Jika
ada anggota keluarga menderita epilepsi, risiko anggota keluarga lain
untuk menderita migrain ( sakit kepala sebelah ) sangat besar. Ini
karena gen pemicu epilepsi dan migrain saling terkait. Studi para
peneliti di Universitas Colombia, New York, Amerika Serikat itu
dilakukan pada 500 keluarga yang memiliki minimal dua anggota keluarga
penderita epilepsi.

