Kapal Angkatan Laut Korea Selatan tenggelam di lepas pantai barat daya setelah bertabrakan dengan kapal nelayan Kamis, ( 11/11 ) lalu yang menyebabkan dua dari 30 awak kapal tersebut sampai kini masih dinyatakan hilang. Kementerian pertahanan Korea Selatan telah mengumumkan tenggelamnya kapal itu. Kapal dengan bobot 150 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal nelayan yang memiliki bobot lebih berat mencapai 270 ton di barat laut Pulau Jeju.
Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan 28 dari 30 awak kapal telah berhasil diselamatkan. Sementara dua dari anggota angkatan laut Korea Selatan masih belum diketemukan dan dalam pencarian. Kementerian Pertahanan Angkatan Laut Korea Selatan tidak merinci awak kapal dari kapal nelayan yang bertabrakan. Kecelakaan ini terjadi bersamaan dengan berlangsungnya pertemuan pemimpin negara anggota G-2o di Korea Selatan selama dua hari.
Kejadian tersebut terjadi di lokasi yang berbeda dengan insiden tenggelamnya kapal angkatan laut Cheonan milik Korea Selatan bulan Maret lalu yang menewaskan 46 awak kapalnya. Sebelumnya Korea Selatan menyalahkan Korea Utara bertangungjawab atas insiden tersebut. Namun Korea Utara dengan tegas menyangkal terlibat dalam insiden tenggelamnya kapal milik Korea Selatan ini.
Sumber : Reuters/South Korea - Navy Ship Accident.
Read More..Kapal-kapal perang Turki berhasil menangkap 12 kapal bajak laut dalam dua operasi terpisah di perairan Samudera Hindia 22/04. Operasi penangkapan dilakukan ketika delapan kapal bajak laut tengah menyerang sebuah kapal berbendera Liberia. Kepala Staff gabungan Turki mengungkapkan kapal-kapal perang Turki berhasil menangkap 12 bajak laut di Samudera Hindia, setelah menggelar dua operasi terpisah secara intensif.
Operasi tersebut merupakan bagian dari missi yang dilancarkan NATO guna menumpas aksi pembajakan di wilayah perairan yang menghubungkan Benua Asia dan Eropa, menyusul semakin meningkatnya aksi gank-gank bajak laut Somalia. Operasi penangkapan di wilayah perairan Samudera Hindia dilakukan ketika delapan bajak laut tengah menyerang sebuah kapal berbendera Liberia. Sementara delapan bajak laut lainnya ditangkap ketika tengah mengitari sebuah kapal berbendera Malta.
Operasi penangkapan terhadap bajak laut Somalia tersebut juga didukung helikopter militer Turki. Kapal-kapal perang Turki dikirim ke Teluk Aden dibawah missi internasional sejak akhir tahun lalu. Gank-gank bajak laut Somalia sejauh ini beroperasi di jalur-jalur strategis yang menghubungkan Asia dan Eropa dan seringkali meminta tebusan uang senilai jutaan dollar Amerika Serikat. NATO melaporkan intensitas aksi bajak laut Somalia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Berikut ini photo dokumentasi saat bajak laut Somalia menyandera warga Perancis 4 April lalu dan photo penangkapan kawanan bajak laut di perairan Samudera Hindia.
- Para bajak laut tersebut ditangkap saat sebuah operasi militer guna membebaskan sandera berlangsung pada kapal Tanit, sebuah kapal layar Perancis yang diambil alih para sandera di Teluk Aden pada 4 April. Nakhoda kapal Perancis tersebut serta dua bajak laut tewas terbunuh dalam operasi yang dipimpin oleh para tentara komando Perancis.
Sumber : Reuters/At Sea - Turkey Army Raid.
Read More..Kapal-kapal perang Turki berhasil menangkap 12 kapal bajak laut dalam dua operasi terpisah di perairan Samudera Hindia 22/04. Operasi penangkapan dilakukan ketika delapan kapal bajak laut tengah menyerang sebuah kapal berbendera Liberia. Kepala Staff gabungan Turki mengungkapkan kapal-kapal perang Turki berhasil menangkap 12 bajak laut di Samudera Hindia, setelah menggelar dua operasi terpisah secara intensif.
Operasi tersebut merupakan bagian dari missi yang dilancarkan NATO guna menumpas aksi pembajakan di wilayah perairan yang menghubungkan Benua Asia dan Eropa, menyusul semakin meningkatnya aksi gank-gank bajak laut Somalia. Operasi penangkapan di wilayah perairan Samudera Hindia dilakukan ketika delapan bajak laut tengah menyerang sebuah kapal berbendera Liberia. Sementara delapan bajak laut lainnya ditangkap ketika tengah mengitari sebuah kapal berbendera Malta.
Operasi penangkapan terhadap bajak laut Somalia tersebut juga didukung helikopter militer Turki. Kapal-kapal perang Turki dikirim ke Teluk Aden dibawah missi internasional sejak akhir tahun lalu. Gank-gank bajak laut Somalia sejauh ini beroperasi di jalur-jalur strategis yang menghubungkan Asia dan Eropa dan seringkali meminta tebusan uang senilai jutaan dollar Amerika Serikat. NATO melaporkan intensitas aksi bajak laut Somalia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Berikut ini photo dokumentasi saat bajak laut Somalia menyandera warga Perancis 4 April lalu.
- Para bajak laut tersebut ditangkap saat sebuah operasi militer guna membebaskan sandera berlangsung pada kapal Tanit, sebuah kapal layar Perancis yang diambil alih para sandera di Teluk Aden pada 4 April. Nakhoda kapal Perancis tersebut serta dua bajak laut tewas terbunuh dalam operasi yang dipimpin oleh para tentara komando Perancis.
Sumber : Reuters/At Sea - Turkey Army Raid.
Read More..