Siapa yang tidak kenal dengan Dinosaurus, binatang purba yang sudah punah dari muka bumi. Ia hidup sekitar 150 juta dan 100 juta tahun lalu. Salah satu spesies dinosaurus, Sauropod rela berjalan jauh demi mencari makanan dan air saat musim kemarau.
Teori selama ini menyebutkan ada spesies dinosaurus yang bermigrasi menghindari kemarau. Salah satunya adalah Sauropod yang dalam perjalanannya mencari air dan makanan kemungkinan menempuh hingga 600 kilometer di daerah pegunungan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature pekan ini mendapatkan hasil analisis fosil gigi Sauropod.
Peneliti Henry Fricke dari Colorado College menjelaskan, fosil gigi Sauropod yang ditemukan di lembah sungai mengandung isotop-isotop dari pegunungan. Petunjuk menjelaskan gigi Sauropod tanggal setiap lima atau enam bulan sekali sepanjang hidupnya. Gigi baru mengandung elemen-elemen dari air dan makanan yang diambil dari daerah berbeda-beda. " Butuh waktu beberapa bulan isotop menempel pada email gigi. Teori migrasi Sauropod kita selama ini terbukti, " kata Fricke.
Sumber : Livescience/LUK.
Read More..Fosil yang bentuknya unik dan memiliki kaki 10 itu ditemukan di kawasan pegunungan di sebelah selatan China. Fosil tersebut dinamakan kaktus berjalan karena bentuknya yang menyerupai rangka tulang belakang, disebut Diania Cactiformis merupakan turunan dari artropoda modern. Diania Cactiformis hidup 520 juta tahun lalu....wooww.
Jika fosil itu diamati terlihat tungkai berdurinya melebar dari tubuh ke arah sisi lengkap dengan belalai di bagian kepala nya. Panjang Diania hanya sekitar 6 cm atau tak lebih dari lebar telapak tangan kita. Duri-duri kecil yang mengelilingi tubuhnya sama kerasnya dengan kulit lobster.
Sedangkan kaki-kaki nya dibentuk dari segmen-segmen berbentuk cincin yang mampu melakukan regangan secara ekstensif. Kaki-kaki yang memiliki sendi, merupakan salah satu ciri khas artropoda. Meskipun Diania merupakan pendahulu bagi munculnya spesies modern namun hubungan keduanya masih belum diketahui.
Terlepas dari persoalan itu, Diania telah masuk dalam daftar binatang yang dikategorikan ganjil. Fosil kaktus berjalan ini ditemukan di wilayah yang dikenal sebagai situs fosil, yaitu di Chengjiang, Provinsi Yunnan. Chengjiang dikenal sebagai tempat penemuan fosil yang sangat beragam, hingga merujuk pada sebutan ledakan Kambrium ( Cambrian Explotion ), yaitu di mana sebagian besar fosil kelompok-kelompok binatang ditemukan untuk pertama kalinya.
Sumber : GeoWeek.
Read More..