
Jemaah calon haji Indonesia telah melantunkan doa bersama di Raudah Masjid Nabawi bagi korban bencana Merapi di Jawa Tengah dan Tsunami di Mentawai Jumat ( 29/10 ) lalu. Dalam doa yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, semua jemaah calon haji berharap agar Bangsa Indonesia dijauhkan dari bencana di saat ini dan mendatang.
Doa bersama ini telah dilakukan oleh jemaah calon haji asal Yogjakarta dan Solo di Raudah yang diyakini sebagai tempat paling mustajab untuk berdoa di Masjid Nabawi. Mereka berdoa untuk korban bencana alam dan sekaligus berdoa untuk bangsa Indonesia agar dijauhkan dari bencana. Hampir seluruh jamaah calon haji Indonesia yang kini tengah berada di Madinah mulai bersiap menuju Tanah Suci Makkah untuk bersiap melaksanakan rukun haji.
Jamaah calon haji Indonesia berharap doa dapat dipanjatkan pula di tempat ijabah lainnya seperti Multazam. Dua bencana alam terakhir di tanah air juga mendapat perhatian cukup besar media lokal di Arab Saudi.
Sumber : Warta Siang.
Read More..Jemaah calon haji Indonesia telah melantunkan doa bersama di Raudah Masjid Nabawi bagi korban bencana Merapi di Jawa Tengah dan Tsunami di Mentawai Jumat ( 29/10 ) lalu. Dalam doa yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, semua jemaah calon haji berharap agar Bangsa Indonesia dijauhkan dari bencana di saat ini dan mendatang.
Doa bersama ini telah dilakukan oleh jemaah calon haji asal Yogjakarta dan Solo di Raudah yang diyakini sebagai tempat paling mustajab untuk berdoa di Masjid Nabawi. Mereka berdoa untuk korban bencana alam dan sekaligus berdoa untuk bangsa Indonesia agar dijauhkan dari bencana. Hampir seluruh jamaah calon haji Indonesia yang kini tengah berada di Madinah mulai bersiap menuju Tanah Suci Makkah untuk bersiap melaksanakan rukun haji.
Jamaah calon haji Indonesia berharap doa dapat dipanjatkan pula di tempat ijabah lainnya seperti Multazam. Dua bencana alam terakhir di tanah air juga mendapat perhatian cukup besar media lokal di Arab Saudi.
Sumber : Warta Siang.
Read More..Warga Haiti, Turki dan Chili belum selesai mengeringkan air mata duka karena menjadi korban gempa bumi beberapa waktu lalu, kini warga Pulau Fiji juga merasakan nasib serupa karena bencana topan raksasa beberapa waktu lalu. Sedikitnya tujuh belas ribu rumah mengalami kerusakan akibat badai topan Fiji. Bantuan untuk warga di Pulau Fiji yang terkena topan mulai berdatangan, terutama air bersih yang sangat dibutuhkan warga.
Tentara Angkatan Udara Selandia Baru hari Kamis kemaren (18/3) tiba di Lambasa, mengantarkan bantuan yang jumlahnya berton-ton bagi kebutuhan warga di Pulau Fiji yang terkena badai topan raksasa tersebut. Selain itu sebuah pesawat hercules diterbangkan ke Tavenui untuk membantu pemerintah Fiji mensurvei wilayah yang mengalami kerusakan.
Menurut seorang tentara Fiji Penisio Mamo, di wilayah perkotaan kerusakan akibat badai topan tidak terlalu parah. Namun wilayah pedesaan ribuan rumah hancur akibat terjangan badai itu. Ketika topan melanda Fiji saluran komunikasi terpaksa diputus dari pusat kota Suva, untuk menghindari kerusakan meluas ke pulau lain. Menurut Ketua Palang Merah Arthur Simmons, bantuan ini secepatnya disalurkan untuk warga terutama air bersih.
Banyak kota yang terisolasi dengan kerusakan infrastuktur yang cukup parah serta banjir mempengaruhi suplai air bersih di daerah tersebut. Kerusakan akibat badai topan Tomas terjadi di bagian utara dan timur Pulau Fiji. Sementara pusat kota, yaitu Suva tidak terkena badai. Media lokal setempat melaporkan sedikitnya 17 ribu rumah hancur di sebelah timur Fiji.
Sumber : Reuters - Fiji Cyclone Update.
Read More..

Ratusan anggota regu penolong dikerahkan untuk mencari 8 orang yang hilang akibat tersapu gelombang tinggi di wilayah Haining, Cina. Orang-orang tesebut sedang melihat ombak di pantai ketika tiba-tiba gelombang tinggi menerjang mereka. Delapan orang dilaporkan hilang setelah gelombang tinggi tiba-tiba menyapu kawasan wisata di Propinsi Zhejiang, Cina Timur.
Stasiun Televisi Pemerintah Cina, C-C-T-C melaporkan sepuluh orang sedang menyaksikan ombak di pantai Hainan ketika gelombang tinggi datang menggulung mereka. Dua orang berhasil diselamatkan oleh para nelayan setempat yang berada di dekat lokasi peristiwa, sedangkan 8 orang lainnya hilang dan belum ditemukan. Lebih dari 300 anggota regu penolong diterjunkan ke kawasan wisata itu untuk mencari para korban.
Gelombang tinggi menjadi pemandangan tahunan yang menarik bagi warga di Cina meski beberapa kali sering menimbulkan musibah. Tahun 200 lalu 30 orang tersapu gelombang setinggi 3 meter ketika masyarakat sedang merayakan festival musim gugur di Propinsi Zinjiang.
Sementara itu berita musibah masih saja menimpa Cina dengan menelan korban 800 ekor domba yang terkubur dalam kubangan salju tebal di wilayah otonom Xinjiang. Badai salju yang datang lebih awal di wilayah Cina Utara dilaporkan menewaskan puluhan orang. Di tempat lain badai salju lebat melanda wilayah otonomi Xinjiang Cina Barat yang mengakibatkan suhu udara anjlok sangat rendah hingga minus 30 derajat celcius.
Stasiun televisi pemerintah Cina, CCTV melaporkan badai salju menyapu sebagian besar wilayah otonomi Xinjiang tahun ini. Di kawasan pegunungan Aletai propinsi Xinjiang Utara lebih dari 8oo ekor domba terkubur salju tebal. Regu penolong harus bekerja keras untuk mengeluarkan kawanan domba dari timbunan salju. Mereka menemukan puluhan domba sudah dalam kondisi mati.
Kantor berita pemerintah Cina, Xinhua melaporkan musim dingin yang datang lebih awal dan badai salju hebat yang menerjang wilayah Cina Utara menewaskan sedikitnya 38 orang termasuk empat anak-anak.
Sumber : Reuters/Asia
