Kyoto, salah satu daerah tujuan wisata terpopuler di Jepang, memutuskan mengambil tindakan untuk masalah berbau yang
ditimbulkan oleh turis asing. " Kami melihat meningkatnya jumlah orang
dari luar negeri yang salah menggunakan toilet kami berdasarkan norma
budaya mereka sendiri, " kata Chikashi Kono, pejabat kota Kyoto yang
mengurusi soal higiene. Ini katanya kepada Japan Time, adalah karena
perbedaan antarbudaya.
Misalnya,
beberapa turis asing tidak tahu cara menggunakan WC jongkok dan salah
hadap. Turis yang berasal dari negara-negara di mana tisu WC dibuang di
tempat sampah di dekatnya membawa kebiasaan itu. Ia tak menyadari bahwa
di Jepang tisu WC seharusnya dibuang ke toilet dan disiram sehingga
tidak meninggalkan bau.
