Kita
punya mulut untuk bicara kepada siapa saja yang kita kenal. Bicara
bisa dilakukan dimana saja, kapan saja dan dalam suasana apa saja.
Pokoknya orang bicara itu bebas dan dijamin undang-undang, asalkan yang
dibicarakan hal-hal yang bermanfaat. Kalau bicara soal gosip yang
sekarang ini lebih banyak menyorot soal korupsi, perselingkuhan sudah
ada ahlinya yang mengurusi.
Kembali
ke masalah mulut yang tidak boleh digunakan, rasanya rada aneh kalau
ada peraturan semacam ini diberlakukan. Apalagi kalau bicara dengan
mulut sendiri sah-sah saja dan tidak ada yang melarang. Justru larangan
bicara ini baru saja diberlakukan kepada pengunjung restoran dimana
dibikin peraturan selama makan di restoran, tamu tidak boleh bicara
kepada lawan bisnisnya.

