Kamera
pengawas di stasiun kereta api Ticino, Swiss, menangkap basah seorang
pria migran jangkung, tinggi sekitar 180 sentimeter, mencoba keluar dari
sebuah tas koper. Video yang direkam penjaga perbatasan Swiss dan
disebarkan oleh situs AllNews247 itu memperlihatkan rekaman gambar
ketika dari dalam koper tiba-tiba muncul tangan yang berusaha membuka
koper itu.
Tampilkan postingan dengan label imigrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label imigrasi. Tampilkan semua postingan
Seorang
warga Kanada bernama Kai Xu ditangkap di perbatasan Kanada - Amerika
Serikat karena ketahuan menyembunyikan 51 kura-kura di dalam celananya.
Ia dituduh melakukan penyelundupan reptil. Upaya penyelundupan kura-kura
tersebut terbongkar bulan lalu, tetapi baru disidangkan pekan ini di
pengadilan federal AS.
Petugas
perbatasan Kanada menangkap Xu saat ia mencoba masuk ke Windor,
Ontario, dari Detroit, Michigan, AS, Agustus lalu. Petugas perbatasan
Kanada kemudian menyerahkan Xu ke AS. " Xu ditemukan dengan 51 kura-kura
hidup yang direkatkan ke badannya, kata petugas US Fish and Wildlife
Services yang dikutip surat kabar Globe and Mail.
Punya
anak cerdas dikala balita tentu menggemaskan apalagi jika si anak sudah
menunjukkan aktivitasnya, misalnya suka corat coret di dinding rumah.
Sekalipun coretan gambar itu terlihat kotor pada dinding rumah, orangtua
anak tentu saja dengan senang akan menghapus coretan itu. Sebagai
gantinya jika dia ada waktu luang akan membelikan buku tulis atau buku
gambar, agar hobi corat coret si anak tersalurkan.
Namun
jika si orangtua tidak juga mau membelikan buku gambar, anak akan
melampiaskan hobinya corat coret ke sembarang buku. Ya, kalau buku
gambar atau buku tulis tidak masalah, tapi kalau yang dicorat coret
adalah lembaran paspor sebagai dokumen sah seseorang melakukan
perjalanan lintas negara, tentu urusannya jadi lain. Anak pun tentu
belum tahu kegunaan paspor jika dia coret, apalagi jika foto diri
pemilik paspor turut pula digambari sembarang lukisan.
anak marah,
bandara,
buku gambar,
corat-coret,
foto paspor,
hobi,
hotel,
imigrasi,
kumis tebal,
liburan,
robek
|
|
Terkadang
pria yang memelihara kumis sangat rapi kerap menjadi perhatian lawan
jenisnya. Selain enak dilihat penampilannya, kumis rapi lagi tebal tentu
mengundang decak kagum bagi siapa saja, terlebih jika dilihat oleh
orang asing di negara asing pula. Namun tidak demikian halnya dengan
Sujeev Kumar si pemilik kumis rapi ini, ia terpaksa menemui kesulitan
saat masuk ke negeri orang, Jumat ( 27/12 ).
Kalau
yang membuat sulit adalah lawan jenisnya, perempuan cantik berhidung
mancung berdarah Arab, tentu Sujeev Kumar tidak meradang. Tapi kali ini
tidak, justru yang membuat kesal hatinya, adalah petugas imigrasi di
bandara kedatangan airport Sahrjah di Uni Emirat Arab. Saat antrean
pemeriksaan paspor di gerbang imigrasi kedatangan di Bandara Sharjah,
petugas pemeriksa paspor yang memeriksanya, tiba-tiba terkesima akan
kumis tebalnya.

Bocah
ini cukup cerdik memanfaatkan waktu perjalanan untuk mendapatkan
fasilitas gratis bagaimana naik pesawat terbang tanpa membayar. Entah
bayangan apa yang ada dalam benak bocah ini sehingga bisa masuk kabin
tanpa hambatan dari petugas maskapai penerbangan yang dinaiki. Bagaimana
caranya seorang bocah umur 9 tahun bisa melewati proses pemeriksaan
ketat di bandara udara di Amerika Serikat, suatu pengalaman unik dan
berani tanpa takut sama sekali jika ulahnya diketahui petugas bandara.
Bocah
asal kota Mineapolis, Negara Bagian Minnesota ini tiba di Bandara
Internasional Mineapolis St Paul, Kamis pekan lalu. Ia datang ke bandar
dengan menggunakan kereta api yang bergerak dari pusat kota. Tanpa
halangan berarti dia bisa masuk pesawat tanpa pemeriksaan.
