
Pihak kepolisian China berhasil membebaskan sejumlah warga yang disandera oleh sekelompok perusuh di daerah Uygur Xinjiang, Rabu ( 20/7). Dalam penyerbuan tersebut polisi menembak mati empat pelaku penyanderaan. Peristiwa terjadi saat puluhan perusuh menyerang kantor polisi di kota Hotan di daerah otonomi Uygur Xinjiang sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat.
Setelah melakukan penyerangan, para perusuh menyandera sejumlah warga dan membakar kantor polisi tersebut. Insiden penyerangan itu menewaskan empat orang termasuk seorang polisi dan seorang petugas keamanan serta melukai beberapa orang lainnya. Pasukan keamanan segera berkumpul di lokasi kerusuhan dan menembak perusuh serta membebaskan para sandera. Kementerian keamanan publik mengatakan sebagian dari para perusuh membawa senjata tajam dan senjata api. Penyerangan ke kantor polisi telah direncanakan sebelumnya dan dikoordinir oleh kelompok tertentu yang ingin menggoyahkan stabilitas keamanan di daerah Xinjiang Uygur.
Kementerian keamanan publik juga mengatakan para korban yang mengalami luka-luka dalam kerusuhan tersebut telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh perawatan. Pada waktu bersamaan badan kontra terorisme nasional mengirim beberapa tim ke Xinjiang untuk menyelidiki kasus penyerangan kantor polisi.
Sumber : AP/Hotan Riot.
Read More..Pihak kepolisian Brasil akan meningkatkan pengawasan senjata api menyusul terjadinya insiden penembakan di Rio Janeiro yang menewaskan 12 anak sekolah, Rabu 13/04/2011. Penembakan yang dilakukan tersangka Wellington De Oliveira merupakan peristiwa pembunuhan serial pertama di Brasil.
Pihak kepolisian Brasil akan terus meningkatkan pengawasan dan memperketat ijin pemilikan senjata api. Tindakan tersebut dilakukan menyusul terjadinya insiden penembakan yang dilakukan oleh seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Wellington De Oliveira di Rio De Janeiro minggu lalu.
Peristiwa pembunuhan serial tersebut sama dengan insiden pembantaian di Virginia Tech pada tahun 2007 dan penyerangan di sekolah menengah atas Columbine di Colorado Amerika Serikat pada tahun 1999. Peristiwa tragis ini bermula ketika Oliveira, mantan siswa sekolah menengah atas negeri membawa dua senjata api dan puluhan amunisi ketika memasuki gedung sekolah. Di sekolah ini dia lalu menembak mati 12 siswa sebelum menembak dirinya sendiri.
Menurut penyelidik salah satu senjata api yang digunakan Oliveira adalah senjata api curian yang dibeli Oliveira seharga 260 real atau sekitar 164 dollar Amerika. Asal usul senjata api lainnya masih belum diketahui karena nomer serinya telah dihapus. Saat ini diperkirakan terdapat lebih dari 16 juta senjata api di Brasil, sebagian senjata api tidak terdaftar.
Sumber : Latin/AFP/Brazil - School shooting by young student. Photo by Vanderlei Almeida.
Read More..


