Sekelompok
sel otak ( neuron ) pada korteks prefrontal di otak bagian depan yang
merespons hormon oksitosin merupakan pengendali perilaku seksual tikus
betina. Jika neuron itu dimatikan, hormon oksitosin tak akan direspons.
Akibatnya, tikus betina tak tertarik lagi pada pasangan seksualnya.
Jika
neuron dimatikan dan suplai oksitosin dihentikan, tikus betina akan
kehilangan minat kawin selama masa birahi atau masa aktif seksual.
Namun, selama masa birahi itu, tikus betina tetap berperilaku sosial
aktif terhadap tikus jantan. Itu menunjukkan oksitosin mengatur
beberapa korteks yang berbeda.
