Sekalipun
anak-anak sudah tumbuh dewasa dan telah menentukan sendiri jalan
hidupnya, saya masih teringat dokter anak yang pernah merawat anak saya
ketika kecil dulu. " Ibu memberikan ASI pada putranya kurang lebih
berapa tahun ? " tanya Pak Dokter sambil memeriksa lengan anak ketika
akan memasukkan jarum suntik untuk imunisasi. " Kurang lebih setahun
lebih beberapa bulan Pak Dokter ? " jawab saya.
Dokter
anak yang memeriksa langsung menunjukkan brosur kecil tentang ASI yang
kerap dibagikan gratis kepada ibu-ibu sambil menjelaskan kamus ASI yang
sebenarnya. Miturut ilmu kedokteran anak, ASI alias air susu ibu adalah
makanan terbaik untuk bayi yang berfungsi mengoptimalkan kekebalan pada
bayi atau anak. Dengan kata lain sangat disarankan bagi ibu yang akan
kembali kerja setelah cuti melahirkan usai, memerah dan menabung sendiri
ASI nya dan diberikan pada bayinya kemudian.

