Kemampuan hewan mengenali arah ditemukan pada cacing Caenorhabditis elegans berupa
sensor magnetik ukuran nano di ujung saraf otak. Menurut temuan itu,
yang dimua di jurnal eLife dan dikutip Rabu ( 17/6 ), ada dugaan
molekul-molekul sama dipakai hewan kecil seperti kupu-kupu dan burung
untuk menentukkan arah migrasi. Selama ini para peneliti tahu sentral
sistem saraf responsif di medan magnet Bumi, tetapi belum ditemukan di
sel mana sensor magnetik berada
Read More..
Tampilkan postingan dengan label gelatin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gelatin. Tampilkan semua postingan
Studi
Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) 1998 menunjukkan, Indonesia menjadi
negara keempat di Asia Tenggara dengan prevalensi ketulian cukup tinggi,
4,6 persen penduduk. Hal ini menggugah mahasiswa Teknologi Hasil
Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, I
Wayan Darya Kartika, meneliti penambal membran telinga dari ekstrak
kulit udang ( chitosan ).
"
Ada lima jenis ketulian yang harus diberantas. Salah satunya tuli
konduktif, umumnya akibat kerusakan membran telinga. Saat ini berkembang
penambal membran yang dapat menyatu dengan membran telinga asil,
barbahan kolagen, gelatin, atau alginal. Saya tertarik mengembangkan
penambal dari chitosan, " ujarnya, Rabu ( 26/2 ).
Sumber : Kilas Iptek / * ATK.
Read More..
