Sejak
tahun 1980, dari otopsi hiu macan pasir ditemukan jasad embrio dalam
rahim induk. Penelitian menunjukkan, ada kanibalisme embrio untuk
menjaga garis keturunan ayah ( pejantan ). Penelitian dimuat dalam
jurnal Biology Letters, 30 April 2013.
Para
ilmuwan meneliti hiu macan pasir ( Carharias taurus ) pada beberapa
periode kehamilan. Hasilnya, embrio yang bertahan berasal dari satu
ayah. Induk hiu biasa kawin dengan pejantan berbeda sehingga dalam rahim
terdapat sejumlah embrio berbeda ayah alias pejantan.