

Para ilmuwan mengidentifikasi rumput laut sebagai sumber potensional bahan makanan yang menyehatkan jantung. Penelitian itu dituangkan dalam artikel di Jurnal Kimia Pertanian dan Makanan ACS sebagaimana dikutip Science Daily, Kamis ( 21/7 ). Menurut tim peneliti, rumput laut dan makroalga lain bisa menyaingi produk susu sebagai sumber peptida bioaktif.
Maria Hayes dan rekan Ciaran Fitzgerald, Eimear Gallagher serta Deniz Tasdemir menyimpulkan bahwa beberapa protein rumput laut bekerja seperti peptida bioaktif dalam susu yang mampu mengurangi tekanan darah sebagaimana obat penghambat enzim pengonversi angiotensin yang populer, seperti captopril dan ramipril. Mereka mencatat bahwa orang-orang Asia Timur, Eropa ataupun di Pasifik telah mengenal makanan rumput laut selama berabad-abad, seperti nori di Jepang, dulse di pesisir Eropa dan limu palahalaha dalam masakan asli Hawai.
Laman ibuprita.suatuhari.com dalam artikelnya menyorot kegunaan rumput laut merujuk hasil penelitian Slamet Budi Cahyono. Semua orang pasti pernah mendengar nama rumput laut yang dibudidayakan para nelayan. Hasil pengolahan rumput laut sebagai penganan yang berasal dari laut, ternyata memiliki kegunaan bagi tubuh kita. Selain dikenal sebagai makanan pelengkap minuman, rumput laut juga diketahui mampu mencegah penyakit seperti diabetes serta jantung koroner.
Menurut Slamet Budi Cahyono, rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan juga serat alami yang berguna mencegah penyakit degeneratif tersebut. Peneliti dari Universitas Brawijaya Malang, Slamet Budi Cahyono mengatakan, " Rumput laut berkhasiat untuk mencegah beberapa penyakit degeneratif, seperti diabetes dan jantung koroner. Rumput laut mengandung antioksidan dan kaya serat alami yang bisa mencegah penyakit degeneratif,” katanya usai menjadi pembicara dalam “Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dan Penelitian Kampus Mahasiswa 2010″ di Semarang, Jumat (1/10/1010).
Rumput laut kering masih merupakan bahan baku yang harus diolah lagi. Pengolahan rumput laut kering dapat menghasilkan agar-agar keraginan atau algin tergantung kandungan yang terdapat di dalam rumput laut. Pengolahan rumput laut menjadi bahan baku telah banyak dilakukan para petani.
Sumber : Science Daily.
Read More..Stasiun televisi KRT Korea Utara menayangkan upaya antisipasi terhadap ancaman paparan radioaktif. Beberapa hari sebelumnya pemerintah Korea Utara mengumumkan kota PyongYang terdeteksi radioaktif dalam level yang tidak berbahaya. Televisi pemerintah Korea Utara KRT menyiarkan program acara kesehatan khusus tentang dampak kontaminasi radioaktif pada tubuh manusia.
Tayangan tersebut juga menjelaskan cara untuk mengantisipasi radioaktif dan kemungkinan terkontaminasi dari partikel udara. Penyiar menunjukkan peta arah mata angin di dekat semenanjung Korea dan Jepang. Tidak tertutup kemungkinan bahan radioaktif akan tertiup angin ke utara. Secara rinci seorang dokter dari rumah sakit Kim Manyu, Dokter Jin Song Sik menjelaskan, dampak pencemaran radioaktif pada manusia dan langkah-langkah untuk mencegah kontaminasi.
Ia menyarankan menggunakan masker dan menutup jendela rumah kepada pemirsa KRT. Selain itu dianjurkan juga menggunakan payung dan jas hujan ketika turun hujan. Dokter juga memperkenalkan rumput laut, air dan bir sebagai nutrisi yang baik untuk mencegah bahan radioaktif masuk ke dalam tubuh. Sebelumnya pemerintah Korea Utara mengumumkan kota Pyongyang terdeteksi radioaktif yodium dan cesium namun dalam level yang tidak berbahaya.
Sumber : Reuters/North Korea - In Radiation Reax of Daiichi Fukushima.
Read More..