

Reuni sehat dengan reiki dengan teman-teman satu angkatan SMA sekaligus merayakan Lebaran 1 Syawal 1430 H di Solo beberapa waktu lalu terasa meriah. Demikian halnya reuni alumni Inti Reiki dari angkatan 2003 hingga 2008 yang akan diadakan 8 Nopember 2009 diharapkan juga akan meriah pelaksanaannya. Apa pun namanya...yang namanya reuni adalah bernostalgia mengingat masa lalu akan kenangan indah yang pernah terjalin sehingga meninggalkan kesan mendalam sesama teman.
Demikian halnya reuni para mantan pemimpin dunia yang pernah menjabat presiden atau kanselir tentunya juga meriah. Para mantan pemimpin negara-negara adi daya, George Bush, Mikhail Gorbachev dan Helmut Kohl bertemu dalam peringatan runtuhnya Tembok Berlin 31 Oktober di Berlin. Para pemimpin dunia ini menyatakan rasa hormatnya kepada rakyat Jerman yang terlibat dalam aksi revolusi perdamaian tahun 1989 dengan meruntuhkan Tembok Berlin sebagai lambang persatuan antara Berlin Barat dan Timur.
Menurut Reuters tiga negarawan dari Amerika Serikat, Uni Sovyet dan Jerman Barat ini adalah tokoh-tokoh yang menyetujui pengaspalan jalan di kawasan Tembok Berlin pada tahun 1989 sebagai tanda berakhirnya perang dingin Jerman Barat dan Jerman Timur. Helmut Kohl yang berusia 79 tahun yang pernah menjabat sebagai Kanselir Jerman Barat dari tahun 1982 hingga tahun 1998 mengatakan kami warga Jerman tidak memiliki sejarah yang patut dibanggakan..
Satu-satunya kebanggaan rakyat Jerman tiada lain penyatuan kembali Jerman. Sedangkan Mantan Presiden Amerika Serikat periode 1989-1993, George Bush berusia 85 tahun memberikan penghargaan kepada warga Jerman Timur yang mengalami penyiksaan karena memperjuangkan perdamaian hingga runtuhnya Tembok Berlin 20 tahun lalu. Bush dalam upacara yang berlangsung selama dua jam di Teater Friedrich Strasse yang terletak di kawasan Tembok Berlin Timur menyatakan penghargaan ini tidak hanya bagi warga kota Bonn, Moskow atau Washington namun juga untuk warga yang hak-haknya telah terampas secara paksa saat itu.
Gorbachev mantan Presiden Uni Sovyet peraih Nobel Perdamaian tahun 1990 menyatakan semua warga Jerman adalah pahlawan. Reuni tiga pemimpin negara adi daya ini dalam upacara memperingati 20 tahun runtuhnya Tembok Berlin menandakan terus adanya perdamaian yang dibanggakan masyarakat Eropa masa kini. Tembok Berlin yang merupakan simbol terjadinya perang dingin yang memisahkan dua Jerman akhirnya diruntuhkan pada tahun 1989 dan sebelas bulan kemudian para peneliti menyebutkan sekitar 136 orang telah tewas karena berusaha menyeberang ke Jerman Barat.
Menurut BBC London sejumlah perayaan besar direncanakan untuk tanggal 9 Nopember bertepatan dengan runtuhnya Tembok Berlin 20 tahun lalu. Peristiwa itu mengakhiri sistem komunisme Uni Soviet dan bersatunya dua negara Jerman. "Kami rakyat Jerman belum punya sejarah panjang yang bisa dibanggakan," kata Kohl yang saat itu menjabat Kanselir Jerman Barat dan kemudian menjadi Kanselir Jerman Bersatu. "Tetapi kami pantas berbangga mengenai reunifikasi Jerman," katanya.
Kohl yang sekarang menggunakan kursi roda karena mengalami retak pinggul tahun lalu menambahkan, "Tidak pernah saya memiliki hubungan yang setara dengan kedua laki-laki ini," seraya menunjuk pada Gorbachev dan Bush. Ketiga mantan pemimpin mengaku mereka saling menikmati pertemuan ini, reuni pertama ketiganya dalam beberapa tahun setelah tidak menjabat pemimpin lagi.
"Tembok itu tidak berhasil menghapus mimpi Anda, mimpi kami akan Jerman yang bersatu, Jerman yang bebas dan Jerman yang bangga," kata Bush. Kanselir Jerman Angela Merkel yang baru terpilih kembali duduk diantara para tamu kehormatan yang menghadiri acara reuni ketiga pemimpin pada Sabtu 31 Oktober 2009 kemaren.
Kalau ketiga mantan pemimpin dunia ini telah bertemu dan mengadakan reuni runtuhnya Tembok Berlin, kapan Anda...sahabat sehat bersama reiki terakhir kali mengadakan reuni, apakah reuni keluarga, sekolah dan reuni paguyuban mantan pegawai tempat Anda bekerja?


Sahabat dengan reiki yang pernah berkunjung ke Jerman tentu mengenal Berlin sebagai Ibukota Jerman. Hari Sabtu kemaren, warga kota Berlin menyaksikan pemandangan yang tidak biasa. Betapa tidak hari itu Berlin telah kedatangan dua sosok raksasa memasuki ibukota tanpa ada pencegahan berarti dari aparat kepolisian kotapraja Berlin.
Warga hanya menyaksikan kedua raksasa berjalan menyusuri jalan-jalan di ibukota dengan santai . Kedua raksasa ini tampak saling mencari satu sama lain di antara keramaian kota dengan kesibukan lalu lintasnya dan akhirnya mereka bertemu di Brandenburg Gate. Brandenburg gate menjadi saksi bisu pertemuan dua mahkluk raksasa ini di sudut kota yang pernah dahulu terpisahkan oleh tembok Berlin.
Dini hari sebelumnya salah satu raksasa yang berukuran lebih kecil telah tiba di Berlin pada saat penyatuan dua Jerman. Kemunculan dua sosok raksasa berwujud boneka seorang gadis muda dan seorang laki-laki dewasa selama beberapa hari di Ibukota Jerman ini merupakan hal yang tidak biasa dari penampilan teater asal Perancis, Royal De Luxe. Pertunjukan ini mengintrepretasikan kisah perjalanan sejarah tentang runtuhnya Tembok Berlin tahun 1989..
Setelah Tembok Berlin runtuh dan Jerman kembali bersatu tahun berikutnya dengan Ibukota Berlin maka pertunjukkan teater semakin sering diadakan di kota ini. Salah satu teater jalanan menggelar pertunjukan kedua raksasa ini dan mendapat sambutan antusias warga ibukota Jerman... Berlin. Pagelaran teater jalanan yang bertemakan Le Rendez-Vous de Berlin-Rendez-vous in Berlin, menampilkan perjuangan seorang gadis untuk dapat menemukan pamannya yang telah lama hilang.
Pagelaran teater di ruang terbuka ini direncanakan selama tiga tahun dan menelan biaya sebesar 1,6 juta ero. Kisah bertemakan Le Rendez-vous de Berlin menjadi legenda masyarakat Jerman, namun seperti kisah dongeng rakyat lainnya kisah ini akhirnya berakhir dengan bahagia. Jerman boleh bangga dengan kisah dongeng rakyat ini tapi jangan pula lupakan kisah mengharu biru dari salah satu cerita rakyat nusantara Indonesia tercinta dengan kisah Panji Semirang dan Dewi Sekartaji yang sempat terpisahkan cukup lama akhirnya bertemu kembali dalam suasana bahagia.
Nah sahabat sehat dengan reiki...sudahkah Anda pernah membaca kisah rakyat milik negeri sendiri semisal Panji Inu Kertapati, Sangkuriang, Rara Mendut Pronocrito, Sri Asih, Calon Arang, Prabu Udayana yang merupakan kelanjutan Prabu Parikesit salah satu keturunan Pandawa Lima setelah berakhirnya Perang Bharata Yuda? Atau Anda penikmat Cerita Silat Nusantara yang berseting sejarah Demak-Pajang dengan Naga Sasra Sabuk Inten serta Bende Mataram dengan pahlawan Titi Sari dan Sangaji di era Mataram Islam? Itu adalah sekumpulan cerita silat jadul ( jaman dulu ) era tahun 1960 tapi tetap enak dibaca kembali saat ini.
Sumber berita : Life dan Gambar Googel Images.
