
hampir tiap hari menyaksikan tikus di subway. Atau mendengar suara tikus
di sudut-sudut jalan. "Binatang adalah responden survei yang payah, "
tulis Auerbach.
Read More..
Masih
bertutur orang kaya di China, kali ini ada orang kaya China yang punya
hobi mengoleksi puri. Pada umumnya orang punya hobi mengoleksi prangko,
koin kuno, magnet kulkas atau burung piaraan, akan tetapi pengusaha asal
kota Chongqing, China barat daya, ini hobinya mengoleksi puri. Ya,
mengoleksi puri demi memuaskan hobinya itu, pengusaha itu menanam pohon .
Pengusaha
bernama Liu Chonghua ( 59 ) pemilik pabrik roti dan kue laris ini
sejauh ini sudah memiliki enam puri yang dibangun semirip mungkin dengan
puri-puri di Eropa. Pokoknya, puri mirip yang ada dalam negeri dongeng
barat. Satu puri buatannya mirip istana dalam kisah Aladdin dari Walt
Disney, sementara puri terbaru dibangun mirip Puri Windsor milik
keluarga Kerajaan Inggris.
Masih
ingat Shire, desa indah permai tempat tinggal Bilbo Baggins dan para
hobbit lainnya di film Lord of The Rings ? Dalam waktu dekat, kita bisa
merasakan hidup di desa yang persis seperti itu. Arsitek asal Inggris,
Simon Dale ( 35 ) berencana membangun komplek perumahan dengan konsep
desa para Hobbit di Pulau Muskoe, sekitar 40 kilometer dari pusat kota
Stockholm, Swedia.
Konsep
yang dimaksud di sini bukan sekedar meniru-niru bentuk luarnya saja,
melainkan benar-benar mewujudkan fantasi dalam dongeng karangan JRR
Tolkien tersebut. " Para hobbit menggambarkan orang-orang yang hidup
damai dan selaras dengan alam, " ujar Dale. Itu sebabnya, seluruh
bangunan di kompleks itu akan memanfaatkan bahan-bahan alami dan
menerapkan konsep hemat energi.
Masih
ingat dengan burung dodo? Burung dengan nama ilmiah Raphus Cucullatus
itu sudah punah setidaknya 300 tahun lalu. Namun sosoknya sangat
terkenal di dunia Barat sana. Burung dodo diidentikkan dengan sesuatu
yang sudah kuno atau ketinggalan zaman.
Banyak
orang tekenal maju menjadi calon anggota parleman pada pemilu di India,
termasuk Hitler dan Frankenstein. Lho kok bisa, bukankah Hitler sudah
tiada dan Frankenstein adalah tokoh khayalan dalam serial film drakula?
Tentu saja bisa sebab nama-nama itu muncul saat Negara Bagian Meghalaya
mengadakan pemilu parlemen, akhir pekan lalu.
Di
antara 345 kontestan, terdapat Frankenstein Momin, Billykid Sangma,
Field Marshal Mawphniang dan Romeo Rani. Ada pula Kenedy Marak, Kennedy
Cornelius Khyriem dan Jhim Carter Sangma, berharap dapat masuk ke jalur
politik karena mereka menyandang nama Presiden AS. Lalu ada pula Hitler,
lelaki berusia 54 tahun dengan tiga anak itu telah menang dalam tiga
kali pemilu negara bagian.

