Postingan kemaren sehat bersama inti reiki mengulas masalah self talk atau berbicara kepada diri sendiri. Dalam prakteknya melatih dialog sangat mudah dilakukan seseorang dengan syarat kita harus menerima lebih dulu apa adanya diri kita dengan ikhlas, mensyukuri rahmat yang telah diberikan Tuhan dan tentunya menyayangi diri sendiri luar dan dalam. Semua ini didasari cinta kasih sebab tanpa cinta kasih semua tak ada artinya dan cinta kasih itu berarti berbuat baik kepada sesama.
Itulah salah satu lima prinsip praktisi reiki yang dijabarkan oleh Mikao Usui dalam pedoman spiritual kepada murid-muridnya dalam menjalankan praktek reiki. Salah satu prinsip penyaluran energi reiki adalah pasrah penuh cinta kasih seraya memohonkan kesembuhan pasien atas penyakitnya. Penjabaran praktek reiki ini adalah berbuat baik kepada siapa saja bukan hanya kepada sesama manusia tetapi juga hewan dan tumbuhan yang ada di alam raya ini. Dengan kata lain kita harus mencintai dan memelihara lingkungan dengan arif dan bijaksana.
Kenapa kita harus bersikap demikian? Sebab semua yang kita lihat di alam semesta ini terbuat dari energi sama seperti diri kita ini. Dalam ajaran agama yang kita anut pun mengatakan bahwa kita semua berasal dari sumber yang sama, yaitu Allah SWT Sang Pencipta. Diri kita sebagai ciptaan-Nya dengan segala kelebihan dan kekurangan wajib disyukuri dengan sebaik-baiknya. Apabila kita tidak berbuat baik kepada orang lain, hakekatnya sama saja kita juga tidak mencintai dan menghargai diri sendiri.
Lebih lanjut ditekankan pada penjabaran praktek reiki adalah pengaruhilah semua dengan energi pikiran kita yang hanya berisi kebaikan dan cinta kasih. Artinya pikiran positip lebih dikedepankan daripada pikiran negative. Kemaren sehat dengan inti reiki menutup postingan dengan kalimat pikiran adalah energi. Kenapa disebut energi? Pada prinsipnya pikiran adalah energi. Sebab tingkat getaran dari energi pikiran akan menentukan apa yang dialami dalam hidup ini. Misalnya kita terus menerus memusatkan perhatian kepada kekurangan, khawatir, marah, buruk sangka dan sifat negative lainnya dalam bentuk pikiran negative maka demikianlah adanya getaran energi negative yang akan bekerja. Akibatnya pikiran kita dipenuhi segala kekurangan, khawatir, marah, buruk sangka sehingga energi pikiran negative ini lah yang masuk ke tubuh. Dampak dari kondisi ini ialah memburuknya kesehatan jasmani karena kesehatan eterik terganggu sebagai pengaruh mengalirnya energi-energi negative lewat pikiran.
Sebaliknya jika kita menyadari kelebihan yang diberikan Tuhan kepada kita dalam bentuk energi positip menebar cinta kasih kepada sesama, selalu berterima kasih serta bersyukur atas kelimpahan dan berkat-berkat dalam hidup kita besar atau kecil, maka semakin banyaklah energi positip yang akan mengalir deras dalam saluran nadi tubuh eterik. Akibatnya pancaran getaran energi positiplah yang akan menarik keberhasilan hidup ini. Kalau Anda sudah bisa menerima kondisi diri sendiri di atas apa adanya, mari sehat bersama inti reiki ajak Anda untuk berlatih Unconscious Dialog di postingan kemaren sekali pun Anda bukan praktisi reiki. Latihan ini ditujukan kepada umum yang tujuannya untuk meraih kesehatan. Sudah siap? mari ikuti urutan latihan berikut ini:
1. Sehat dengan reiki ajak Anda duduk di kursi atau berbaring sambil mengatur napas dengan tenang sebagai persiapan relaksasi menjelang tidur malam hari. Mulai masuk dalam suasana hening sambil memejamkan mata dan rasakan napas masuk dan keluar dengan irama lembut melalui hidung saja. Lebih dalam lagi rasakan kenyamanan tubuh tanpa dibebani pikiran yang ruwet, tetap rilek dan rasakan tubuh makin nyaman membuat pikiran semakin tenang.
2. Awali lebih dulu berdoa kepada Tuhan YME sesuai iman dankepercayaan Anda. Dalam kondisi seperti ini Anda siap memprogam affirmasi positip ke dalam alam bawah sadar Anda. Rancang dan ucapkan kalimat teduh ke dalam jiwa bawah sadar sepenuh hati dengan mantap. Ingat ucapkan dengan perlahan, tenang, meresap dalam kalbu dengan tempo yang semakin lambat. Anda dapat mengucapkan kalimat apa pun yang positip asalkan kalimat tunggal dan sesuai dengan keyakinan dan keteguhan Iman Anda. Misalnya kalimat:
a. Aku bersyukur apa adanya dengan diriku.
b. Dalam kondisi seperti ini aku makin tenang, tenang, tenang, sehat, sehat, sehat.
c. Organ tubuhku (sebut satu persatu) dalam kondisi sehat, berfungsi dengan baik membuat tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol darah, kadar gula, asam urat semua dalam kondisi normal, normal, normal tanpa gangguan berarti.
d. Dengan izin-Mu ya Tuhan...esok pagi hari aku bangun dalam keadaan segar tanpa beban pikiran macam-macam untuk memulai hari baru.
d. Lakukan kalimat tadi berulang-ulang dan rancang kalimat yang intinya semua kondisi tubuh dalam keseharian tetap terjaga dalam kondisi bugar dan sehat.
e. Tak lupa ucapkan terima kasih kepada Unconscious Anda.
Read More..

