Pemanis
fruktosa atau gula buah, yang biasa diekstrak dari jagung, ternyata
lebih beracun dibandingkan dengan gula sukrosa biasa yang diproduksi
dari tebu atau nira. Pengaruh buruk fruktosa tampak pada tikus betina
yang jadi hewan percobaan. "Studi itu menunjukkan perbedaan signifikan
antara dampak fruktosa dari sirup jagung dan gula biasa pada tikus
betina, " kata ahli biologi Wayne Potts dari Universitas Utah di Amerika
Serikat, yang memimpin riset, Selasa ( 6/1).
Read More..
Tampilkan postingan dengan label sirup jagung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sirup jagung. Tampilkan semua postingan
