Begitu
senangnya rasa ini jika suatu saat bisa masuk televisi dengan mudah.
Maksudnya bukan masuk pesawat televisi yang ukurannya kecil, sedang atau
besar, akan tetapi masuk televisi yang diwakili gambar orangnya. Karena
setiap orang yang masuk televisi tidak gampang, maka setiap orang ingin
rasanya mencicipi bagaimana rasanya masuk televisi sekali pun gambarnya
sekelebet saja munculnya.
Untuk
itulah setiap kali Mas Tukul membanyol dalam lawakan di bukan empat
matanya, saat menyapa penonton yang hadir di studio agar memanfaatkan
momen penting agar bisa nampang gambarnya di televisi. Ia menyarankan
agar menatap kamera yang sedang menyala merah yang artinya kamera itu
sedang on air memilih objek yang disorotnya. Saat kamera yang menyala
merah menyorot objek, maka saat itulah gambar yang disorot kamera akan
on-air ke rumah atau terekam gambarnya.

