ON LINE

Followers

Tampilkan postingan dengan label mata air bening. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mata air bening. Tampilkan semua postingan

SUNGAI YAMUNA MELUAP BANJIR TIBA.

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Minggu, 29 Agustus 2010 0 komentar

Volume air di sungai Yamuna telah melampaui indeks batas bahaya banjir di sekitar kota Yamuna Nagar negara bagian Haryana, India Senin ( 23/08 ). Menghadapi situasi ini warga yang tinggal di kawasan dataran rendah langsung dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Peringatan bahaya juga telah dikirimkan ke negara bagian Delhi yang bertetangga dengan Haryana.



Sungai Yamuna berasal dari Gletser Yamunotri di Pegunungan Himalaya. Sungai tersebut membentang sepanjang seribu 376 kilometer di India Utara, melewati negara bagian Uttarakhand, Haryana, Himachal Pradesh, Delhi dan Uttar Pradesh sebelum menyatu dengan Sungai Gangga di Allahabad.

Curah hujan selama pekan lalu mencapai 617 milimeter hingga mengakibatkan banyak sungai di India meluap. Sejumlah kawasan dilanda banjir, seperti Haryana, Punyab dan Uttar Pradesh di India Utara dan Madya Pradesh di India Tengah hingga mengacaukan kehidupan warga yang tinggal di wilayah tersebut. Salah satu Sungai di Hindia yaitu Gangga mempunyai mitos ceritera tersendiri dalam dunia pewayangan erat kaitannya dengan Dinasti Raja Santanu.



Silsilah Leluhur Raja Santanu yang berhubungan dengan Sungai Gangga sebelum kelahiran Resi Bisma kakek dari Pandawa dan Korawa.

1. Pernikahan dengan Gangga

Pada saat Prabu Santanu berburu ke tepi sungai Gangga, ia bertemu dengan wanita yang sangat cantik dan tubuhnya sangat indah. Wanita tersebut adalah Dewi Gangga (dalam tradisi Jawa disebut "Jahnawi"). Ia kena kutuk Dewa Brahma untuk turun ke bumi dan menjadi pasangan keturunan Raja Kuru. Karena terpikat oleh kecantikannya, Prabu Santanu merasa jatuh cinta. Dewi Gangga pun bersedia menjadi permaisurinya dengan syarat bahwa apapun yang ia lakukan terhadap anaknya, Prabu Santanu tidak boleh melarangnya. Jika Prabu Santanu melanggar janjinya, maka Dewi Gangga akan meninggalkannya. Karena perasaan cinta yang meluap-luap, maka syarat tersebut dipenuhi.



Setelah menikah, Dewi Gangga mengandung putranya yang pertama. Namun tak lama setelah anak tersebut lahir, ibunya segera menenggelamkannya ke sungai Gangga. Begitu pula pada para puternya yang selanjutnya, semua mengalami nasib yang sama. Sang raja mengetahui hal tersebut karena selalu membuntuti istrinya, namun ia tak kuasa mencegah karena terikat akan janji pernikahannya. Ketika Sang Dewi mengandung putranya yang kedelapan, Prabu Santanu tak tahan lagi. Lalu ia menghentikan perbuatan permaisurinya yang ia anggap sebagai perbuatan biadab dan tidak berperikemanusiaan.



Dewi Gangga menghentikan perbuatannya lalu menjelaskan bahwa putra-putra yang ia lahirkan merupakan inkarnasi dari Astabasu atau delapan Wasu. Tindakannya menenggelamkan bayi-bayi tersebut adalah untuk melepaskan jiwa mereka agar mencapai surga, kediaman para Wasu. Konon, delapan Wasu tersebut pernah mencuri lembu sakti milik Resi Wasista. Karena ketahuan, mereka dikutuk oleh Resi Wasista supaya kekuatan Dewata mereka hilang dan menjelma sebagai manusia. Salah satu dari delapan Wasu tersebut bernama Prabata yang merupakan pemimpin daripada rencana pencurian tersebut. Karena ia merupakan pelaku utama dan ketujuh Wasu lainnya hanya ikut membantu, maka Prabata yang menjelma paling lama sebagai manusia. Kelak Prabata menjelma sebagai seorang manusia sakti yang bernama Dewabrata. Setelah menjelaskan hal tersebut kepada Prabu Santanu, Dewi Gangga yang masih mengandung lenyap di sungai Gangga.

2. Kemunculan Bisma



Prabu Santanu akhirnya merelakan kepergian permaisurinya dan kembali lagi ke istana, memerintah kerajaan Hastinapura. 16 tahun kemudian, Prabu Santanu yang sedang bosan, jalan-jalan ke tepi sungai Gangga. Di sana ia melihat seorang putra yang sangat kuat, mampu membendung air sungai Gangga menggunakan ratusan anak panah. Setelah ibunya (Dewi Gangga) muncul dan menjelaskan asal-usul anak tersebut, Prabu Santanu sangat gembira, sebab putranya yang dibawa pergi semenjak lahir telah kembali pulang. Oleh Santanu, anak tersebut diberi nama Dewabrata. Sang Prabu mengajak anak tersebut ke istana. Dewabrata tumbuh menjadi putera yang berbakti kepada orang tua dan memiliki jiwa ksatria tinggi. Ia bahkan dicalonkan sebagai penerus tahta.



3. PERNIKAHAN DENGAN GANDAWATI.



Riwayat Sungai Yamuna dalam mitologi Hindu India terkait dengan adanya kerajaan dalam dunia pewayangan yang mengisahkan dinasti leluhur Pandawa dan Kurawa yang diperintah oleh Prabu Santanu. Pada suatu ketika Prabu Santanu mendengar desas-desus bahwa di sekitar sungai Yamuna tersebar bau yang sangat harum semerbak. Dengan rasa penasaran Prabu Santanu jalan-jalan ke sungai Yamuna. Ia menemukan sumber bau harum tersebut dari seorang gadis desa, bernama Gandhawati (lebih dikenal sebagai Satyawati atau Durgandini). Gadis tersebut sangat elok parasnya dan harum tubuhnya. Prabu Santanu jatuh cinta dan hendak melamar gadis tersebut. Ayah gadis tersebut bernama Dasabala. Ketika Sang Raja melamar gadis tersebut, orang tuanya mengajukan syarat bahwa jika Gandhawati (Satyawati) menjadi permaisuri Prabu Santanu, ia harus diperlakukan sesuai dengan Dharma dan keturunan Gandhawati-lah yang harus menjadi penerus tahta. Mendengar syarat tersebut, Sang Raja pulang dengan kecewa dan menahan sakit hati. Ia menjadi jatuh sakit karena terus memikirkan gadis pujaannya yang tak kunjung ia dapatkan.


Prabu Santanu jatuh cinta kepada Satyawati ( alias Gandawati, alias Durgandini), si anak nelayan (dilukis oleh Raja Ravi Varma ).

Melihat ayahnya jatuh sakit, Dewabrata menyelidikinya. Ia bertanya kepada kusir yang mengantarkan ayahnya jalan-jalan. Dari sana ia memperoleh informasi bahwa ayahnya jatuh cinta kepada seorang gadis. Akhirnya, ia berangkat ke sungai Yamuna. Ia mewakili ayahnya untuk melamar puteri Dasabala, Gandhawati, yang sangat diinginkan ayahnya. Ia menuruti segala persyaratan yang diajukan Dasabala. Ia juga bersumpah tidak akan menikah seumur hidup dan tidak akan meneruskan tahta keturunan Raja Kuru agar kelak tidak terjadi perebutan kekuasan antara keturunannya dengan keturunan Gandhawati. Sumpahnya disaksikan oleh para Dewa dan semenjak saat itu, namanya berubah menjadi Bisma. Akhirnya Prabu Santanu dan Dewi Gandhawati menikah lalu memiliki dua orang putra bernama Citrānggada dan Wicitrawirya. Prabu Santanu wafat dan Bisma menunjuk Citrānggada sebagai penerus tahta Hastinapura. Kelak Wicitrawirya akan menurunkan keluarga besar Pandawa dan Korawa.


Sungai Yamuna melintasi Agra daerah Uttar Pradesh India, berhulu di Gletser Yamunotri Pegunungan Himalaya.


Sumber : AP/Wikipedia - Santanu/Wollen Rivers.

Read More..

TETAP SEHAT DENGAN KESEIMBANGAN CAIRAN

Diposting oleh BLOG SEHAT ALAMI Sabtu, 19 Desember 2009 0 komentar

Bagi Anda yang berkendara dari arah Desa Tieng Kecamatan Kejajar Wonosobo Jawa Tengah menuju Datarang Tinggi Dieng menjelang masuk ke kawasan Telaga Warna Dieng akan menjumpai gapura sebagai penanda pintu gerbang Kawasan Wisata Dieng. Di belakang gapura ini akan dijumpai belik (mata air bening) tempat menampung air jernih yang oleh Masyarakat Dieng disebut sebagai Tuk Bimo Lukar. Tuk Bimo Lukar diyakini sebagai cikal bakalnya mata air Sungai Serayu yang berhulu di Dataran Tinggi Dieng lalu mengalir berkelok-kelok melalui Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga dan Banyumas sebelum akhirnya bermuara di Samudra Hindia.


Tuk Bimo Lukar memang kecil sekali debet airnya di musim kemarau. Pada saat musim hujan tiba dan Kawasan Datarang Tinggi Dieng berkabut, tuk Bimo Lukar memancarkan air bening dalam jumlah banyak dan bak penampung air ini dipenuhi air bening sehingga banyak dimanfaatkan masyarakat setempat untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mencuci, mandi dan mengairi ladang kentang. Tuk Bimo Lukar sebagai sebutan untuk mata air yang dikaitkan dengan cerita pewayangan kisah Pendawa Lima memang menjadi tujuan wisatawan baik domestik atau pun mancanegara untuk mengunjunginya.


Air yang memancar keluar dari perut bumi lalu ditampung dalam bak penampung dan sebagian mengalir membentuk parit dan lama kelamaan menjadi sungai kecil dan bertemu dengan sungai kecil lainnya hingga membentuk sungai besar dinamakan Kali Serayu. Memang tidak dibantah bahwa air tanah yang bening dan dingin ini layak dikonsumsi sebagai minuman penghilang haus asalkan direbus dulu dalam suhu mencapai 100 derajat Celcius. Air dimana pun di muka bumi ini sangat dibutuhkan manusia untuk menunjang kehidupan.


Menurut ilmu hayat yang pernah sehat dengan reiki pelajari tatkala di sekolah sma dulu menyebutkan bahwa tubuh manusia hanya dapat bertahan selama satu minggu tanpa air. Tubuh manusia sendiri pun sekitar 55 hingga 75 persen terdiri dari air. Selain sebagai penghilang rasa haus, cairan tubuh juga berfungsi sebagai pelarut, katalisator, pelumas, pengatur suhu tubuh, menjadi penyedia mineral, elektrolit serta menjadi tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia. Cairan tubuh ini bukan hanya air biasa semata akan tetapi memiliki karakter khusus yaitu mengandung elektrolit dan bersifat basa (alkaline) dengan kandungan antara lain Natrium, Kalium, Kalsium dan Klor yang dibutuhkan agar organ tubuh manusia dapat berfungsi dengan optimal.


Mata air bening memantulkan bayangan indah layaknya cermin.

Untuk menunjang aktifitas keseharian seseorang sangat masuk akal jika keseimbangan cairan tubuh menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Pasalnya apabila cairan dalam sel tubuh berkurang otomatis tekanan darah juga ikut berkurang sehingga tubuh menjadi lemas sebagai awal terjadinya dehidrasi. Oleh karena tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi, maka akan menjadi dampat serius dan perlu diwaspadai dan memerlukan penanganan segera. Kompas terbitan 29 Oktober 09 mencatat bahwa dehidrasi terjadi ketika cairan tubuh menurun 2-6 persen. Penyebabnya adalah penurunan asupan air, meningkatnya pengeluaran air dari tubuh melalui ginjal dan pencernaan.


Manifestasi klinis dari dehidrasi paling erat kaitannya dengan penurunan volume intravaskuler dan selanjutnya dapat mengakibatkan kematian dan kegagalan organ tubuh. Gangguan lain adalah dalam fungsi otak karena konsentrasi berpikir terus menerus. Dampaknya secara fisik dapat menurunkan stamina dan produktivitas melalui gangguan sakit kepala, lesu, lemas, kejang hingga pingsan. Dalam jangka panjang dehidrasi dapat menyebabkan infeksi saluran kemih dan terjadinya luka karena batu ginjal ada di saluran air kemih.


Bila manusia haus cara cerdas adalah minum air sebanyak-banyaknya. Setiap hari pada umumnya manusia kekurangan cairan tubuh sebesar 2.500 ml per hari. Untuk mencegah dehidrasi maka mengganti cairan dalam jumlah sama mutlak diperlukan agar keseimbangan cairan dalam tubuh tetap terjaga dengan baik. Keseimbangan cairan di sini dapat dipahami sebagai menjaga keseimbangan asupan cairan dengan pengeluaran cairan dari tubuh lewat keringat, urine, feses, pernapasan serta proses metabolisme tubuh itu sendiri. Semakin banyak aktifitas fisik dilakukan maka kemungkinan dehidrasi tubuh semakin besar. Karena itu sangat diperlukan cairan minuman sebagai pengganti cairan tubuh yang telah hilang.


Tentu sahabat sehat dengan reiki pernah berjalan di siang hari bolong di tengah teriknya udara panas Khatulistiwa di Pontianak. Anda dapat merasakan betapa sengatan panas matahari sangat tajam kendati pun kita memakai pakaian tebal. Rasa haus menyergap dan bibir terasa kering, kulit terasa tidak kenyal bila kita sentuh, mata terasa cekung dan kulit tampak pucat dan anehnya ujung jari terasa dingin padahal kita berada di udara panas. Itulah tanda ringan kita sedang terserang dehidrasi dan pantauan fisik adalah pengurangan frekuensi buang air kecil dan volume urine serta warna air seni menjadi pekat.


Kiat menghindari dehidrasi adalah minum sebanyak-banyaknya air matang yang telah direbus. Lebih dari itu dalam jaman modern yang telah maju ini juga disediakan minuman siap saji dalam menangkal dehidrasi yang disebut minuman isotonik. Disebut isotonik karena minuman ini dirancang memiliki tekanan osmotik yang sama dengan tekanan darah manusia sehingga minuman isotonik ini segera dapat diserap oleh tubuh. Sebagai pengganti kehilangan air, minuman ini dapat dibuat dengan kadar air sampai 98 persen.


Air sebagai pelepas dahaga dapat diperoleh dalam bentuk isotonik. Masalah merk sehat dengan reiki serahkan kepada Anda masing-masing untuk memilihnya dan mengkonsumsi. Cara tradisional yang sudah turun temurun ada dalam keluarga Indonesia adalah mengambil air bersih dari sumbernya selanjutnya air itu direbus sampai matang dan didinginkan selanjutnya dikonsumsi. Cara lainnya adalah menjadikan air matang atau air dalam galon menjadi heksagonal dan siap saji dengan cara mengaliri air tadi dengan energi reiki. Itulah cara yang sehat dengan reiki praktekkan dalam hidup keseharian baik di rumah atau di kantor atau di tempat lain saat menjalankan aktifitas harian.

Read More..

SOFTWARE PSR.

ARUMSEKAR ON FACE BOOK.

REIKI LIKE

KOTA DAN NEGARA

STATISTIK ALEXA

About Me

Foto saya
Saya adalah manusia biasa seperti Anda juga yang sama-sama mengarungi hidup ini dengan menjalin tali persahabatan.Masih ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bidang kesehatan alami. Karena itu saya tertarik belajar REIKI dan dengan REIKI pula saya belajar menyembuhkan diri sendiri dari gangguan penyakit. Namun demikian saya juga berteman dengan kalangan medis yang berprofesi dokter, perawat sekaligus sebagai Praktisi Reiki. Dengan merekalah saya belajar untuk menjadi manusia sehat baik jasmani dan rukhani. Senang melakukan perjalanan dinas karena tuntutan pekerjaan.

Blog Archive

ARUM ON BLOG SPOT COM.