Tayangan
video paduan suara anak-anak di Kanada yang menyanyikan lagu
tradisional Arab menarik perhatian banyak oarng pada akhir pekan lalu,
apalagi para pengungsi asal Suriah baru saja mendarat di Kanada. Laman
UPI melaporkan, paduan suara yang terdiri dari 200 anak-anak dari
Sekolah Dasar Perancis di Ottawa itu menampilkan lagu Arab berjudul Tala al Badru Alayna yang menyuarakan tentang harapan ketika Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madina abad ke-7.
Read More..
Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan
Sekitar
150 tahun setelah ekspedisi Marco Polo ke negara-negara Asia, seorang
pedagang dari Venesia, Niccolo de Conti ( 1395 - 1469 ) lalu belayar ke
India, Asia Tenggara, dan China. De Conti berlayar meninggalkan Venesia
tahun 1419 menuju Damaskus, Suriah. Di negeri ini dia mempelajari bahasa
Arab dan kebudayaan Islam.
Setelah
cukup waktu ada di negeri Suriah, De Conti kemudian memulai pernjalanan
selama 29 tahun, ke arah Timur. Ia mengunjungi Arab, Persia, India,
China dan sebagian besar wilayah Asia Tenggara termasuk Myanmar,
Semenanjung Melayu, Jawa, Sumatera, dan Vietnam. De Conti bertemu dengan
istrinya di India dan pasangan ini memiliki empat anak.
Kisah
hidup penganut poliandri cukup menarik diungkap berikut kisah nya,
menyangkut hak pemenuhan dasar kebutuhan biologis masing-masing suami
dengan wanita yang jadi istrinya. Dengan kata lain seorang wanita yang
menganut prinsip hidup poliandri harus pandai membagi waktu khususnya
dalam melayani kebutuhan biologis suami agar tidak bentrok dengan suami
pesaingnya. Poliandri dilakukan seorang wanita yang kawin dengan pria
lebih dari satu.
Namun,
wanita yang satu ini cukup puas dengan peranannya sebagai istri yang
bersuami dengan dua orang pria Afrika, bernama Sylvester Mwendwa dan
Elijah Kimani, keduanya berasal dari Kenya. Ia pandai membagi waktu
luang untuk suami pertama dan suami kedua tanpa menimbulkan bentrok
berarti di antara keduanya. Bahkan dua suami itu telah membuat
kesepakatan kapan berkumpul dengan isterinya, sementara suami satunya
prei mengapelinya.

