Remaja
yang mendapatkan pendidikan seks secara formal akan menunggu waktu
lebih lama untuk melakukan hubungan seks dengan pasangannya. Jika
melakukan hubungan seks, mereka memakai kontrasepsi. Para peneliti
menegaskan tidak ada bukti bahwa pendidikan seks mendorong remaja
melakukan hubungan seks lebih awal seperti yang dikhawatirkan sebagian
tokoh masyarakat.
Penelitian
dilaksanakan organisasi penelitian kesehatan reproduksi The Guttmacher
Institute, menggunakan data tahun 2006 - 2008 tentang survei nasional
perkembangan keluarga. Ada 4.691 peserta berusia 15 - 24 tahun yang
menjadi responden. Peserta ditanya, apakah mereka pernah mendapat
petunjuk formal tentang bagaimana mengatakan tidak jika diminta
berhubungan seks dan pengetahuan mereka tentang metode pengontrolan
kelahiran.

